Bangga Sebagai Bujang-Dara Gawai Dayak<http://www.singkawangkota.go.id/spektakuler2012/index.php/component/content/article/1-berita-terbaru/383-bangga-sebagai-bujang-dara-gawai-dayak.html>
Gawai Dayak Naik Dango Kota Singkawang telah selesai dilaksanakan pada akhir Mei 2009. Dari kegiatan tersebut banyak hal yang dihasilkan, termasuk terpilihnya Bujang dan Dara Gawai Dayak Naik Dango Kota Singkawang tahun 2009. Pemenang Bujang dan Dara yang dinobatkan itu adalah Marsianus Dimas dan Fania Ramielda Hilsa. Dengan penobatan tersebut, kedua pemenang merasa terharu dan bangga. ”Dengan terpilih sebagai Dara Gawai Dayak Naik Dango saya sangat bangga. Saya akan memperkenalkan adat budaya yang dimiliki etnis Dayak ke dunia luar,” kata Fania. Fania bergabung dengan sanggar Enggang Borneo, kelahiran Kota Pontianak pada 9 Oktober 1991. Ia pelajar SMAN 1 Kota Singkawang. Sebagai pelajar kelas tiga, putri dari ibu Filomina dan bapak Kamran Sajali ini berkeinginan untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. ”Saya bangga dengan dilaksanakannya Gawai Dayak Naik Dango dan pemilihan Bujang dan Dara. Dengan kegiatan itu, putra dan putri dayak dapat berkreativitas positif yang bisa melestarikan aset budaya dayak. Saya bangga sebagai dara dayak,” kata Fania mempertegas keberadaannya sebagai Dara Dayak. Perasaan bangsa yang sama juga dirasakan Masrianus. Seperti halnya fania, bujang kelahiran 1989 ini juga bersikap positif
