Generasi Muda Rentan Perbuatan Terlarang HUT Pramuka ke 47 Selakau,- Wakil Bupati Sambas dr Juliarti Juhardi Alwi Mph mengingatkan generasi muda pentingnya gerakan Pramuka.
"Generasi muda saat ini rentan akan perbuatan terlarang seperti narkoba, pergaulan bebas, perkelahian antar geng, termasuk kebut-kebutan di jalan raya sehingga menyebabkan kematian," tegasnya kepada seluruh penggalang dan penegak dalam pembukaan HUT Pramuka ke-47 di SMAN 1 Selakau, Kecamatan Selakau, Senin (11/8) kemarin. Gerakan pramuka, kata dia, dapat menjadi salah satu antisipatif bagi generasi muda khususnya pelajar dari perbuatan terlarang. "Karena gerakan pramuka mendidik siswa mandiri, berkepribadian serta berwatak prima untuk menjadi manusia bermanfaat bagi bangsa khususnya Kabupaten Sambas," ungkapnya. Selain itu, dia mengingatkan generasi muda untuk terus meningkatkan kualitas diri, dengan mengisi kegiatan harian dengan hal positif. "Tantangan ke depan semakin berat dan jauh berbeda dibandingkan saat ini. Hanya mereka yang memiliki kualitas dan kepribadian unggul dapat berkompetisi di era globalisasi," ujarnya. Oleh sebab itu, gerakan pramuka merupakan wadah yang cocok untuk siswa menempa diri menjadi manusia disiplin, kreatif dan mandiri. Sementara itu, Ketua umum HUT Pramuka yang juga Camat Selakau U Joni Darwin, mengatakan para peserta harus memaksimalkan diri dalam berbagai kegiatan pramuka. "Banyak manfaat yang bisa dipetik dan dijadikan sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari seperti kemandirian, kerjasama, dan kebersamaan," ujarnya. Oleh sebab itu, dia mengharapkan baik penggalang maupun penegak untuk saling bertukar pikiran, sehingga terbina kerjasam dan kekompakan. "Jadikanlah moment HUT Pramuka sebagai wadah memperteguh persatuan dan kesatuan generasi muda Sambas," ungkapnya. Pembukaan diawali dengan pembelahan kelapa oleh Wakil Bupati, kemudian diikuti penyematan tanda peserta dan penghargaan bagi peserta Raimuna Nasional Kabupaten Sambas. Selain itu, hadir pula Bupati Sambas dan jajaran muspida. Setelah upacara pembukaan selesai, Bupati dan wakil bupati bernyanyi bersama yang diringi musik tradisional, dimana para peserta pramuka tampak gembira dengan penampilan orang nomor satu Kabupaten Sambas tersebut. Menurut seketaris panitia Anwar, para peserta yang hadir saat ini berjumlah 610 orang, yang terdiri dari 13 kwaran, dimana setiap kwaran masing-masing mengirimkan 20 peserta penggalang dan penegak. Sementara itu, enam kwaran lainya sedang dalam perjalanan menuju bumi perkemahan SMAN 1 Selakau. Keenam kwaran tersebut adalah Kwaran Sajingan, Paloh, Jawai, Jawai Selatan, Sajad, Salatiga. Diperkirakan dari 19 kwaran yang ada maka jumlah peserta mencapai 610 orang. (har) Source : http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=163629
