Panglima Koopsau I Marsda TNI Imam Sufaat dalam kunjungan kerja ke
Lanud Pekanbaru meninjau Skadron Udara 12 tampak berada di kokpit
pesawat Hawk 100 dan memperoleh penjelasan dari Komandan Skadron Udara
12 Letkol Pnb Nana Resmana, Rabu (27/8).
Panglima Koopsau I Marsekal Muda TNI Imam Sufaat dalam rangkaian
kunjungan kerja (kuker) ke beberapa Lanud jajaran Koopsau I, secara
marathon mengunjungi Lanud Pekanbaru (Riau), Lanud Supadio (Pontianak),
dan Lanud Singkawang II (Kalbar), Selasa dan Rabu (26-27/8). Ketua PIA
Ardhya Garini Daerah I Koopsau I Ny Imam Sufaat dan sejumlah asisten Kas
Koopsau I juga ikut dalam rombongan.Di Lanud Pekanbaru, Pangkoopsau I disambut oleh Komandan Lanud Pekanbaru Kolonel Pnb Dodi Trisunu beserta staf. Pada kesempatan tersebut Pangkoopsau I menerima paparan tentang Program Kerja Lanud Pekanbaru oleh Danlanud, serta meninjau langsung Skadron Udara 12 yang membawahi pesawat tempur Hawk 100/200. Panglima memperoleh penjelasan banyak dari Komandan Skadron 12 Letnan Kolonel Pnb Nana Resmana. Demikian pula di Lanud Supadio, Pangkoopsau I juga menerima paparan dari Danlanud Kolonel Pnb Yadi Indrayadi, dilanjutkan dengan meninjau langsung Skadron Udara 1 yang juga membawahi pesawat tempur Hawk 100/200. Dengan sangat gamblang Komandan Skadron Udara 1 Letkol Pnb Affan Nurtantio menjelaskan tentang tingkat kesiapan operasional baik awak maupun alutsista dari satuan yang dibawahinya. Dari Lanud Supadio, dengan menaiki helicopter Puma, Pangkoopsau I disertai rombongan terbatas meluncur ke Lanud Singkawang II yang ditempuh dalam waktu sekitar sejam. Mereka disambut oleh Komandan Lanud Singkawang II, Mayor Lek Doni Zeyatmoko beserta staf. Meski hanya Lanud tipe D namun Pangkoopsau I sangat memberikan atensi dan apresiasi pada Lanud yang berada di kawasan perbatasan ini, karena suasananya tampak serba rapi dan bersih. Sementara itu dalam sambutannya Pangkoopsau I mengatakan, dengan bertatap muka secara langsung antara pimpinan di pusat dan anggota Lanud jajaran di daerah, tentu akan terjalin komunikasi dan sambung rasa yang akan menciptakan sinergi positif. "Dengan datang langsung seperti ini, saya bisa tahu kondisi riil Lanud di sini dan tidak hanya membaca laporan tertulis yang saya terima di Makoopsau I," ujar Imam Sufaat yang mantan penerbang fighter pesawat tempur HS-Hawk dan Hawk 100/200. Sumber : www.tni-au.mil.id
