Kamis, 7 Agustus 2008 2011 Singkawang Bebas Buta Aksara Singkawang,- Masyarakat Kota Singkawang diprediksi bakal bebas buta aksara pada tahun 2011. Demikian diungkapkan Asisten Kebijakan Pemerintah Kota Singkawang, Drs Sofian Fahri Msi saat ditemui Pontianak Post di Sekolah
Tinggi Ilmu Tarbiyah, Rabu (6/8) kemarin. Sofian yang juga Plh Kepala Dinas Pendidikan Kota Singkawang, mengatakan dari tahun ke tahun penduduk buta aksara turun. Dari data yang dipaparkannya, tahun 2007 penduduk Kota Singkawang berusia 15 sampai 40 tahun sebanyak 126.914 orang. Dimana terdapat 10.963 orang buta aksara (8,64%). Sedangkan tahun 2008, penduduk berusia 15 sampai 40 tahun sebanyak 127.405, sedangkan yang buta aksara sebanyak 8.183 orang (6,42%). Dari data di atas, kata dia, pemkot telah membuat program penuntasan buta aksara yakni keaksaraan formal, dimana masyarakat yang buta aksara akan mendapatkan pendidikan dari pemerintah. "Untuk tahun ini 820 orang akan mendapat latihan dan kependidikan," ujarnya. Dia mengakui angka tersebut masih minim, karena keterbatasan dana. Kedepan, dia berharap lebih banyak lagi masyarakat yang mendapatkan pendidikan dan pelatihan. Sehingga target penuntasan buta aksara bisa dipercepat. Sementara itu, praktisi pendidikan Aswandi mengatakan ini merupakan tatangan serius bagi pemkot. Bagaimana pun keseriusan pemerintah merupakan kunci keberhasilan pendidikan "Pendidikan harus menjadi prioritas pemkot," ujarnya. Dia mengatakan tahun ke tahun pendidikan Kota Amoi ini tidak mengalami peningkatan berarti, bahan cenderung menurun. Oleh karenanya, dia meminta mengevaluasi kinerja diknas pendidikan saat ini. "Jangan sampai ke depan kualitas pendidikan di Kota Singkawang meningkat," timpalnya. (har) Source : http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=163326
