http://www.equator-news.com/berita/index.asp?berita=Singkawang&id=73280

*Senin, 26 Mei 2008*
*Pameran Photo Peran Islam dan Muslim Kalbar
* *Islam Berkontribusi Besar Dalam Pembangunan*

*Singkawang,-*  Pameran Photo Peran Islam dan Muslim Kalbar menarik
perhatian para pengunjung Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXII Tingkat
Kalbar di Kota Singkawang. Pameran yang memajang ratusan koleksi foto
tersebut, juga mendapat pujian dari tokoh agama dan masyarakat. Seperti
Ketua MUI Kalbar A Zaim dan Sektretaris Komisi A DPRD Kota Singkawang Hj
Nurziah Sag MSi.

Koordinator Panitia Pameran Photo Urai Helwan menyatakan, koleksi foto
dikumpulkan dari berbagai daerah di Kalimantan Barat serta luar negeri.
Sebagian lagi merupakan hasil kreativitas panitia mengkliping berita-berita
di media cetak. Photo-photo yang ditampilkan meliputi tokoh, masjid, keraton
serta barang-barang berharga. "Dari pengumpulan photo-photo ini kami
memandang banyak sekali situs yang sudah tidak jelas. Bahkan sumber
informasi juga semakin sulit dan minim pemahaman seputar situs tersebut,"
sesal Helwan yang juga sebagai Sekretaris Wilayah Jama'ah Muslimin
(Hizbullah) Kalbar.

Hanya saja dia mengakui, situs-situs peninggalan Kerajaan Sambas dan
Pontianak jauh lebih rapi dan terpelihara dibandingkan dengan daerah
lainnya. Kepedulian setiap elemen masyarakat dalam memelihara dan
melestarikan peninggalan berharga serta bersejarah tersebut menjadi
keharusan, mencegah kehilangan yang lebih besar lagi. "Tujuan kami menggelar
pameran photo ini adalah memperkenalkan kepada masyarakat bahwa Islam punya
kontribusi besar. Baik dalam perjuangan, adat budaya dan pembangunan
Kalbar," tandasnya.

Islam sebut Helwan juga tidak melulu dari satu etnis. Terbukti dengan adanya
organisasi PITI dan Ikatan Dayak Islam. Realitas tersebut menunjukkan semua
dapat hidup damai dan berdampingan. "Selain pameran kami juga berencana
menggelar seminar Islam pada tanggal 31 Mei ini. Dengan menghadirkan
pembicara Prof Dr Syarif Ibrahim Alkadrie, Ketua Mui A Zaim dan pembicara
lainnya," ungkap Helwan.

Respon beberapa pengujung tambah Helwan usai menyaksikan pameran photo
mengharapkan, hal yang lebih besar seputar peninggalan kesejahteraan Islam
di Kalbar. Caranya dengan mendirikan dan membuat museum yang reprsentatif.
Sehingga para wisatawan tidak perlu repot mengunjungi semua istana-istana
peninggalan kerajaan di tiap-tiap kabupaten/kota untuk dapat mengetahui
nilai-nilai sejarah Islam. (man)

Kirim email ke