http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=157862

*Rabu, 14 Mei 2008*
*Masyarakat Singkawang Diminta Sabar
* *Tunggu Janji Kampanye Wali Kota*

*Singkawang,-*  Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Barat (KPMKB) meminta
agar masyarakat Singkawang bersabar menunggu perbaikan yang pernah
dijanjikan ketika masa kampanye oleh Wali kota Singkawang terpilih, Hasan
Karman SH MM. demikian diungkapkan Heru Farhani menanggapi pernyataan Ridha
Wahyudi SH, anggota DPRD Kota Singkawang.

Menurut Presiden KPMKB ini, Hasan Karman adalah pemain baru dalam
pemerintahan, sehingga masih harus banyak belajar. "Latar belakang Hasan
yang merupakan seorang pengusaha sukses membuat saya yakin dia mampu membawa
iklim ekonomi yang lebih baik. Untuk itu, kita harus mendukung. Dewan jangan
hanya mengeluh, namun juga harus mengajari wali kota menjadi pemimpin yang
baik," ujar Heru.

Perkembangan Kota Singkawang memang belum mencapai kemajuan yang signifikan
setelah beberapa bulan terpilih. Menurut Heru, hal ini tanggung jawab
bersama, baik Partai Persatuan Pembangunan selaku partai pengusung maupun
partai-partai lain di DPRD.

"Keharmonisan diciptakan bersama dengan semangat kekeluargaan, saling
membantu dan menjalankan proses take and give dengan baik. Apalagi wali kota
selalu didukung penuh oleh Permasis," kata mahasiswa ini.

Namun secara pribadi, Heru mengungkapkan bahwa Singkawang memang berada
dalam fase yang stagnan. "Pemerintah jangan sampai terlena dengan
pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran yang penuh dengan baliho.

Pemerintah harus banyak melakukan terobosan dalam mewujudkan pemerintahan
yang sukses dan bersih, terutama menyangkut kunjungan wali kota ke Moscow,
harus diberikan ke klarifikasi ke publik. Saya pribadi berbaik sangka, tidak
mungkin wali kota yang sangat kaya raya menggunakan uang negara untuk
kepentingan pribadinya," kata Heru.

Kata Heru, jangan lupa pula tuntaskan kasus STKIP yang masih berlarut-larut.
"Kalau sampai akhir tahun memang begini-begini saja, baru sewajarnya kita
meminta wali kota mundur dari jabatannya," kata Heru. (zrf)

Kirim email ke