Pro. All rekan milis. Salam Persaudaraan, Proses pembelajaran, pematangan dan seluruh hal menuju kesempurnaan harus dilalui dengan berbagai ujian. Dalam hal polemik KAPITAL, saya anggap sesuatu yang bagus sebagai bahan referensi dan pembelajaran untuk kita semua. Bukankah sangat banyak rekan milis yang makin mengerti masalah penggunaan Kapital dengan hanya membaca dan mengikuti, tanpa terlibat langsung dalam polemik tst?
Saya pernah mendapat teguran dari moderator(menyinggung masalah agama;pen)dan juga pernah dikasari(oleh rekan R.P). Intinya adalah semua rekan milis mungkin akan menghadapi masalah serupa, selama kita bersosialisasi melalui forum ini. Sangat disayangkan kalau ada rekan milis yg di-blacklist, karena bagaimanapun kita semua bersaudara. Juga mengingat sumbangsih selama ini kepada forum dan meramaikan suasana milis. Mohon kepada Moderator memberikan maaf dan kesempatan sebesar-besarnya kepada rekan milis yg 'out of track' untuk bisa selalu bergabung dalam forum, dengan menyadari kekurangan dan kesalahpahaman yg telah ditimbulkan. Saya tidak mengikuti Polemik KAPITAL secara seksama, namun semua polemik selalu berawal dari sudut/aspek pandang yg berbeda. Dalam pandangan saya, tidak ada yang paling BENAR dan yang paling SALAH, sifatnya RELATIF. Namun kita terikat oleh kaidah dan aturan main yang telah ditentukan. Dalam hal ini MODERATOR SEBAGAI PENGASUH FORUM INI, telah dengan jelas MENENTUKAN ATURAN DAN ETIKA penggunaan HURUF KAPITAL, jadi kita semuapun harus tunduk pada aturan mainnya. Kesalahan sejenis sering kita lakukan tanpa disadari dengan me-reply seluruh tulisan/opini, sehingga cukup mengganggu dan menyulitkan kita untuk memahami bagian mana yang ditanggapi/dibalas. Moderator (Sdr. Hendy Lee) telah memberikan contoh yang jelas kepada kita semua, saat merespon tulisan kita, dengan hanya mengambil penggalan tulisan yang masih berkorelasi dengan jawaban yang ingin disampaikan. Saya sengaja membuka topik baru untuk menanggapi polemik KAPITAL ini, karena sulitnya mengikuti secara baik dan 'utuh'(utuh bukan berarti seluruh, tapi pasca filterisasi)topik yang telah di-reply. Mungkin hal ini muncul akibat kita sering melalaikan etika saat me-reply topik. Untuk itu saya mohon kepada seluruh rekan milis, untuk mengambil Hikmah polemik KAPITAL, bukan dengan menilai SALAH atau BENARnya, tapi MENTAATI ATURAN dan ETIKA yang telah disepakati. Salam, Edhylius
