Kepada Eugenia Wu Dari kata-kata Anda kurang lebih Anda sama saja, Anda bisa baca tapi tidak bisa menghayati / mengerti, penjelasan sdh saya sampaikan ke salah satu milist bahwa menerima email dgn huruf Kapital tentunya lain dgn subject dlm Kapital oleh krn itu saya juga perlu memberi pelajaran kepada Anda agar sekiranya Anda mau bicara tata krama maka Anda juga harus tahu tata krama dan sopan santun dilihat dari email Anda yg bicara netiket di topik yg tidak sesuai maka Anda adalah orang yg tidak tahu TATA KRAMA dan SOPAN SANTUN krn Anda telah bicara diluar subject
Dalam email ini juga saya peringati Anda dgn SEKERAS2NYA !!! utk tdk membawa ormas tertentu krn kali ini kita hanya bicara seputar polling setuju/ tidaknya dgn berbagai argumen dibelakangnya, lagi2 kalau dibaca email Anda sgt tdk PANTAS karena masih terus menyeret nama ormas yg sdh tidak lagi kita bahas ini, jadi sentimen Anda ke ormas tertentu jgn dibawa ke dalam topik ini, krn jelas2 ormas tersebut tidak kita bicarakan krn mrk sdh tdk beraksi, alangkah baiknya Anda tarik ucapan Anda tentang ormas tsb krn kita tdk membahas mereka, intinya saya mau kita semua FAIR Tolonglah kembali kepada topik krn polling ini dilandasi argumen bukan perdebatan, seperti contohnya saya pribadi mendukung diteruskan pembangunannya karena akan memperkaya khasanah budaya dan mempercantik kota utk mendukung pariwisata Wassalam, Jusuf Djamaluddin ________________________________ From: eugenia wu <[email protected]> To: [email protected] Sent: Friday, January 30, 2009 8:50:09 PM Subject: Re: [Singkawang] PEMBANGUNAN TUGU NAGA DITERUSKAN ->Caps Lock Kepada: Bapak.Jusuf Djamaluddin Setahu saya moderator setiap awal bulan akan mengirimkan artikel yang berjudul: NETIKET = ETIKET EMAIL, dan saya mencoba mengutip sebagian dari isi Netiket tersebut : Netiket atau Nettiquette, adalah etika dalam berkomunikasi melalui email. Seperti halnya berkomunikasi melalui surat atau bertatap muka, berkomunikasi dengan email butuh tatacara sendiri. Bisa dibayangkan, hampir setiap hari ada jutaan email dikirimkan dan diterima oleh begitu banyak orang. Maka salah-salah kata, bisa berarti fatal. Adalah sangat menyebalkan, jika kita menerima pesan email yang pengirimnya menggunakan huruf kapital, mengirim kembali seutuhnya pesan-pesan yang kita kirimkan, atau menjawab pertanyaan panjang kita, dengan ucapan, "saya kira begitu", atau "betul." Nah, untuk mencegah hal itu terjadi, ada baiknya kita mengetahuibeberapa di antaranya: 3.Jangan gunakan huruf kapital Seperti halnya membaca suratkabar, atau surat , membaca pesan email yang menggunakan huruf besar/kapital yang berlebihan tidak enak dilihat. Tapi di samping itu, terutama dalam tata krama berkomunikasi dengan e-mail/chat, penggunaan huruf besar biasanya dianggap berteriak. Mungkin saja maksud Anda hanya untuk memberi tekanan pada maksud anda. Jangan membicarakan orang atau pihak lain, apalagi kejelekan-kejelakan nya. Berhati-hatilah terhadap apa yang Anda tulis. Email memiliki fasilitas bernama 'Forward', yang mengizinkan si penerima akan meneruskannya (forward) ke orang lain. Seandainya selama ini Bapak tidak sempat membaca artikel yang dikirimkan setiap awal bulannya tersebut, maka saya berharap kali ini Bapak bersedia meluangkan sedikit waktu untuk membacanya. karena itu menyangkut sopan santun dan tata krama kita dalam dunia maya ini :) Dan apabila dengan postingan saya ini Bapak juga mau menganggap saya adalah salah satu dari Penolak Tugu Naga atau bahwa saya adalah anggota Fpi, saya juga sudah siap :) Regards, Eugenia ________________________________ From: Jusuf Djamaludin <djamal1...@yahoo. com> To: singkaw...@yahoogro ups.com Sent: Friday, January 30, 2009 6:31:58 PM Subject: Re: [Singkawang] PEMBANGUNAN TUGU NAGA DITERUSKAN ->Caps Lock Kpd Sdr. Aldy, ANDA SALAH BESAR !!!! Saya yakin ini hanya pendapat pribadi Anda, utk mendukung pernyataan Anda tolong dipaparkan anda mendpt literatur dari mana utk mendukung pendapat anda NAMPAKNYA ANDA TERMASUK YG TDK MENDUKUNG PEMBANGUNAN TUGU NAGA, makanya Anda mengalihkan topik ini Jika pernyataan saya benar maka saya terpaksa menggurui Anda krn kita bukan membahas masalah netiket, kalau Anda mau bahas masalah netiket atau tata bahasa silahkan bikin topik sendiri Wassalam Jusuf Djamaluddin
