emmm
ne sapa yee
kekek
oyaaa
skrg singkawang g,mnn ee
apa tambah kemajuan ne
ekkekke



----- Original Message ----
From: Dewi Lilyana Su <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]; Wenny Su <[EMAIL PROTECTED]>; Teddy Lie <[EMAIL 
PROTECTED]>; Turpriadi Harmita <[EMAIL PROTECTED]>; Erlangga <[EMAIL 
PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; Vivi Anawaty <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, July 21, 2008 5:11:14 PM
Subject: [Singkawang] Fw: Touched Heart ( Unbelievable story )




--- On Sat, 7/19/08, juli sua <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: juli sua <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Fw: Touched Heart ( Unbelievable story )
To: [EMAIL PROTECTED], "Aing" <[EMAIL PROTECTED]>, "andre wang" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "Benny Benny" <[EMAIL PROTECTED]>, "Bobby-1" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"Budi" <[EMAIL PROTECTED]>, "Dewi Lilyana" <[EMAIL PROTECTED]>, "FElicia 
Renate" <[EMAIL PROTECTED]>, "herna" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ivan Suhanda" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Juany Alexandra" <[EMAIL PROTECTED]>, "Melly" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "Pink pink" <[EMAIL PROTECTED]>, "rudy gouwtama" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "ruly permadi" <[EMAIL PROTECTED]>, "Sandawi" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"sese swantriyani" <[EMAIL PROTECTED]>, "susan ti" <[EMAIL PROTECTED]>, "Toto 
Toto" <[EMAIL PROTECTED]>, "Yenny Muliani" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Saturday, July 19, 2008, 1:31 AM






----- Forwarded Message ----
From: lie fuena <[EMAIL PROTECTED]>
To: Cecil - Biru <[EMAIL PROTECTED]>; julia coawanta <[EMAIL PROTECTED]>; Ferry 
<[EMAIL PROTECTED]>; Ferlach Gunawan <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; 
Julie <[EMAIL PROTECTED]>; zeng hui li <[EMAIL PROTECTED]>; Lisah <[EMAIL 
PROTECTED]>; Anton Lunardi <[EMAIL PROTECTED]>; marlina <[EMAIL PROTECTED]>; 
yenny muliana <[EMAIL PROTECTED]>; Rosalia Agustine <[EMAIL PROTECTED]>; susan 
rossalina <[EMAIL PROTECTED]>; Ratnawati Susanto <[EMAIL PROTECTED]>; Susiana 
<[EMAIL PROTECTED]>; susanti ti <[EMAIL PROTECTED]>; liliana wijaya <[EMAIL 
PROTECTED]>
Sent: Tuesday, July 8, 2008 8:25:10 AM
Subject: FW: Touched Heart ( Unbelievable story )




--- On Tue, 7/8/08, hlukman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: hlukman <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: FW: Touched Heart ( Unbelievable story )
To: "Anthony " <[EMAIL PROTECTED]>, "Anton Hartono" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"ferdy" <[EMAIL PROTECTED]>, "Gus " <[EMAIL PROTECTED]>, "Handoyo " <[EMAIL 
PROTECTED]>, "Joe " <[EMAIL PROTECTED]>, "lenny trisna " <[EMAIL PROTECTED]>, 
"Lie Yung " <[EMAIL PROTECTED]>, "Loeysito " <[EMAIL PROTECTED]>, "Nana" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Ronny Indria" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ls" <[EMAIL 
PROTECTED]>
Date: Tuesday, July 8, 2008, 5:54 AM


 
 

________________________________

From:Linus [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, July 08, 2008 3:59 PM
To: Undisclosed-Recipient:;
Subject: Fw: Touched Heart ( Unbelievable story )
 
 
Adasebuah kisah cinta yg menakjubkan dari China yang baru beredar belakangan 
ini dan mengharukan dunia. Cerita mengenai seorang pria dan wanita yang lebih 
tua yang kabur dari desa mereka dan saling mencintai dgn tenang lebih dari 
setengah abad.   



Pria China berusia lebih dari 70 tahun yang telah membuat dgn tangannya sendiri 
lebih dari 6,000 anak tangga di gunung untuk istrinya yg berusia 80 tahun telah 
meninggal di rumah gua buatan mereka setelah tinggal di sana lebih dari 50 
tahun. 

50  tahun lalu, , Liu Guo Jiang, seorang pemuda berusia  19 tahun, jatuh cinta 
pada seorang janda beranak satu berusia 29 tahun bernama Xu Chaoqin.. 

Tak jauh berbeda dgn kisah roman Shakespeare' s Romeo dan Juliet, teman serta 
kenalan mengkritik hubungan mereka karena perbedaan usia dan juga Xu telah 
mempunyai anak. 

Waktu itu, seorang pria mencintai wanita yang lebih tua adalah hal yang tak 
bisa diterima dan immoral. Untuk menghindari gossip dan ancaman terhadap 
hubungan mereka, pasangan itu memutuskan untuk melarikan diri dan hidup di gua 
di Jian Gjin di Southern ChongQing Municipality. 

Pada awalnya, hidup begitu sulit karena mereka tak punya apa2, tak ada listrik 
dan makanan. Mereka harus makan rumput dan akar yang mereka temukan di gunung, 
dan Liu membuat lampu kerosin untuk menerangi rumah mereka.  

Xu merasa ia telah mengikat Liu dan berulang kali menanyakan padanya, 'Apa kau 
menyesal?¢ 
Dan Liu selalu menjawab, 'selama kita rajin, hidup kita akan membaik.'

Mulai tahun kedua hidup bersama di gunung, Liu mulai dan selama 50 tahun terus 
menerus membuat anak tangga dgn tangannya supaya istrinya bisa turun gunung dgn 
lebih mudah.

Separuh abad kemudian di tahun 2001, sekelompok petualang menjelajah hutan dan 
terkejut menemukan pasangan tua di sana dan lebih dari 6,000 anak tangga buatan 
tangan. Liu MingSheng,  salah satu dari tujuh anak mereka berkata, 'orang tuaku 
saling mencintai, mereka telah hidup terpencil lebih dari 50 tahun dan tak 
pernah berpisah satu hari pun. Ia membuatkan anak tangga untuk ibu, meskipun 
ibu tidak sering2 turun gunung.' 


Pasangan itu telah hidup lebih dari 50 tahun sampai minggu lalu. Liu, yang 
telah berusia 72 tahun, setelah kembali dari bercocok tanam tiba-tiba pingsan. 
Xu duduk dan berdoa dgn suaminya saat suaminya meninggal dalam pelukannya. Liu 
begitu mencintai Xu sehingga orang-orang sulit untuk melepaskan pegangan 
tangannya pada istrinya bahkan setelah ia meninggal.  



'Kau berjanji akan menjagaku, kau akan bersamaku sampai aku mati. Sekarang kau 
pergi mendahuluiku. Bagaimana mgkn aku hidup tanpamu? '

Xu melewati hari-hari dgn membisikkan kata-kata ini setiap hari dan menyentuh 
peninggalan suaminya dgn wajah yang penuh air mata.. 
                                                                                
                                                                               
&a mp;nb sp; 
Pada tahun 2006, kisah mereka menjadi salah satu dari 10 kisah cinta terbaik 
dari China , yang dikumpulkan oleh Chinese Women Weekly. Pemerintah local 
memutuskan untuk merawat Tangga cinta dan tempat yang mereka tinggali sebagai 
museum, supaya kisah cinta ini bisa hidup selamanya. 


 
   

   
 
        

   
 
         
 
 
.

___  


      

Kirim email ke