hi . . . hi . . . hi . . . kenapa ngga ditelusuri tuh lokasi bandara yg sdh ditetapkan oleh pemkot era wako lama (sebelum HK) siapa pemilik tanah yang akan dijadikan lokasi bandara tsb. yang sebelumnya telah mempersiapkan dgn membeli tanah2 dilokasi rencana pembangunan bandara tsb. Sebaiknya Laskar Anti Korupsi (LAKI) kota Singkawang menelusiri deh . . . pemilik tanah tsb. hi . . . hi . . . hi . . .
Pa' Dhe. ----- Pesan Asli ---- Dari: United.Singkawang <[EMAIL PROTECTED]> Kepada: [email protected] Terkirim: Kamis, 9 Oktober, 2008 12:11:36 Topik: [Singkawang] Polisi Diminta Periksa Study Kelayakan Bandara SINGKAWANG-Polisi diminta memeriksa studi kelayakan bandara Singkawang. Laskar Anti Korupsi (LAKI) Kota Singkawang, menilai ada kerancuan pernyataan yang dilontarkan Kepala Badan Perencanaan Daerah Kota Singkawang, berkaitan alternatif lokasi bandara Kota Singkawang. Sebab, study kelayakan bandara sudah selesai dikerjakan dan lokasi ditetapkan adalah Singkawang Utara dan tidak ada alternatif. "LAKI salah satu lembaga anti korupsi, menduga ada kebocoran dana yang menetapkan lokasi Singkawang Utara sebagai bandara. Dengan adanya FS ini, Pemkot Singkawang telah membebaskan lahan yang bernilai miliaran rupiah yang diduga kuat lahan tersebut adalah milik pejabat Pemkot Singkawang," kata Ketua LAKI Singkawang, Muin, kepada Pontianak Post, kemarin. LAKI, kata Muin, mencium adanya konspirasi busuk dari FS tersebut. "Bagimana tidak, pelabuhan laut saja sudah gagal yang menelan Rp12 miliar lebih. Kegagalan ini, disebabkan tidak pernah melibatkan instansi yang punya hubungan langsung. Ini merupakan kegagalan pemerintahan yang lalu. Apakah pemerintahan sekarang ini mengikuti jejak pemerintah yang lalu untuk membuat proyek yang nantinya akan gagal," kata dia mempertanyakan. Kata Muin, bandara sudah direncanakan oleh Bappeda dan sudah dilakukan studi kelayakan. "Kita ketahui bersama, berapa banyak bandara yang berhasil di Indonesia ini. Apalagi, informasinya bandara ini tidak melibatkan instansi terkait yakni perhubungan. Sewaktu LAKI mempertanyakan kepada Bapedda dalam pelabuhan laut saja, Bapedda menyerahkan ke PU," katanya. Muin mengingatkan kepada wali kota, hendaknya bertindak dengan segera dalam hal ini jangan menyelesaikan pekerjaan yang tidak bermanfaat saja, sehingga dalam jangka lima tahun tidak ada hasilnya. Wali kota juga harus mengerem pernyataan yang akan membahayakan baginya. Dia mencontohkan, wali kota mengatakan tidak selevel dengan dewan dan sebagainya. "Itu sangat bahaya bagi seorang kepala daerah. Padahal, dalam aturannya sudah jelas bahwa legislatif itu adalah mitra dari eksekutif." Selanjutnya, LAKI meminta kepada Polres Singkawang untuk segera bertindak melakukan pemeriksaan terhadap Bapedda Kota Singkawang berkenaan FS yang pernah dibuatnya. "Kita yakin Polres Singkawang mampu mengungkap adanya dugaan kebocoran uang negara dalam merencanakan studi kelayakan bandara yang dibuat oleh Bapedda Kota Singkawang. Semoga berhasil," katanya. (zrf) Sumber : www.pontianakpost. com ___________________________________________________________________________ Dapatkan alamat Email baru Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
