Teka-Teki Seputar Video Eksekusi Nick Berg
Publikasi: 14/05/2004 07:45 WIB

Cuplikan video eksekusi warga AS yang menggegerkan dunia itu kini
menyisakan banyak teka-teki. Saat kemunculan pertama, banyak orang
bertanya-tanya kenapa Nick Berg menggunakan seragam berwarna orange,
sama dengan warna seragam tahanan AS. Lain orang meragukan waktu
eksekusi tampaknya tidak terkait dengan alasan pembantaian Berg sebagai
tumbal kekejian AS atas tahanan Iraq.

Berg diketahui terakhir kali masih hidup tanggal 10 April. Pada hari
itulah Michael Berg, sang ayah, meyakini Berg terbunuh, dua pekan
sebelum kekejian terhadap tahanan Irak di penjara Abu Gharib pertama
kali dibongkar media-media dunia.

Timing kemunculan video yang dikaitkan dengan al-Qaidah ini menimbulkan
tanda tanya. Ketika citra Amerika sedang buruk-buruknya akibat prilaku
keji dan biadab yang mereka lakukan di penjara-penjara Iraq, kemunculan
video ini bisa ditafsirkan sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian.

Beberapa Hari Sebelum Kejadian

Informasi keberadaan Berg dalam minggu-minggu sebelum kematian juga
menjadi sorotan. Seorang sipil Amerika keturunan Yahudi yang memilih
berkelana keliling Irak adalah sangat aneh.

Dalam email yang dikirim Berg ke keluarganya tanggal 6 April, dia
berkeinginan untuk pulang secepatnya. Tapi FBI mengklaim pada waktu itu
Berg menolak dibantu untuk pulang.

Keterlibatan FBI juga menyisakan teka-teki. Kalau memang FBI tahu Berg
warga AS, kenapa Berg sampai ditahan oleh polisi Irak di Mosul sampai
hampir dua pekan. Berg dilepas setelah mendekam 13 hari tanpa ia tahu
kenapa dia ditahan.

Keganjilan-keganjilan Video

Banyak keheranan menyeruak melihat cuplikan video yang disebarkan. 

Tubuh yang dikatakan sebagai Nick Berg selama tayangan video nyaris
tidak pernah bergerak, bahkan ketika pisau mulai menyentuh lehernya.
Padahal secara insting pada kondisi seperti akan terjadi banyak gerakan
refleks.

Penggorokan leher akan menyebabkan adanya darah yang memancar deras
karena putusnya urat arteri. Namun cuplikan video memperlihatkan hanya
sedikit darah mengalir. Ketika kepala yang sudah terpisah itu diangkat
tidak setetespun darah kelihatan jatuh.

Salah satu penjelasan yang masuk akal menerangkan keganjilan ini adalah;
Berg telah dibunuh sebelumnya, baru kemudian dipotong lehernya.

Darimana cuplikan video itu berasal dan bagaimana ia menyebar tidak
kurang anehnya. Jurnalis Reuters di Dubai menyatakan bahwa video itu
berasal dari situs Muntada al-Ansar al-Islami yang beralamat di
www.al-ansar.biz.

Memang situs itu kini sudah tidak ada, pihak Aljazeera.net masih sempat
mengakses situs itu 90 menit setelah berita pertama ditayangkan, setelah
ditelusuri semua bagian situs tidak ditemukan tanda-tanda apapun tentang
keberadaan video dimaksud.

Aneh bin ajaib pada rentang waktu yang sama Fox News, CNN dan BBC
mengaku men-download video dari situs yang hanya menggunakan bahasa Arab
itu.

Pertanyaan Terakhir

Aksen bicara eksekutor yang dikatakan sebagai Abu Mushab al-Zarqawi,
asal Yordanai, juga menyisakan teka-teki. Banyak pengamat menilai aksen
bicara eksekutor sama sekali tidak mirip aksen Iraq atau Yordania, tapi
lebih mirip aksen Mesir atau Iran.

Kelompok perjuangan Islam di Yordania meyakini al-Zarqawi sudah terbunuh
bulan Maret yang lalu. Selebaran 8 halaman yang minggu-minggu ini ramai
ditemukan di Falujah menyebutkan Al-Zarqawi telah tewas di wilayah
pegunungan Sulaimaniya akibat pemboman yang dilakukan AS.

