Singkawang,- PASOKAN jagung untuk kebutuhan ternak ayam, hanya terpenuhi 20 persen dari Kalimantan Barat. Sisanya, sebanyak 80 persen dipasok dari luar Kalbar. Demikian diungkapkan Direktur Satwa Borneo Jaya (SBJ), Jhonny Kusuma, didepan Kadis Perindagkopnaker Kota Singkawang, dan sejumlah pejabat lainnya, dua hari lalu, ketika melakukan kunjungan ke PT SBJ.
Menurut Jhonny, pihaknya siap membeli jagung petani dari Kalbar dan dengan terpaksa harus membeli dari luar. "Karena kekurangan stok, maka dibeli dari luar. Seharusnya, petani kita menanam jagung dan hasilnya pasti akan dibeli," kata Jhonny. Diakui Jhonny, lahan pertanian di Kota Singkawang dan Kalbar umumnya masih sangat produktif untuk ditanam jagung. "Kita tidak juga tahu, mengapa hanya 20 persen yang bisa kita beli. Seharusnya, seratus persen jagung itu berasal dari Kalbar," kata dia. (zrf) Source : http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=162422
