ha..ha..ha.. nggak masalah buat saya
nyantai saja ya....

wasalam
Budi Rahayu

2008/7/3 Bong Sau Liong <[EMAIL PROTECTED]>:

>  oh, ... sorry -sorry, soalnya nama depan Budi (kirain cowo) ... :)
>
> Bong Sau Liong (Alec)
> [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
> Is Eko wrote:
>
>    Dear Bong Sau Liong
>
>
>
> Untuk Budi Rahayu seharusnya mbak, ibu atau saudari, bukan mas
>
>
>
> salam
>
>
>
>
>
> --- On *Thu, 7/3/08, Bong Sau Liong <[EMAIL PROTECTED]>* wrote:
>
> From: Bong Sau Liong <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Re: [Singkawang] PRIHATIN YA.....
> To: [email protected]
> Date: Thursday, July 3, 2008, 4:45 AM
>
>
>  Mas budi, klo daerah yang angka kemiskinannya  paling tinggi dimana ya? 
> apakah ada info?
>
>
>
>
> Budi Rahayu wrote:
>
>  *Rabu, 2 Juli 2008*
> *Kalbar Tetap Termiskin di Kalimantan
> *
> *Pontianak,-*  Kalimantan Barat memiliki jumlah penduduk yang berada di
> bawah garis kemiskinan sebanyak 508,8 ribu orang. Kondisi tersebut
> mempertahankan posisi provinsi ini sebagai daerah termiskin di Pulau
> Kalimantan.
>
> "Ini posisi pada Maret 2008. ada penurunan dari Maret 2007 yang berjumlah
> 584,3 ribu orang. Berarti berkurang sekitar 75,5 ribu atau menurun 12,92
> persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik Kalbar Nyoto Widodo di Pontianak
> Selasa (1/7).
>
> Data BPS Kalbar menunjukan, persentase penduduk miskin periode Maret 2007
> ke Maret 2008 menurun sekitar 12,92 persen. Pada periode tahun 2007 ke tahun
> 2008 jumlah penduduk miskin turun dari 584,3 ribu orang menjadi 508,8 ribu
> orang. Hal ini berarti bahwa jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 75,5
> ribu orang.
>
> Di Kalbar, garis kemiskinan sebesar Rp158.834 per kapita per bulan dengan
> jumlah penduduk miskin sebanyak 508,8 ribu orang dan tingkat kemiskinan
> mencapai 11,07 persen. Indeks kedalaman kemiskinan di Kalbar sebesar 1,66
> dan indeks keparahan kemiskinan 0,42.
>
> Di Kalteng, garis kemiskinan sebesar Rp186.003 perkapita perbulan dengan
> jumlah penduduk miskin sebanyak 200 ribu jiwa dan tingkat kemiskinan
> mencapai 8,71 persen. Di Kalsel, garis kemiskinan sebesar Rp180.263
> perkapita perbulan dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 218,9 ribu jiwa
> dan tingkat kemiskinan mencapai 6,48 persen.
>
> Di Kaltim, garis kemiskinan sebesar Rp237.979 perkapita perbulan dengan
> jumlah penduduk miskin sebanyak 286,4 ribu jiwa dan tingkat kemiskinan
> mencapai 9,51 persen. Sementara Indonesia, garis kemiskinan sebesar
> Rp182.636 perkapita per bulan dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 34,96
> juta orang dan tingkat kemiskinan sekitar 15,42 persen.
>
> "Ini kondisi sebelum pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak. Saat ini
> sedang dilakukan pendataan di lapangan untuk melihat kondisi kemiskinan
> masyarakat setelah kebijakan pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak.
> Hasilnya akan diumumkan pada awal Januari 2009," jelas Nyoto.
>
> Menurut dia, penurunan jumlah penduduk miskin yang cukup pesat terjadi di
> perdesaan, yaitu dari 440,20 ribu orang pada Maret 2007 menjadi 381,3 ribu
> orang pada Maret 2008. Jumlah itu berkurang sekitar 58,9 ribu orang,
> sementara di perkotaan berkurang 16,6 ribu orang yaitu dari 144 ribu orang
> pada 2007 menjadi 127,5 ribu orang tahun 2008.
>
> Garis kemiskinan pada 2007 sebesar Rp142.529 perkapita per bulan
> selanjutnya tahun 2008 meningkat menjadi Rp158.834. Peranan pengeluaran
> makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan
> pengeluaran bukan makanan.
>
> Nyoto menjelaskan, garis kemiskinan Maret 2008, provinsi yang berbatasan
> dengan Malaysia ini masih terendah di regional Kalimantan. Jumlah dan
> persentase penduduk miskin juga masih tinggi. Kondisi ini sama dengan tahun
> sebelumnya. (mnk)
>
>
>  
>

Kirim email ke