Rabu, 24 Desember 2008 , 09:34:00
*Sinka Island Park Tambah Binatang Langka*
<http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=11539#>

 SINGKAWANG-Kembali, Sinka Island Park (SIP) menambah koleksi binatang
langka. Kali ini Gajah dihadirkan untuk masyarakat Singkawang dan Kalimantan
Barat umumnya. Menurut pemilik Sinka Island Park, Anthony Suwardi kepada
Pontianak Post, Gajah betina saat ini sudah berada di kebun binatangnya.
"Kita sangat bersyukur sekali bisa menambah koleksi binatang Gajah di kebun
binatang ini.

Kedatangan Gajah yang berasal dari Banjarnegara tentu akan menjadi daya
tarik tersendiri bagi wisatawan dari mana pun juga. Dulu, Gajah hanya hadir
untuk menghibur kemudian setelah itu kembali lagi ketempat asalnya," kata
Anthony yang biasa dikenal dengan Aliong. Aliong yang juga pengusaha muda
yang sukses ini, selain Gajah betina, akan didatangkan kembali Gajah jantan
yang berasal dari Taman Gajah Bandul Bandung. "Nanti, akan kita kawinkan dan
dikembangbiakan di Kota Singkawang. Apalagi, tempat kita merupakan Lembaga
Konservasi Sumber Daya Alam Ex Situ Sinka Zoo yang diakui oleh Departemen
Kehutanan RI," kata Aliong. Tak hanya itu, koleksi Sinka Zoo ini bertambah
lagi dengan kehadiran Harimau Benggala warna kuning.

"Saat ini bisa dinikmati oleh pengunjung. Sebab, kandangnya sudah ada dan
pengamanannya sangat baik," kata dia. Aliong mengakui, terus menambah
koleksi di lembaga konservasi tersebut. "Rusa Timuruntius sebanyak delapan
ekor juga ada," katanya. Aliong berjanji terus berusaha menambah koleksi
kebun binatang yang merupakan kebanggaan warga Singkawang. "Karena kita
sudah dipercaya oleh pemerintah pusat untuk mengembangkan satwa langka di
Indonesia dan dunia, maka kita terus berusaha maksimal mungkin agar satwa
terpelihara dengan baik," katanya. Diakuinya, beberapa ekor Buaya yang
dipindahkan dari Pontianak ke Singkawang, sudah gemuk. "Kita merawat mereka
dengan baik. Semoga saja apa yang diinginkan masyarakat akan terpenuhi,
sehingga masyarakat bisa menikmatinya baik waktu libur maupun menjadi tempat
untuk menimba ilmu," katanya.

Lembaga konservasi ini, kata Aliong, tidak hanya memelihara binatang,
melainkan harus bisa melestarikan hutan yang ada. Saat menempatkan binatang,
kata Aliong, pihaknya berusaha melestarikan kayu-kayu yang ada. "Kayu yang
langka juga dirawat dengan baik. Jadi, bukan hanya untuk binatang semata,"
katanya. Aliong mengatakan, Presiden RI akan meresmikan lembaga konservasi
ini ketika berada di Kota Singkawang. "Kunjungan Presiden RI di Kalbar, akan
diresmikannya lembaga konservasi ini. Wakil Gubernur Kalbar, beberapa waktu
lalu secara langsung telah melihat kesiapan di lapangan terkait kunjungan
resmi presiden tersebut," kata Aliong. (zrf)

Kirim email ke