*Perlu Komitmen Bersama Tangani Narkoba*

Narkoba menjadi salah satu permasalahan urgen yang harus diselesaikan pihak
pemerintah.  Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut diperlukan komitmen
bersama antara dua pemerintah, Kota Singkawang dan Kota Pontianak. Keinginan
untuk berkomitmen bersama tersebut terungkap saat Komisi D DPRD Kota
Singkawang melakukan kunjungan kerja ke pemerintah Kota Sigkawang, Kamis
(19/6) kemarin.

Pertemuan tersebut digelar di ruang rapat wakil walikota Singkawang dengan
dihadiri pengurus BNK Kota Singkawang. Wakil Walikota Singkawang, Edy R.
Yacoub, yang juga menjabat sebagai ketua BNK Kota Singkawang memandang
pentingnya komitmen bersama tersebut.

"Komitmen bersama diiringi dengan kerja sama tersebut diperlukan karena
permasalhan narkoba untuk Kalimantan Barat sudah begitu parah. Terlebih utuk
Indonesia, Provinsi Kalimantan barat menduduki peringkat sembilan," kata Edy
menambahkan. Menurut Edy, pentingnya penagnan narkoba tersebut bukan hanya
pada orientasi pada ekonomi. Akan tetapi juga bila dilahat ke arah yang
lebih jauh, permasalhan narkoba tersebut bertujuan untuk melemahkan negara
Indonesia.

Perlunya perlunya koitmen bersama didukung sepenuhnya ketua Komisi D DPRD
Kota Pontianak, Firdaus Zar'im. Menurut dia, komitmen bersama tersebut
diperlukan karena Kota Pontianak dan Kota Singkawang meruapakan dua kota
yang menjadi pusat peredaran narkoba. Kata Firdaus, dalam hal peredaran
narkoba Kota Pontianak menduduki peringkat pertama, dan Kota Singkawang pada
peringkat kedua.

"Dengan adanya komitmen bersama diharapkan angga penggunaan atau peredaran
narkoba untuk dua daerah tersebut mengalami penurunan," katanya kembali.

Perlunya koitmen bersaa juga diungkakan Budi S. Anggota Komisi D DPRD Kota
Pontianak ini menilai komitmen bersama tersebut harus direalisasikan. Bukan
hanya natara pemerintah, menurut dia, pihak kepolisian juga harus bertindak
tegas dan tanpa pandangan bulu.

"Mohon maaf, dalam menindak narkoba tersebut pihak kepolisian diharapkan
jangan bermain mata," kata Budi.

Bahkan kata Budi, bentuk komitmen bersama tersebut dapat saja dilakukan
dengan membangun tempat rehabilitasi narkoba untuk Kota Singkawang. Bukan
hanya dengan Kota Pontianak, pembangunan itu dapat dikompromikan juga dengan
beberapa kabupaten lainnya.

Komitmen bersama dan perlunya dibangun tempat rehabilitasi khusus narkoba di
Kota Singkawang juga didukung positif oleh Andre Zulfikar. Sekretaris Komisi
D dari PKS ini mendukung sepenuhnya apabila dibangunnya tempat rehabilitasi
di Kota  Singkawang.

"Kota Singkawang sangat kondusif, jadi sangat refresentatif untuk
dibangunnya tempat rehabilitasi," kata Andre.

Pertemuan yang dimulai sekitar pukul sembilan pagi itu berjalah penuh dengan
kekeluargaan. Bukan hanya dari Komisi D  atau pun dari BNK Kota Singkawang,
beragam masukan terkait dengan narkoba juga disampaikan berbagai eleman yang
mengikuti pertemuan.

Kirim email ke