terlalu polos...atau naif ?? 

--- On Tue, 11/4/08, Dewi Lilyana Su <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Dewi Lilyana Su <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [Singkawang] Fw: Indonesia doesn't need the world, but the world need 
Indonesia
To: [email protected]
Date: Tuesday, November 4, 2008, 5:34 PM










    
            Info dr 
  rekan,,,semoga bermanfaat.. . 

  Indonesia doesnt need the 
  world,
but the world need
 Indonesia

Suatu pagi di 
  bandar lampung, menjemput seseorang di bandara. Orang itu
sudah tua, 
  kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak.

Si bapak adalah pengusaha asal 
  singapura, dengan logat bicara
 gaya
melayu, english, (atau singlish?) 
  beliau menceritakan pengalaman2hidupnya
kepada kami yang masih muda. Mulai 
  dari pengalaman bisnis, spiritual,
keluarga, bahkan percintaan 
  hehehe..

"Your country is so rich!"

Ah biasa banget
 kan denger kata2 
  begitu. Tapi tunggu dulu.."
 Indonesia
doesnt need d world, 
  but d world need
 Indonesia "

"Everything can 
  be found here in
 Indonesia , u dont need d 
  world"

"Mudah saja,
 Indonesia paru2 dunia. Tebang saja 
  hutan di Kalimantan ,
dunia pasti 
  kiamat.

Dunia yang butuh
 Indonesia !""
 Singapore is 
  nothing, we cant be rich
without
 indonesia . 500.000orang 

  indonesia berlibur ke singapura 
  setiap
bulan. bisa terbayang uang yang masuk ke kami? apartemen2 dan condo 
  terbaru
kami yang membeli pun orang2
 indonesia , ga 
  peduli harga yang selangit,
laku keras. Lihatlah rumah sakit kami, orang 

  indonesia semua 
  yang
berobat.""Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap 
  hutan

 indonesia masuk? ya benar2 panik. 
  sangat berasa, we are
nothing.""Kalian ga tau
 kan klo agustus kemarin 
  dunia krisis beras. termasuk di
singapura dan
 malaysia ? 
  kalian di
 indonesia dengan mudah 
  dapat
beras""Lihatlah negara kalian, air bersih dimana2.. lihatlah 
  negara
kami, air bersih
pun kami beli dari

 malaysia .

Saya pernah ke 
  kalimantan, bahkan pasir pun mengandung permata.
Terlihat glitter kalo ada 
  matahari bersinar. Petani disana menjual Rp3000/kg
ke sebuah pabrik 

  China . Dan si pabrik menjualnya 
  kembali seharga Rp
30.000/kg.

Saya melihatnya sendiri""Kalian sadar 
  tidak klo negara2 lain selalu
takut meng-embargo
 Indonesia ? Ya, 
  karena negara kalian memiliki segalanya.
Mer
 eka takut kalo kalian menjadi mandiri, makanya 
  tidak di embargo.

harusnya KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN 
  SENDIRI. Beli lah dari
petani2 kita sendiri, beli lah tekstil garmen dari 
  pabrik2 sendiri.
Tak perlu kalian impor klo bisa produksi sendiri.""Jika 
  kalian bisa
mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI,
 Indonesia will 
  rules the 
  world.."




        New Email names for you!  

Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.

Hurry before someone else does!


      
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke