Segera, Trayek Bus AntarNegara di Kalimantan
/
Selasa, 5 Agustus 2008 | 10:34 WIB
PONTIANAK, SELASA - Kepala Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi (Dishubtel)
Kalimantan Barat, Ibrahim Basri, mengatakan dua perusahaan transportasi
menyatakan berminat melayani rute bus antarnegara. Angkutan lintas negara itu
akan melewati tiga negara yakni Kalimantan, yaitu Kalimantan Barat (Indonesia),
Sarawak (Malaysia Timur), dan Bandar Sri Begawan (Brunei Darussalam).
"Dua perusahaan transportasi itu, Perum Damri dan SJS, yang masing-masing
mengajukan lima bus untuk melayani rute tersebut," kata Ibrahim Basri, di
Pontianak, Selasa (5/8).
Ia mengatakan, pihaknya ini masih belum memastikan apakah akan menyetujui kedua
perusahaan transportasi itu atau salah satu saja. "Yang jelas kita perkirakan
bisa terealisasi akhir tahun 2008, agar bisa secepatnya melayani masyarakat
yang ingin menggunakan angkutan darat dengan tujuan tiga negara tersebut,"
katanya.
Ibrahim Basri membantah molornya realisasi rute bus antarnegara tersebut
disebabkan lambannya penanganan dari instansi yang dipimpinnya. Untuk
merealisasikan itu membutuhkan proses yang cukup panjang karena melibatkan tiga
negara. "Sebenarnya kita akan merealisasikan rute bus antartiga negara pada
bulan Juni, tetapi mengalami penundaan karena semua pihak belum saling bertemu
sehingga belum ada kesepakatan," ujarnya.
Selama ini rute bus antarnegara dari Pontianak (Kalbar) menuju Kuching
(Sarawak) dan sebaliknya setiap hari dilayani 15 unit dari masing-masing kota
tujuan. Penambahan rute dan kota tujuan setelah ada kesepakatan dari pemerintah
masing-masing dalam pertemuan BIMP EAGA atau Kawasan Pembangunan ASEAN Timur
tahun lalu.
Rute tersebut memiliki jarak tempuh yang panjang, sekitar 24 jam perjalanan,
karena mengitari hampir separuh Pulau Kalimantan melalui jalur utara mulai dari
Pontianak hingga Bandar Sri Begawan.