Go..Singkawang..Go...

"Singkawang Kembali Menjadi Tuan Rumah"

Setelah sukses menjadi tuan rumah MTQ, satu lagi prestasi besar yang
telah berhasil diukir oleh Singkawang; Singkawang kembali menjadi "tuan
rumah" bagi 93 Satwa terlantar dari Kebun Binatang Pontianak! Ini
benar-benar sebuah prestasi, dipercaya mengurus 93 satwa apalagi di
dalamnya terdapat satwa langka. Jangan sampai kedatangan satwa tersebut
membuat Sinka Island Park mengalami "nasib" yang sama dengan Kebun
Binatang Pontianak dan ke-93 satwa itu tidak mengalami "perubahan
nasib".

Kalau itu yang terjadi, ke mana lagi 93 satwa itu akan pergi.........

Salam,

OLE_N_JOEY


--- In [email protected], "United Singkawang" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
>
http://www.antara.co.id/arc/2008/5/30/93-satwa-di-pontianak-dipindahkan-\
ke-singkawang/
> 93 Satwa di Pontianak Dipindahkan ke Singkawang
> Pontianak (ANTARA News) - Sembilanpuluh tiga satwa kebun binatang
Pontianak
> akan dipindahkan ke Sinka Island Park, Singkawang, sebuah tempat
konservasi
> hewan langka di Kalimantan Barat.
>
> Hewan-hewan itu dipindahkan karena pihak pengelola kebun binatang
kekurangan
> dana untuk merawat satwa-satwa itu, terlebih setelah pendapatan dari
tiket
> masuk tidak bisa diandalkan karena terus berkurangnya jumlah
pengunjung.
>
> "Daripada semakin terlantar, lebih baik diserahkan kepada pihak yang
> memiliki komitmen dan memenuhi syarat untuk memelihara," kata Kepala
Dinas
> Kehewanan dan Peternakan Kalbar, Abdul Manaf Mustafa, di Pontianak,
Jumat.
>
> Kebun Binatang Pontianak terletak di Jalan Adisucipto, Kecamatan
Sungai
> Raya, Kabupaten Kubu Raya. Dibangun tahun 1979 dan dikelola oleh
Yayasan
> Kebun Binatang Pontianak milik Pemprov Kalbar.
>
> Tujuan awal, kebun binatang tersebut untuk upaya memelihara serta
merawat
> satwa langka. Tahun 2003, Yayasan Kebun Binatang Pontianak bekerjasama
> dengan PT Citra Indo Kalimantan agar pengelolaannya lebih profesional.
>
> Di masa awal pengelolaan oleh PT Citra Indo Kalimantan, Kebun Binatang
> Pontianak sempat ramai dikunjungi orang karena penataan yang baik.
Namun,
> kini kebun binatang itu tidak banyak dikunjungi karena orang lebih
suka
> datang ke pusat-pusat perbelanjaan dan tempat hiburan yang berkembang
pesat
> beberapa tahun terakhir.
>
> Biaya yang dibutuhkan untuk makan satwa setiap hari Rp180 ribu. PT
Citra
> Indo Kalimantan menanggung Rp120 ribu, sisanya disubsidi Pemprov
Kalbar.
> Total kebutuhan bulanan Kebun Binatang Pontianak mencapai Rp10 juta.
> "Pengelola tidak mampu bertahan karena pemasukan yang tidak sebanding
dengan
> pengeluaran," kata Abdul Manaf.
>
> Dari 93 satwa di Kebun Binatang Pontianak, 51 di antaranya termasuk
satwa
> langka yang dilindungi Undang-Undang seperti Orangutan, Beruang Madu,
Buaya
> Muara dan burung Enggang.
>
> "51 jenis satwa langka itu tidak boleh dijualbelikan, dititipkan ke
kebun
> binatang untuk dirawat dan dipelihara," katanya.
>
> Pemilihan Sinka Island Park karena dianggap sudah memenuhi Peraturan
Menteri
> Kehutanan No.P.53/Menhut-II/06 tentang Lembaga Konservasi. Selain
memiliki
> luas lahan lebih dari 50 hektar, Sinka Island Park juga mempunyai
pasokan
> air dan pakan yang cukup, kandang perawatan, pemeliharaan serta
didukung
> tenaga ahli seperti dokter hewan.
>
> Ia menambahkan, Sinka Island Park diharapkan akan menjadi taman safari
di
> Kalbar dengan kualitas standar. Dalam waktu dekat, koleksi Sinka
Island Park
> akan ditambah empat singa dari Kebun Binatang Surabaya (KBS).
>
> Sinka Island Park terletak di Kota Singkawang, dengan tekstur
lingkungan
> perbukitan dan pantai. Jaraknya sekitar 135 kilometer sebelah utara
Kota
> Pontianak.
> (*)
>


Kirim email ke