Pejabat Saudi : Al Qaeda Akan Menyerang Saudi Arabia Dari Yaman

New York - Pejabat keamanan Saudi Arabia khawatir jika Al Qaeda akan merekrut 
anggota baru dan merencanakan penyerangan terhadap negeri penyedia minyak 
terbesar didunia ini dari negara tetangga yaitu Yaman.

"Kekhawatiran kami adalah jika Al Qaeda berusaha melancarkan serangan terhadap 
kerajaan dari tempat terdekat", kata jurubicara Menteri Dalam Negeri Saudi, 
Jenderal Mansur al-Turki dalam Interview hari Sabtu di Riyadh. "Jika Al Qaeda 
mempunyai tempat perlindungan terdekat dari sini, mereka akan sangat mampu 
membangun kembali tempat perlindungannya", tambah Jenderal Mansur merujuk pada 
keberhasilan pemerintah memberantas anggota Al Qaeda di Saudi beberapa tahun 
lalu.

Al Qaeda di Saudi Arabia pada tahun 2004 lalu menghancurkan instalasi minyak 
dan menyerang komplek perumahan asing di kota al-Khobar, menewaskan 22 pekerja 
asing.

"Kami telah berhadapan dengan Al Qaeda dan kami telah menghancurkan organisasi 
itu" di Saudi Arabia, kata Jend Turki. "Ketika Al Qaeda sudah sangat dekat 
dengan negeri ini, maka mereka akan melakukan rekrutmen". Siapapun yang 
direkrut menjadi anggota mereka dalam wilayah yang dekat maka dia akan sangat 
mampu untuk kembali ke Saudi dan seterusnya tanpa akan diketahui.

Militan Saudi dikabarkan melarikan ke negeri tetangga Yaman, dimana padang 
pasir dan pegunungan di negeri itu akan memudahkan mereka dalam menghindari 
pasukan keamanan. Kerajaan Saudi hanya berjarak 1,500 km (930 mil) dari 
perbatasan Yaman.

Bulan ini pasukan keamanan menahan 11 orang yang dituduh akan merencanakan 
penculi
kan dan penyerangan terhadap pasukan keamanan di perbatasan Yaman.

Khawatir Dengan Instalasi Minyak

Untuk melindungi ladang minyaknya, kerajaan Saudi membentuk lebih dari 35,000 
pasukan keamanan khusus untuk menjaga pipa minyak dan pabrik pemrosesan minyak 
mentah dari serangan. Sekitar 35 persen dari pasukan itu sudah di bentuk dan 
mulai bekerja di ladang minyak.

Keamanan khusus ini mulai dibentuk setelah pada tahun 2007 polisi menahan 170 
orang tersangka yang berencana melakukan serangan terhadap ladang minyak dan 
instalasinya.

"Semua industri utama dan infrastruktur perminyakan telah diamankan", tambah 
al-Turki.[muslimdaily.net]

Kirim email ke