SINGKAWANG – Tak seperti demonstrasi sebelumnya di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Singkawang, yang juga membuat banyak masyarakat berkumpul di kawasan tugu naga Jalan Kepol Mahmud- Jalan Niaga, demonstrasi kemarin tidak demikian. Lokasi pembangunan tugu yang didemo Aliansi Masyarakat Singkawang tersebut, tidak tampak warga yang terkonsentrasi. Terlihat beberapa anggota kepolisian berpakaian dinas lengkap di sekitar lokasi tersebut.
Pantauan koran ini di lapangan, rumah toko yang banyak terdapat di sekitar lokasi pembangunan patung, tidak terlihat kerumunan warga. Begitu juga di terasnya. Beberapa sepeda motor diparkir di pinggir jalan. Suasana lalu lintas, lancar-lancar saja. Hilir mudik kendaraan melintasi daerah pasar Kota Singkawang tersebut. Demikian pula pada patung naga. Tidak tampak aktifitas kelanjutan pembangunannya. Tidak ada aktifitas yang menonjol. Pihak kepolisian tampak berjaga-jaga. Hilir mudik kendaraan pun tampak seperti biasanya. Demonstrasi yang digelar masyarakat di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Singkawang, tidak membuat massa menyemut di kawasan patung naga. Jika pada aksi sebelumnya, banyak masyarakat yang tidak ikut aksi, berduyun-duyun di kawasan patung naga terpaksa dibubarkan oleh polisi. Massa dalam demonstrasi kemarin, tidak sebanyak sebelumnya. Mereka menyampaikan aspirasi kepada DPRD Kota Singkawang. Dalam aksi damai tersebut, polisi melakukan pengawalan ketat. Barikade dengan anggota bertameng tersusun di depan teras masuk kantor DPRD. Tampak hadir di tengah-tengah pasukan, Kepala Kepolisian Resor Singkawang Ajun Komisaris Besar Polisi Subnedih, Waka Polres Singkawang, Kompol Ridwansyah, Kasat Reskrim Polres Singkawang AKP Sarjono, serta beberapa perwira lainnya. Termasuk anggota berpakaian dinas dan sipil. Situasi demonstari kondusif. Massa pun sangat leluasa menyampaikan aspirasinya dengan penjagaan ketat aparat keamanan. Sambil menunggu beberapa rekan yang mewakili mereka melakukan dialog dengan DPRD di ruang rapat. Izin yang diberikan kepolisian hanya sampai jam 12.00 WIB saja. Meski belum mendapat jawaban yang memuaskan, massa harus pulang ke tempat semula berkumpul, Gedung Juang Jalan Alianyang. Hal ini mendapatkan pengawalan dari polisi. Satu unit mobil patroli memimpin perjalanan rombongan massa. Sebelumnya, Kapolres Singkawang kepada Pontianak Post mengatakan sebanyak 400 personel polisi termasuk Brimob Pelopor Lohabang Singkawang diturunkan untuk menjaga aksi damai tersebut. (ody) Sumber : http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=15065