Bahkan kalaupun benar eksekutor itu adalah Al-Zarqawi, pertanyaannya
adalah "Kenapa dia perlu menutup wajahnya?" (ish/aljazeera.net)

-----Original Message-----
From: Oxtalevanus Siallagan [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Sunday, May 16, 2004 1:03 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [sma1bks] Photo Tawanan Iraq


Kebalik dong....dengan adanya perlakuan tentara
amerika di Iraq yang kelihatannya kok jadi alat
pembenaran pemenggalan kepala orang amerika. 

Ini bukan masalah amerika atau iraq. Coba...siapa sih
yang ngebuka kasus ini??? apa orang iraq??? yah orang
amerika juga. Jadi permasalahannya memang banyak orang
sakit jiwa, baik di amerika maupun di iraq.
kita,bangsa indonesia, masih banyak terjebak pada
kaitan agama. Jika orang dari agama lain berbuat
salah, yah sikat aja. Tapi kalau dari orang agama
sendiri...liat dulu dong alasannya. Inilah yang sering
terjadi, sehingga kita terjabak pada penilaian yang
tidak objektif lagi. 

Yang seharusnya kita lawan sebenarnya bukan amerika
atau iraq atau bangsa lainnya....akan tetapi kekerasan
dan kesewenang2an. 

Salam. Oxta. Fis 3 '92.


--- "Lina. Sri Rosmawan"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> gambar2 tsb sudah masuk ke e-mailku bbrp hari yang
> lalu. Ditahan-tahan supaya gak kukirim ke milis ini,
> khawatir memicu amarah. Tapi karena dah ada yang
> ngeduluin,,, aku ikut kasih tambahan ya, ini juga
> opini dari milis tetangga yang sepertinya bisa
> diterima untuk menjadi pertimbangan, dengan adanya
> pemenggalan kepala warga AS yang keliatannya kok
> jadi alat pembenaran perlakuan tentara amerika di
> Iraq.
>  
>  
>  
> ----- Original Message ----- 
> From: Mr. Zekon <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  
> To: [EMAIL PROTECTED] 
> Sent: Thursday, May 13, 2004 1:41 AM
> Subject: Re: [Sabili] Sandera AS Dipancung Di Irak
> 
> Assalaamu'alaikum warahmatullah,
> 
> Sekadar beropini yang akan sangat mungkin salah.....
> 
> Peristiwa pemenggalan kepala Nick Berg bisa jadi
> tidak dilakukan oleh muslim...
> 
> Bocornya foto-foto penyiksaan tahanan Irak oleh
> pasukan imperialis Amerika berimplikasi luar biasa.
> Rakyat Irak dan Arab sangat marah, merasa
> direndahkan dan dinjak-injak. Muslim sedunia pun tak
> kalah geramnya. Dunia internasional pun semuanya
> mengutuk perbuatan ini. Dampaknya cukup dahsyat,
> rakyat Irak semakin bersemangat melawan imperialis
> Amerika. Pemerintah Amerika dan sekutunya merasa
> terpojok, karena bahkan rakyat di negerinya sendiri
> tambah menentang keberadaan pasukannya di Irak. Para
> tentara yang terlibat akan digulung, bahkan berimbas
> hingga ke pucuk pimpinan tertinggi negara adidaya
> itu. Beberapa senator meminta beberapa petinggi
> militer bahkan termasuk pimpinannya, Rumsfeld untuk
> digulingkan dari jabatannya. Bush pun digoyang,
> semakin bertambah waktu, semakin banyak yang tidak
> setuju dengannya.
> 
> Pemerintah Amerika membutuhkan simpati, terutama
> dari rakyatnya, juga dari masyarakat Internasional.
> Juga sesuatu yang bisa mengalihkan perhatian dari
> skandal tersebarnya foto penyiksaan tahanan.
> 
> .............................
> 
> Mendownload video (tidak akan saya bagi2kan) itu
> dari websitenya langsung (tidak perlu saya sebut),
> melihatnya walaupun nggak sampai selesai (nggak tega
> coy, sadis sekali), ada beberapa kejanggalan yang
> ingin saya share dengan teman-teman di milis ini:
> 
> 1. Video itu dibuka dengan judul dalam tulisan Arab
> yang artinya kira2 (Abu Mus'ab Azzarqawi memenggal
> Amerika).
> Pertanyaan yang muncul, kenapa nama Abu Mus'ab
> Azzarqawi ini yang dimunculkan? Tampaknya dulu yang
> paling getol menyebut nama ini adalah justru
> Pemerintah Amerika sebagai justifikasi Al-Qaeda
> beroperasi dan berkuasa di Irak, sehingga mereka
> boleh melakukan invasi. Nama ini sebenarnya sangat
> misterius, keberadaannya di Irak pun masih
> dipertanyakan. 
> Salah satu informasi tentang nama itu adalah laporan
> dari yang mengaku mujahidin di Irak bahwa dia telah
> meninggal dibomb oleh Amerika beberapa bulan lalu.
> (Lihat http://www.msnbc.msn.com/id/4446084/ ). Kalau
> memang benar bahwa dia menggunakan kaki palsu, maka
> di video pemenggalan itu, tampaknya tidak ada yang
> berkaki palsu, artinya kemungkinan dia tidak ada
> dalam video itu. Dalam tulisan mujahidin yang
> dilansir MSNBC itu, dinyatakan bahwa nama Abu Mus'ab
> ini pernah dicatut oleh Amerika supaya seolah2 Abu
> Mus'ab ini mengaku terlibat terorism.
> Saya beropini, penyebutan nama Abu Mus'ab itu
> sangat-sangat tendensius, yang tujuan utamanya satu,
> yaitu mengingatkan rakyat Amerika  dan Inggris
> khususnya, dan masyarakat dunia umumnya, bahwa Abu
> Mus'ab itu masih hidup, dan masih aktif menjalankan
> Al-Qaeda di Irak. Hal ini akan menyebabkan simpati
> rakyat US dan Inggris kepada tentara penjajah naik.
> 
> 2. Nick Berg adalah seorang sipil. Saat ini dari
> laporan yang ada, dia tidak terindikasi terlibat
> dengan aktivitas militer apapun. Saya rasa adalah
> tindakan tidak tepat dan tidak Islami untuk
> mengeksekusi dia  yang seorang sipil, berbeda dengan
> Daniel Pearl yang terindikasi agen CIA atau Mossad.
> Prosesi penyembelihannya pun jauh dari nilai-nilai
> Islami. Jangankan untuk manusia, untuk hewan pun
> kita diwajibkan untuk menyembelih dengan baik,
> jangan sampai menyakiti hewan tersebut. Bahkan untuk
> tahanan militer yang mungkin kita dibolehkan untuk
> membunuhnya, tentunya kita wajib untuk membunuhnya
> dengan baik. Di Saudi Arabia bisa kita lihat, hingga
> sekarang proses pemenggalan kepala (misal untuk
