--- On Wed, 8/6/08, Vivi Anawaty <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Vivi Anawaty <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Fw: [everydaymandarin] Hari ini Qi Xi (Chinese Valentine)
To: "wity" <[EMAIL PROTECTED]>, "meili" <[EMAIL PROTECTED]>, "Jenny suryani" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Fransisca Indriani" <[EMAIL PROTECTED]>, "Lisa" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "vivi sianita" <[EMAIL PROTECTED]>, "yanty" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"evelynne" <[EMAIL PROTECTED]>, "leni Leni" <[EMAIL PROTECTED]>, "lilyana" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "liza" <[EMAIL PROTECTED]>, "eva" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"hetty" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wednesday, August 6, 2008, 7:31 PM



--- On Thu, 7/8/08, Alfonso <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Alfonso <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [everydaymandarin] Hari ini Qi Xi (Chinese Valentine)
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Thursday, 7 August, 2008, 1:37 AM










    
            Lihatlah ke langit sebelah timur laut pada malam ini (7 Agustus 

2008)! Ada bintang terang putih bernama Altair. Sebelah barat laut 

ada bintang bernama Vega. Kedua bintang ini bagai sebuah pasangan. 

Di tengah-tengah mereka terpisahlah apa yang dinamakan galaksi 

bimasakti, yang kita pijak sekarang.



Ket: Timur laut terletak antara timur dan utara. Barat laut terletak 

antara barat dan utara.



Setiap tanggal 7 bulan 7, masyarakat China dan Taiwan merayakan hari 

Valentine. Tahun ini jatuh pada Kamis, 7 Agustus 2008). Dulu, setiap 

tanggal ini, wanita di China berdoa supaya berwajah cantik dan 

diberi keahlian menenun. Saat Dinasti Song, gadis-gadis akan 

menyimpan seekor laba-laba di dalam kotak. Jika esok harinya laba-

laba itu membentuk jaring, maka gadis ybs akan mendapat rezeki yang 

bagus.



Orang China dan Taiwan punya 3 kali hari Valentine:

- 14 Februari (disebut Valentine emas internasional)

- 14 Maret (disebut Valentine perak)

- tgl 7 bulan 7 lunar month (Qi Xi/Chinese Valentine)



Cerita tentang Qi Xi ini adalah cerita lambang cinta abadi, seperti 

Romeo and Juliet-nya Eropa. Mirip cerita Jaka Tarub mencuri 

selendang Putri Khayangan.



Dikisahkan: Jaman dulu ada seorang anak laki-laki yatim piatu. Dia tinggal 
bersama dengan kakak laki-lakinya dan kakak iparnya. Karena dia seorang 
penggembala, orang-orang memanggilnya Penggembala Sapi 

(Niulang).



Satu hari, Niulang tidur di sawah dan bermimpi sapinya berkata 

kepadanya kalau dia saatnya mencari seorang istri. Besok dia harus 

pergi ke 1 danau di kaki gunung yang sepi untuk menemuinya.



Besoknya, Niulang pun menuju danau yang dimaksud sapi. Di sana dia 

melihat 7 gadis yang luar biasa cantik yang sedang bermain air di 

danau itu. Niulang pun mengintip dari tepi danau dan pepohonan. Baju-

baju gadis itu berwarna-warni diletakkan di tepi danau dekat tempat 

Niulang mengintip. Dia teringat di mimpi itu, sapinya berpesan untuk 

mengambil 1 baju berwarna merah, dan itulah calon istri Niulang!



Ternyata gadis-gadis yang sedang mandi di danau itu adalah bidadari 

khayangan yang turun ke bumi untuk bermain-main. Tiba saatnya 

bidadari itu untuk pulang ke langit. Semuanya sudah siap memakai 

bajunya. Dan tinggal bidadari yang berbaju merah itu tidak menemukan 

bajunya karena dicuri oleh Niulang tadi.



Ternyata bidadari ini adalah cucu Raja Langit (Tian Di). Dia adalah 

seorang penenun (tukang tenun), namanya Zhinv. Semua awan di langit 

adalah hasil karyanya.



Karena bidadari itu kehilangan baju, dia tidak bisa kembali ke 

langit. Singkat kata, akhirnya bidadari itu menikah dengan Niulang 

di bumi dan melahirkan 2 anak.



Satu hari, Raja Langit menyadari bahwa cucunya 1 hilang, yaitu Zhinv 

tadi. Dia pun mendapat info bahwa Zhinv menikah dengan rakyat jelata 

di bumi. Bukan main berangnya dan dia pun turun ke bumi untuk 

mencari Zhinv. Tiba di bumi, Zhinv sedang menenun kain dan kaget 

bukan kepalang saat melihat Raja Langit mengetahui keberadaannya. 

Saat itu, Niulang sedang bertani di sawah. Zhinv pun diculik ke 

langit dengan paksa oleh Raja Langit.



Anak-anak Zhinv ketakutan dan menangis langsung berlari ke sawah 

memanggil ayahnya, "Papa, Mama diculik oleh seorang tua seperti 

penyihir." Niulang pun melihat ke langit dan melihat Zhinv diseret 

ke langit dan berteriak-teriak memanggil Niulang. Niulang sangat 

kaget dan kebingungan bagaimana caranya terbang ke langit. Sapinya 

pun melempar tanduknya dan berubah menjadi sebuah sampan kecil. 

Niulang pun langsung mengajak kedua anaknya naik ke sampan itu dan 

ajaib, sampan itu terbang ke langit mengejar Zhinv dan Raja Langit.



Karena dikejar, Raja Langit pun membelah langit dan membentuk sungai 

awan untuk memisahkan mereka. Tiba-tiba terlihat triyunan burung 

magpie terbang membentuk jembatan. Saat itu adalah tanggal 7 bulan 7 

penanggalan China. Akhirnya Raja Langit pun mengijinkan Zhinv 

bertemu Niulang dan anaknya setiap tanggal 7 bulan 7 China setiap 

tahun di jembatan burung magpie itu. Inilah lambang cinta mereka 

antara 2 dunia yang berbeda.



Bintang yang di atas tadi, Altair adalah Niulang. Dan bintang Vega 

adalah Zhinv. Galaksi bimasakti tadi adalah gerombolan burung magpie 

yang melintas tadi.



Qingren Jie Kuaile! (Happy Valentine!)



Alfonso


      

    
    
        
         
        
        








        


        
        
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 


      

Kirim email ke