________________________________
Kepada Eugenia Wu seorang,
Terima kasih Pak, anda begitu setia kepada saya dan hanya teringat dan
diperuntukkan kepada saya seorang :)
Perlu diingat, dia mengingatkan dalam bentuk respond langsung ke email yg
subjectnya beda,
coba bedakan dgn moderator yg dalam suggestion selalu dlm email khusus, Anda
bisa bedakan ??
kalau tidak lagi2 ini berarti juga Anda juga bermasalah dgn IQ Anda yg terlalu
JONGKOK
Anda mau mencurigai Saya, silahkan saja, Saya tidak menyalahkan tapi saya
peringatkan Anda
utk tidak menghujat pihak2 yg sdh tdk berhubungan dgn topik saya, kalau Anda
punya dendam pribadisilahkan selesaikan dgn ybs.
Maaf Pak, apakah bisa Bapak tunjukkan kalimat saya yang mana yang bernada
menghujat orang yang Bapak maksud tersebut? Saya bingung juga kenapa Bapak
suka membicarakan atau menganggap IQ orang rendah, ngomong-ngomong Bapak udah
pernah tes IQ belum nih? Apabila belum maka sebaiknya Bapak luangkan waktu
untuk pergi test deh, dan kalau udah pernah test apakah boleh saya tahu IQ
Bapak berapa ya...??? Sssttttt.... saya tidak akan kasih tahu orang lain, kita
berdua saja yang tahu, tidak perlu malu-malu Pak, kan hanya diperuntukkan untuk
Eugenia seorang, saya akan menjaga rahasia ini, Ok?
Kata2 kasar Anda dibawah mengingatkan saya sewaktu melakukan pembinaan di suatu
tempat,
tahukah tempat apakah itu yaitu di GANG DOLLY SURABAYA, kata2 Anda dibawah
persis
seperti yg Saya dgr waktu itu, yaitu umpatan seorang PSK, dan saya merenung
sekejap dan menerkaini mungkin ORANG YANG SAMA
Kesimpulan khusus utk Anda EUGENIA WU : SEORANG WANITA YG SUKA MENGHUJAT DGN
KATA KASAR
BIASA DIKATEGORIKAN BUKAN ORANG BAIK2, SALAH SATUNYA SEPERTI YG PERNAH SAYA
TEMUI
DI GANG DOLLY INI, APAKAH ORANG TSB ADLH ANDA ? KALAU YA, SAYA HARAP ANDA
MENGAKUINYA
Tolong sekali lagi, tunjukkan kepada saya dimana kalimat-kalimat saya yang
telah Bapak Pembina anggap telah menghujat seseorang atau sekelompok orang.
Sebagai seorang Pembina, seharusnya Bapak tahu bagaimana cara
menjelaskan, serta berbicara dengan menyertakan bukti-bukti, apabila semua
pembina di Tanah Air hanya bisa berbicara dengan berteriak-teriak, emosi dan
amarah, maka hancurlah Indonesia.
Oh iya saya lupa, ternyata Bapak adalah pembina PSK, mereka pintar berkata
dengan kalimat-kalimat dan rayuan-rayuan yang lemah lembut, mungkin kalimat
saya yang biasa saja sudah Bapak anggap menghujat. Jangan terlalu terlena
dengan rayuan mereka Bapak Pembina, ingat anak istri dirumah.... peace...
KALAU ANDA MAU KASAR, SAYA JUGA BISA LEBIH KASAR KARENA ANDA YG MEMULAI,
PADAHALSAYA MENASEHATI ANDA BAIK2, SAYA AKAN LUANGKAN WAKTU KHUSUS MELADENI
ANDA SAMPAITUNTAS !!!!
Bapak Pembina PSK, tolong tunjukan lagi kepada saya dimana kalimat Bapak
Pembina yang bernada menasehati saya, karena telah saya cari-cari tetapi tetap
tidak saya temukan, yang saya temukan malah kalimat Bapak Pembina yang berbunyi
: SAYA MEMPERINGATKAN ANDA DENGAN KERAS bla bla bla ( Pakai huruf Kapital lagi
:) )
Oh iya, saya rasa Bapak tidak perlu meluangkan waktu untuk saya, karena saya
tidak punya terlalu banyak waktu untuk Bapak jadi saya takut mengecewakan Bapak
nantinya :), sebaiknya waktu Bapak itu diperuntukkan untuk melakukan tes IQ
biar tidak penasaran dan bisa dilakukan perbandingan dengan IQ saudara-saudara
dimilis ini yang Bapak anggap rendah atau jongkok ( siapa tahu hasilnya nanti
bhw IQ Bapak memang yang paling tinggi disini,tapi kalau hasil rendah ya tidak
apa-apa, Bapak diam saja tidak perlu kasih tahu kita hasilnya, Ok? ), atau
diperuntukkan untuk PSK yang Bapak Pembina maksudkan, karena bbrp hari ini
setelah membaca kalimat-kalimat normal disini, Bapak pasti sangat merindukan
kalimat-kalimat mereka yang penuh rayuan-rayuan indah, selamat menikmati waktu
dengan PSK yang Bapak bina ya.... semoga sukses
Salam
Eugenia