> pembunuh dsb) dilakukan dengan syar'i, sangat
> bersih, cepat, sehingga tidak menyakitkan yang
> dipenggal. 
> Berbeda juga ldengan ketika Taliban menyandera
> tawanan orang Barat, mereka memperlakukannya dengan
> sangat baik, bahkan satu orang Yvonne Riddle masuk
> Islam karenanya.
> 
> 3. Akibat dari munculnya video itu bisa kita
> analisis sebagai berikut. Yang paling diuntungkan
> dengan munculnya video ini adalah Pemerintah Amerika
> yang tengah kesulitan menahan berondongan serangan
> akibat skandal penganiayaan tahanan. Rakyat US,
> Inggris dan masyarakat Barat, yang kebanyakan
> 'bodoh' hanya nurut ke media, menjadi terkejut, sama
> efeknya seperti efek 9/11. Meskipun kita juga sangat
> muak melihat video itu, tentu mereka juga lebih muak
> lagi. Kalau 9/11 adalah kejadian penghancuran
> kolosal yang bisa disaksikan sebagian tayangannya di
> berbagai media, maka video ini mungkin adalah video
> pertama yang tersebar luas dan berisi adegan
> pemancungan kepala seorang anak manusia. Seolah
> mereka jadi lupa dengan apa yang terjadi di penjara
> Al Gharib.
> 
> 4. Para "Al-Qaedawan" itu semuanya menggunakan
> topeng, jadi tidak bisa diklarifikasi, apa benar
> mereka muslimin atau bukan. Sudah bukan hal yang
> aneh kalau banyak agen CIA dan Mossad yang fasih
> berbahasa Arab, dan fasih melantunkan ayat suci
> Qur'an. Penggunaan bahasa Arab dalam pembacaan
> statement mereka itu bisa jadi hanya stragegi
> marketing bagi orang awam, bahwa benar2 yang di
> balik topeng itu adalah muslim. Kalaupun memang
> mereka muslim, masih dipertanyakan apakah mereka
> digunakan oleh CIA/Mossad atau tidak. Sungguh mudah,
> bahkan bagi musuh kita, untuk melantunkan "Allahu
> Akbar". Ingat, mereka adalah jagonya tipu daya. Saya
> rasa pemerintah Amerika nggak akan segan2
> mengorbankan satu orang warganya demi kepentingannya
> yang busuk itu. Ingat tragedi Lavon Affair dimana
> Israel hendak mengorbankan para diplomat Amerika,
> supaya Amerika menyerang Mesir. Atau tragedi USS
> Liberty, dimana Israel hendak membunuh tentara
> Amerika supaya Amerika terlibat langsung dalam
> perang 1967 (bahkan Amerika sengaja menarik bala
> bantuan yang sedianya akan menolong USS LIberty yang
> malang itu).
> Jadi kasus2 semacam itu sudah tidak aneh lagi
> dilakukan oleh para agen2 jahat itu.
> 
> 5. Sebelum ditangkap oleh "Al-Qaeda", Nick Berg
> sempat dipenjara oleh tentara koalisi penjajah dan
> polisi Irak. Tidak diketahui bagaimana dia berpindah
> tangan, tapi tiba-tiba setelah "dilepaskan", dia
> ditawan oleh "Al-Qaeda". Bisa jadi memang tentara
> koalisi ini yang menyerahkan Nick Berg ke "Al Qaeda"
> untuk sengaja dikorbankan.
> 
> 6. Website dimana video itu bisa didownload sangat
> mencurigakan, karena hampir semua linknya nonaktif.
> Saat ini ketika saya coba lagi, ada pesan "bandwidth
> limit exceeded", sebelumnya keluar "error 404"
> (artinya nggak ada isinya). Apalagi bagian
> e-warfare, saya kok merasa janggal. Setahu saya
> Al-Qaeda tidak punya track record dalam e-warfare
> ini. Ada dugaan saya bahwa situs ini adalah rekasaya
> belaka. Selain itu, website ini masih nyala
> berhari2, mestinya kalau memang milik Al-Qaeda,
> Amerika dengan segala caranya akan berupaya untuk
> menutupnya. Tapi ini tidak terjadi. Dibiarkan saja,
> supaya orang bisa beramai2 mendownload video
> tersebut.
> 
> Kesimpulan saya, melihat video ini hanya membuat
> tidur saya tidak nyenyak. Tidak ada yang perlu
> dibanggakan dari video ini, justru sebaliknya, kita
> harus selalu waspada dengan segala propaganda musuh
> kita yang tidak punya etika, yang menghalalkan
> segala cara untuk mencapai kepentingan mereka. Saya
> pribadi mengecam dengan keras apa yang terjadi dalam
> video ini.
> 
> Wallahu a'lam,
> 
> 
> -----Original Message-----
> From: Noverto Aji Prasetyo
> [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Friday, May 14, 2004 3:08 PM
> Subject: [sma1bks] Photo Tawanan Iraq
> 
> 
> Foto yang m'buat heboh warga Irak dan akhirnya
> memicu 
> tragedi 'pemenggalan' kepala tawanan AS
>  
>  
> 
> 
> --------------------------------------------------
> 
=== message truncated ===



        
                
__________________________________
Do you Yahoo!?
SBC Yahoo! - Internet access at a great low price.
http://promo.yahoo.com/sbc/



--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links



 



--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke