Mereformulasikan kegiatan pembinaan mahasiswa/I baru
(belajar dari model Ospek Fakultas Kedokteran Unpad)


Pendahuluan
Kegiatan pembinaan bagi mahasiswa baru merupakan suatu
kebutuhan yang mesti dilakukan. Hal ini mengingat
adanya sebuah proses peralihan dari masa SMU ke
perguruan tinggi yang rentan dan potensial menimbulkan
konflik pada diri seorang mahasiswa/I baru terhadap
lingkungan baru yang relatif  belum dikenalnya.
Dalam hal ini, seorang mahasiswa/I baru, atau yang
sering disebut junior, amat membutuhkan bimbingan
(guidance) terutama dari kakak kelas senior mereka
yang lebih dahulu mengenal dunia kampus yang kini
mereka masukki.
Masalah kerap timbul karena adanya distorsi pemahaman
tentang hakikat pembinaan itu sendiri. Para senior
seringkali memaknai prosesi pembinaan awal bagi para
juniornya -yang sering kita sebut Ospek, sebagai
sebuah ajang perploncoan. 
Disini para senior merasa memiliki privilis (hak
istimewa-pen) untuk melakukan serangkaian kegiatan
yang sangat tidak mendidik dan jauh dari semangat 
intelektualitas dan persaudaraan.
Kegiatan  Ospek seolah menjadi ajang perploncoan yang
mendapatkan legalitas dari pihak rektorat maupun
dekanat, dengan asumsi para petinggi di universitas
dan fakultas telah mengetahi dan menyetujuinya. Korban
pun banyak berjatuhan karena aksi-aksi kekerasan,
tekanan mental bahkan penyiksaan �yang telah menjadi
bahasa umum �yang  digunakan oleh senior kepada
juniornya pada kegiatan pembinaan awal tersebut.
Di beberapa kampus, hal semacam ini telah mendorong
pihak universitas maupun fakultas memperketat
pelaksanaan kegiatan Ospek. Diharapkan kebijakan
semacam ini  akan mampu menekan dampak negatif yang
mungkin muncul. Tetapi apakah selamanya kegiatan Ospek
hanya menjadi ajang perploncoan para senior kepada
juniornya?  Apakah tidak ada model Ospek yang
mengedepankan aspek intelektualitas, rasa persaudaraan
dan lebih bersifat memberi pemahaman yang integral
bagi seorang mahasiswa/I baru?
Mengambil Ospek Fakultas Kedokteran Unpad sebagai
model
Fakultas kedokteran Unpad dan juga hampir seluruh
fakultas kedokteran yang ada di Indonesia,  terkenal
dengan iklim feodal nya sejak dulu. Senior menjadi
figur yang seolah-olah tak pernah salah. Junior 
sebaliknya. Hal semacam ini amat nyata terlihat dari
Ospek yang dilakukan di Fakultas kedokteran (singkat
FK-pen) dari tahun ke tahun. 
Banyak cerita yang tidak menyenangkan lahir dari
kegiatan Ospek yang dilaksanakan oleh FK. Namun hal
ini kian  berkurang intensitasnya, bahkan mulai era
angkatan mahasiswa tahun 1998 corak ospek yang baru
mulai diperkenalkan di Fakultas Kedokteran Unpad, 
karena cara-cara lama -yang cenderung feodalis-
dinilai tidak lagi adaptif terhadap tuntutan zaman.
Iklim akademik, religiusitas dan persaudaraan
FK juga dikenal sebagai salah satu jurusan yang
memiliki beban studi yang amat berat. Setiap
mahasiswa/I program sarjana dibebani sekitar 160 SKS.
Beban studi yang berat  potensial memunculkan sejumlah
masalah dan konflik bagi seorang mahasiswa/I baru jika
tidak dipersiapkan dengan baik, terlebih lagi mereka
harus beradaptasi dengan cara belajar dan lingkungan
yang baru. 
Setiap tahun, biasanya pelaksanaan ospek di FK Unpad
dibagi menjadi dua, yaitu acara Ospek dari fihak
denat, yang banyak menyoroti masalah-masalah akademik,
biasanya dilaksanakan mulai pukul 07.30 hingga pukul
11.30 WIB. 
Acara ini banyak mengulas tentang pengertian SKS
(sistem kredit semester), gaya belajar yang efektif di
FK Unpad hingga jalur konseling akademik jika suatu
saat mahasiswa/I baru menemui sejumlah kendala dalam
studinya. Iklim akademik FK Unpad secara dini mulai
diperkenalkan pada para mahasiswa/I  baru. 
Para mahasiswa/I baru juga diajak untuk mengenal
dirinya sendiri secara lebih baik,  juga cara-cara
efektif dalam mengelola stres,  melalui acara diskusi
interaktif yang dipandu oleh seorang psikiater.
Diharapkan proses adaptasi bagi mahasiswa/I baru bisa
berjalan baik
Sedangkan mulai pukul 11.30 hingga 22.00 WIB acara
dilanjutkan dengan kegiatan mahasiswa di bawah
pengawasan BEM dan dekanat. Para mahasiswa/I baru
menginap di kampus FK Unpad selama 5 hari. Acara-acara
yang biasanya diadakan antara lain, yaitu:
a.      Pengenalan berbagai institusi kemahasiswan
Acara pengenalan institusi kemahasiswaaan ini biasanya
dalam format diskusi interaktif  yang dipandu oleh
para pengurus BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) FK
Unpad, BPM (Badan Perwakilan Mahasiswa), dan beberapa
UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa). Para senior
memperkenalkan aktivitas dan peran dari tiap institusi
kemahasiswaan yang mereka kelola.

