http://www.equator-news.com/berita/index.asp?berita=Singkawang&id=73535

*Senin, 2 Juni 2008*
*Penutupan MTQ XXII Kalbar Spektakuler
* *Kota Pontianak Raih Juara Umum*

*Singkawang,-*  Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXII Tingkat Kalimantan
Barat di Kota Singkawang, secara resmi ditutup Gubernur Kalimantan Barat Drs
Cornelis MH, Sabtu (31/5) malam. Upacara penutupan berlangsung semarak dan
ribuan penonton turut memadati Stadion Kridasana yang menjadi lokasi utama
gawe spiritual tersebut.

Pada tribune kehormatan, tampak pula Wali Kota Singkawang Hasan Karman SH
MM, Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qura'an (LPTQ) Kalimantan
Barat Drs H Sabhan A Rasyid serta Kepala Kantor Wilayah Agama Kalbar Drs H
Rasmi Sattar.

Kota Pontianak sebagai juara bertahan mampu keluar menjadi juara umum MTQ
XXII, dengan membubuhkan nilai 61. Disusul Kabupaten Pontianak serta Kota
Singkawang pada posisi dua dan tiga. Perolehan nilai ini sesuai dengan
keputusan yang dibacakan Ketua Dewan Hakim MTQ XXII Drs H Makmur Zakaria.
Sedangkan juara pertama pameran stand pembangunan diraih Kabupaten
Pontianak. Pada posisi kedua dan ketiga, masing-masing Kota Singkawang dan
Kabupaten Sintang.

Gubernur Kalbar Drs Cornelis MH mengatakan, MTQ sebagai perwujudan ideologi
Pancasila. Dan dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan MTQ berkenaan dengan
meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan. Semangat itu sebutnya merupakan
modal pembangunan yang mampu memajukan Kalbar. "Bekal agama menjadikan
masyarakat sejahtera," bebernya.

Kepada para pemenang, Cornelis berpesan agar semakin intensif berlatih.
Dengan demikian, nantinya mampu mengharumkan Kalimantan Barat pada MTQ
Tingkat Nasional di Serang, Banten.

Senada, Ketua Harian LPTQ Kalbar Drs H Sabhan A Rasyid berharap, waktu
persiapan menuju MTQ tingkat nasional harus dimanfaatkan dengan
sebaik-baiknya. Para juara satu MTQ akan menjalani Training Centre di Kantor
Bandiklat Kalbar. Kemudian berangkat pada tanggal 15 Juni 2008.
"Penyelenggaraan MTQ, selain untuk syiar agama juga meningkatkan kepedulian
sosial," bebernya.

Qoriah terbaik Hamidah Abdul Hamid asal kafilah Kabupaten Sanggau
diperkenankan membacakan ayat-ayat Alquran di Mimbar Utama.

Dalam laporannya, Wali Kota Singkawang Hasan Karman SH MM yang juga
bertindak sebagai Ketua Umum MTQ XXII menyatakan, MTQ menjadi kenangan
sejarah dan catatan indah. Lebih jauh, dia menyatakan setiap hari stand
pameran MTQ dikunjungi delapan ribu warga. Dan mampu membubuhkan transaksi
Rp 1,08 Miliar selama penyelenggaraan.

Pada kesempatan yang sama, bendera MTQ diserahkan Wali Kota Singkawang
kepada Ketua Umum LPTQ Kalbar. Selanjutnya diterimakan kepada Bupati Landak
selaku tuan rumah MTQ XXIII Kalbar Tahun 2010.

Wali Kota juga menyerahkan ongkos naik haji kepada qori dan qoriah dewasa
terbaik pertama pada MTQ XXII Kalbar. Acara puncak penutupan ditandai dengan
pagelaran kesenian rentak tari kreasi daerah NKRI dari 13 kabupaten/kota di
Kalbar.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Singkawang Drs Syech Bandar MSi
menyatakan, tarian tersebut sebagai semangat indah toleransi di
tengah-tengah keberagaman suku. agama, ras dan antar golongan yang bisa
hidup berdampingan secara damai di Indonesia. Para penari mengenakan
berbagai ragam pakaian adat serta didukung lagu daerah masing-masing.

Hujan lebat yang mengguyur Kota Singkawang selama dua jam sejak pukul 17.00
walaupun membasahi serta menggenangi lantai Stadion Kridasana, namun ribuan
warga Kota Singkawang serta para kafilah tetap antusias mengikuti seluruh
rangkaian acara penutupan. Semua rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan
harapan seluruh masyarakat Kota Singkawang khususnya, dan Kalbar umumnya.
(man)

Kirim email ke