b.      Talk show  tentang masalah -masalah yang terkait
dengan  dunia kedokteran
Acara ini biasanya diadakan pada malam hari, dengan
setting tempat dan suasana yang dibuat senyaman dan
seakrab mungkin bagi peserta dan juga penyaji materi. 
Para penyaji materi biasanya adalah dokter-dokter
senior yang mengambil jalur berbeda-beda; dari
kalangan birokrat kampus, akademisi (peneliti-red)
juga para klinisi (dokter praktek atau praktisi -pen).
Para mahasiwa baru diajak untuk mengenal berbagai
jalur profesi yang dapat mereka pilih setelah mereka
menyelesaikan studi S1 nya di FK Unpad.
c.      Pengenalan lingkungan luar kampus
Mahasiswa- sebagai kelompok elit terdidik- diharapkan
tidak berpandangan sempit, namun sebaliknya, memiliki
kepekaan yang tinggi terhadap lingkungan diluar
lingkup akademiknya. 
Hal ini ditanamkan  sejak dini kepada para mahasiswa/I
baru melalui  pemutaran film dokumenter kemahasiswaan
Unpad. Misalnya untuk tahun 2003, diputar film
berbagai aksi demonstrasi yang dilakukan oleh BEM KEMA
(Badan Eksekutif Keluarga Mahasiswa) Unpad �yang
mengkritisi berbagai  kebijakan keliru yang diambil
oleh pemerintahan Megawati- yang didalamnya para
aktivis BEM/BPM FK Unpad aktif terlibat. 
Acara ini dipandu oleh Presiden BEM KEMA Unpad.
Melalui acara pemutaran film dan diskusi ini,
diharapkan mampu menggugah kepedulian para mahasiswa/I
baru terhadap berbagai persoalan yang terjadi
disekitarnya.

d. Qiyamul lail (shalat tahajud) berjama�ah
FK unpad adalah kampus religius. FK Unpad menjadi
salah satu pusat kegiatan keislaman di Unpad.
Penanaman nilai-nilai keagamaan menjadi sesuatu yang
amat penting dan mendasar, mengingat saat ini
mahasiswa/I sedang banyak mendapat sorotan mengenai
perilaku asusila yang banyak dilakukan oleh oknum
mahasiswa/I, seperti seks bebas yang dilakukan di
sekitar lingkungan kampus.
Setiap pukul 03.00 WIB, biasanya para mahasiswa/I baru
telah dibangunkan. Mereka mengambil air wudhu, dan
segera bersiap untuk sholat tahajud dan witir secara
berjamaah. Pada sepertiga malam yang akhir ini, mereka
diajak untuk bermunajat dan mensyukuri berbagai nikmat
yang telah diterima selama ini. Ukhuwwah
(perasaudaraan) islamiyah antar para mahasiswa/I
bermula dari sini.
e.Malam kadaver
Malam   kadaver biasanya menjadi acara puncak di malam
terakhir. Para mahasiswa baru diajak untuk mengenal
dan merenungi kematian, dengan cara diajak masuk ke
ruang kadaver (mayat yang telah diberi formalin-pen). 
Setelah memasuki ruang kadaver, mereka dumpulkan ke
suatu ruang  untuk bermuhasabah (merenungi perjalanan
hidup yang dijalani, dan diajak  untuk banyak
mengingat kematian-pen). Biasanya acara muhasabah ini
dipandu oleh beberapa orang senior dari DKM (Dewan
keluarga Masjid) Asy-Syifaa� FK Unpad. 



f.Games
Acara ini menjadi acara penutup terakhir acara Ospek
di FK Unpad. Acara yang bersifat  fun ini telah
dipersiapkan dengan baik oleh para senior. Ini adalah
ajang pembauran antara senior dari tiap angkatan
dengan para mahasiswa/I baru. 
Format acaranya bervariasi, mulai dari
permainan-permainan tradisional seperti; gobak sodor,
rebut benteng, lomba balap bakyak,  hingga acara
�perang-perangan� yang mengadopsi acara takeshi
castle. Semua peserta dan panitia larut dalam
kegembiraan dan rasa persaudaraan.
Penutup
Tulisan ini sama sekali tidak berpretensi untuk
menunjukkan bahwa ospek di FK Unpad adalah format
ospek yang terbaik. Sebaliknya, penulis hanya
bermaksud untuk memberikan sebuah bahan studi
komparatif pelaksanaan ospek yang terjadi di fakultas
yang pernah penulis masukki. 
Sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan ospek, atau
apapun namanya, sebagai sebuah ajang pembinaan awal
bagi mahasiswa/I baru tidak selalu bermuatan negatif
dan bercorak feodalistik. Semoga bermanfaat.

Genis Ginanjar Wahyu, S.Ked

Mantan Ketua Humanika (Ospek) 2000-2001
Mantan Ketua Senat Mahasiswa FK Unpad 2001-2002
Mahasiswa program profesi kedokteran Unpad -sekarang 

alamat:
Taman Wisma Asri blok M70/56
bekasi utara 17121


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/4tWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke