[EMAIL PROTECTED] at friendster :))
Regards,
M Irvan Maulana
021-7455858 #09649
Information Technology - IFED
PermataBank
----- Forwarded by M. Irvan Maulana/JKT/BankPermata/ID on 09/09/2004 08:01
AM -----
Wahyu Hayupranowo
To: IFED Staff, Rusdi
Erfianto/BDG/BankPermata/[EMAIL PROTECTED], Linda
09/09/2004 07:53 Maryani/JKT/BankPermata/[EMAIL
PROTECTED]
AM cc:
Subject: [smun_54] 10 KEBOHONGAN MLM
----- Forwarded by Wahyu Hayupranowo/JKT/BankPermata/ID on 09/09/2004 07:43
-----
"Dhani Prasetyo"
<[EMAIL PROTECTED] To:
<"Undisclosed-Recipient:;"@cbn.net.id>
.net.id> cc:
Subject: [smun_54] 10 KEBOHONGAN MLM
09/08/2004 13:58
Please respond to
smun_54
Bukan menghasut lho, tapi hanya informasi buat ditelaah lebih lanjut.
>10 KEBOHONGAN MLM
>Robert L. FitzPatrick
>
>Multi Level Marketing (MLM) bertumbuh dan perusahaan-perusahaan
anggotanya
>berlipat-ganda. Permintaan untuk bergabung terjadi dimana-mana. Kesan
yang
>ditimbulkan adalah bahwa ini adalah "gelombang masadepan", model bisnis
>yang tepat waktunya, bertumbuh dalam usaha yang sah yang diterima umum,
>dan diklaim bahwa bisnis ini akan menggantikan sebagian besar bentuk
>pemasaran dan penjualan. Banyak orang dituntun untuk percaya bahwa sukses
>dapat dicapai dengan mempercayai sistem ini dengan setia dan mengikuti
>cara-caranya dan sementara itu semua orang akan menjadi distributor.
>
>Analisis saya akan bisnis MLM didasarkan pada 14 tahun pengalaman sebagai
>konsultan perusahaan khususnya dalam bidang distribusi dan lebih dari 10
>tahun penelitian dan pengalaman menulis tentang model MLM. Ini termasuk
>ikut serta sebagai saksi ahli dalam pengadilan, korespondensi dengan
lebih
>dari 1.500 orang, menulis buku, diwawancarai oleh radio, TV, surat kabar
>dan majalah, dan studi secara hati-hati terhadap berbagai praktek MLM.
>
>Penelitian ini menunjukkan bahwa model bisnis MLM yang dipraktekkan
banyak
>perusahaan, adalah tipu-daya pemasaran. Dalam kasus-kasus itu, bisnis ini
>terutama berbentuk skema untuk secara terus-menerus memasukkan
distributor
>dan sedikit sekali produk yang dijual kepada konsumen yang tidak menjadi
>distributor.
>
>Secara umum, industri MLM mengklaim potensi penghasilan distributor yang
>menjanjikan, diskripsinya mengenai model bisnis 'jaringan' dan ramalannya
>mengenai tujuan untuk mengendalikan distribusi produk sama sahnya seperti
>keabsahan penampakan piring terbang (UFO) dalam dunia sains.
>
>Secara finansial, kemungkinan seseorang memperoleh sukses keuangan dalam
>kondisi demikian tidak kalah dengan kemungkinan seseorang menang di meja
>judi Las Vegas.
>
>Legalitas sistem MLM dilandaskan pada keputusan tahun 1979 terhadap satu
>perusahaan MLM. Pengaturan legalitas yang diputuskan pun umumnya
diabaikan
>dalam industri ini. Langkanya undang-undang atau pengaturan para pajabat
>negara yang berwewenang juga memungkinkan industri ini berkembang terus
>dibalik hukuman yang dilakukan Penuntut Umum atau FTC.
>
>MLM tidak dirumuskan atau diatur seperti halnya waralaba (franchise). MLM
>dapat dibentuk tanpa persetujuan pemerintah. Tidak ada undang-undang yang
>berkaitan dengan skema piramid. Banyak keputusan anti-piramid dari
>negara-negara bagian kabur dan lemah. Peraturan pemerintah biasanya
>menuntut, terutama untuk membuktikan bahwa perusahaan itu berskema
>piramid. Proses demikian bisa memakan waktu bertahun-tahun, dan pada
waktu
>itu, dampak haram yang dialami langganan sudah terjadi. Sebenarnya,
>sekalipun piramid MLM ditutup, para promotornya segera membentuk
>perusahaan baru dengan nama baru dan kembali mengecoh masyarakat.
>
>Kartu skor ekonomi MLM' dicirikan dengan tingkat kegagalan yang masif dan
>kerugian finansial jutaan langganan. Struktur, dimana posisi dalam rantai
>penjualan yang tidak berujung secara matematis, tidak stabil dan sistem
>yang tidak membatasi jumlah distributor pada pasar secara jelas tidak
>stabil. Bisnis inti MLM - penjualan langsung secara pribadi -
bertentangan
>dengan kecenderungan teknologi komunikasi, distribusi yang efketif dalam
>biaya, dan perilaku beli konsumen dalam memilih. Aktivitas penjualan
>eceran, dalam kenyataannya, hanya dalih bisnis inti - menggait investor
>dalam organisasi piramid yang menjanjikan pertumbuhan penghasilan yang
>eksponensial.
>
>Seperti dalam semua skema piramid, penghasilan distributor dilapisan atas
>dan keuntungan perusahaan datang dari pemasukan dari investor-investor
>baru di dasar yang terus menerus. Dipandang dari keuntungan perusahaan
dan
>kemakmuran kelompok elit di puncak industri MLM, model ini dapat mengecoh
>mereka yang kurang mengerti, sama halnya dengan yang dilakukan oleh semua
>skema piramid sebelum mereka rontok atau dibuka kelemahannya oleh yang
>berwewenang.
>
>Pemasaran ini menipu karena memanipulasi kepercayaan umum, kebutuhan
>sosial dan pribadi, dan beberapa kecenderungan ekonomi yang terlihat
dalam
>pertumbuhan MLM, daripada kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan
pelanggan.
>Pemasaran yang menipu ini tertolong oleh langkanya secara umum evaluasi
>profesional atau penyelidikan oleh media bisnis yang punya reputasi.
>Konsekwensinya, sebuah dilusi populer didukung kesan bahwa MLM adalah
>pilihan investasi bisnis dan karier yang hidup terus yang menjanjikan
>untuk setiap orang dengan kemungkinan sukses, dapat disamakan atau lebih
>baik dari perdagangan, profesi, lapangan kerja atau bisnis lainnya.
>
>Mereka yang memilih MLM 'sebenarnya bukan masyarakat konsumen tetapi
>investor yang mengharapkan keuntungan. Pasar investor demikian bertumbuh
>pesat pada masa transisi ekonomi, globalisasi dan PHK. Janji-janji
>penghasilan yang cepat dan mudah dengan gambaran kemakmuran dan
>kebahagiaan tak terhingga juga memainkan peran besar dalam pemasaran
>demikian. Kepercayaan pemasaran MLM ditujukan kepada distributor yang
>prospektif daripada promosi produk kepada pembeli. Produk sesungguhnya
>bukanlah pelayanan tilpon jarak jauh, pil-pil vitamin, obat kesehatan
atau
>pelumas kulit, tetapi gambaran yang dijanjikan dalam investasi menjadi
>distributor, yang secara menipu digambarkan dengan bayangan penghasilan
>tinggi, waktu yang diperlukan hanya sedikit, investasi modal kecil dan
>sukses dalam waktu dekat.
>
>Kata Kebohongan (lie), memang memprovokasi dan digunakan disini untuk
>tujuan provokatip. Pada beberapa tingkat, setiap orang yang
berpartisipasi
>dalam MLM dimana sedikit penjualan terjadi secara tidak sadar menipu
>dirinya sendiri. Banyak yang duduk dipuncak organisasi ini berbohong
>kepada semua orang. Penipuan terselubung ada dalam sistem meresapi
>pemasarannya. Berikut adalah 10 kebohongan yang saya temukan yang dapat
>dijumpai dalam nyaris semua MLM yang saya pelajari.
>
>Kebohongan #1:
>
>MLM adalah bisnis yang menawarkan kesempatan yang lebih baik untuk
>menghasilkan uang dalam jumlah besar dibandingkan dengan model bisnis dan
>profesional konvensional lainnya.
>
>Kebenaran:
>
>Bagi kebanyakan investor MLM praktek ini akan merupakan kerugian. Ini
>bukan pendapat, tetapi kenyataan sejarah. Timbanglah beberapa contoh
>penting yang terjadi pada MLM besar berikut:
>
>Dalam MLM yang terbesar, Amway, hanya ? persen dari semua distributor
>menjadi basis langsung sebagai distributor, dan pendapatan rata-rata
semua
>distributor adalah $40 sebulan. Ini adalah pendapatan kotor sebelum
>dikenai pajak dan ongkos-ongkos. Bila biaya dijadikan faktornya, sudah
>jelas bahwa hampir semua mengalami kerugian. Menjadikannya agar
memasarkan
>secara 'langsung' bagaimanapun bukanlah karcis menuju keuntungan, tetapi
>menuju kerugian yang lebih besar lagi. Ketika Jaksa Agung Wisconsin
>mengajukan tuntutan kepada Amway, pajak dari semua distributor di Amerika
>Serikat menunjukkan rata-rata kehilangan $918 bersih untuk pemerintah.
>
>Penjualan yang luar biasa dan kegagalan pemasaran menjadi faktor utama
>dari kegagalan ini, namun walaupun bisnis ini lebih layak, perhitungan
>matematik saja sudah akan membatasi kesempatan demikian. Tipe struktur
>bisnis MLM hanya dapat menunjang sekelompok kecil pemenang. Bila satu
>orang membutuhkan 1.000 orang down-line untuk mendapatkan penghasilan
yang
>berkelanjutan, dan 1.000 orang itu membutuhkan satu juta orang untuk
>mengulangi sukses yang sama, berapa banyak orang sebenarnya yang dapat
>bergabung sebagai anggota? Kebanyakan dari yang disebut pertumbuhan pada
>dasarnya adalah pengulangan dari terkecohnya pendaftar-pendaftar baru.
>Uang untuk pemenang yang sedikit diperoleh dari banyak
pendaftar-pendaftar
>baru yang masuk secara terus menerus.
>
>Kebanyakan mereka yang rugi dalam MLM akan keluar pada tahun pertama.
Pada
>pengadilan Melaleuca di tahun 1999, salah satu dari MLM besar di Amerika
>Serikat, perusahaan itu mengaku mencapai tingkat pengumpulan tertinggi
>diantara para distributor industri MLM. Tingkat drop-out Melaleuca adalah
>5.5% per bulan. Ini berarti sekitar 60% per tahun bila drop out diganti
>setiap bulan.
>
>Dalam laporan tahunan kepada SEC, Pre-Paid Legal, MLM besar lainnya,
>terungkap bahwa lebih dari setengah pelanggan dan distributor berhenti
>setiap tahun dan digantikan oleh kelompok lain yang masih memiliki
>pengharapan akan bisnis ini.
>
>Pola yang mencapai 50-70% dari semua distributor dalam setahun juga
>berlaku untuk NuSkin, industri kedua terbesar dalam MLM. NuSkin juga
>menunjukkan contoh dimana hanya kecil sekali persentasi distributor yang
>memperoleh keuntungan mayoritas komisi perusahaan. Di tahun 1998, NuSkin
>membayarkan 2/3 dari seluruh komisinya kepada hanya 200 upliners dari
>63,000 distributor yang "aktif." Uang yang mereka terima diperoleh
>langsung dari investasi yang tidak menguntungkan dari 99,7% lainnya.
>
>Di tahun 1995, Excel Communications, MLM "yang cepat berkembang" lainnya,
>melaporkan kepada pejabat adanya 86% tingkat pergantian distributor dan
>48% tingkat drop-out pelanggan.
>
>Untuk mengaburkan angka-angka keanggotaan yang suram, beberapa MLM
membagi
>para distributor dalam dua kelas, "aktif" dan "pasif." Kelompok Aktif
>mencakup hanya para anggota baru dan mereka yang masih membeli
>produk-produk atau menerima komisi. Statistik pembayaran dan penerimaan
>komisi hanya terbatas pada mereka yang termasuk "golongan Aktif."
>
>Bila SEMUA distributor yang terlibat dimasukkan, kerugian dan penghasilan
>rata-rata akan makin terungkap lebih buruk lagi. Dan, bila semua
>distributor yang terdaftar dan keluar dalam beberapa tahun dimasukkan,
>mujizat sukses bagi distributor/investor baru akan terlihat rendah
rekali.
>Namun, perusahaan-perusahaan demikian akan tetap mempromosikan bisnis
>mereka sebagai "kesempatan seumur hidup" dengan "pontensi yang tidak
terbatas."
>
>Kebohongan #2:
>
>Pemasaran Jaringan adalah cara yang paling populer dan efektif untuk
>memasarkan produk ke pasar. Pelanggan menyukai membeli produk dengan
dasar
>satu-kepada-satu dalam model MLM.
>
>Kebenaran:
>
>Bila kita melepaskan MLM dari aktivitas resmi penjualan ke-distributoran
>yang terus menerus, yaitu cara penjualan eceran atas dasar
>satu-kepada-satu produk kepada pelanggan, kita akan menjumpai sistem
>penjualan yang tidak produktif dan tidak praktis diatas mana seluruh
>struktur bertumpu. Penjualan secara pribadi adalah hal masalalu, bukan
>gelombang masa depan. Menjual secara eceran secara langsung kepada
>teman-teman atas dasar satu-kepada-satu menuntut orang-orang untuk secara
>drastis mengubah kebiasaan belanja mereka. Mereka harus membatasi pilihan
>mereka, sering harus membayar lebih untuk barang-barang, membeli dengan
>enggan, dan secara janggal melakukan transaksi dengan teman dekat dan
>keluarga. Pengeceran dari pintu-ke-pintu yang tidak layak itulah
>sebenarnya MLM, dalam kenyataan, MLM adalah sebuah bisnis yang hanya
>menjual kesempatan untuk merekrut distributor baru.
>
>Kebohongan #3:
>
>Pada akhirnya semua barang akan dijual dengan MLM, sebuah bentuk
pemasaran
>yang baru. Toko-toko eceran, mal-mal, katalog dan sebagian besar iklan
>oleh MLM akan segera dianggap tidak lagi diperlukan.
>
>Kebenaran:
>
>MLM bukan hal baru. Itu sudah muncul sejak akhir dasawarsa 1960-an.
>Kenyataannya, saat ini hanya mencapai kurang dari satu persen penjualan
>eceran di Amerika Serikat. Menurut Departemen Perdagangan Amerika
Serikat,
>di tahun 2000, jumlah penjualan eceran adalah $3.232 triliun dan jumlah
>penjualan melalui MLM hanya sekitar $10 milyar. Jumlah ini hanya sekitar
>sepertiga persen dan sebagian besar penjualan dibeli calon-calon
>distributor yang masih penuh harapan yang sebenarnya membayar uang
>pendaftaran memasuki suatu bisnis yang segera akan mereka tinggalkan.
>Bukan saja penjualan melalui MLM tidak terlalu berarti di pasar, tetapi
>kegagalan MLM sebagai model penjualan juga berdampak pada faktor lain
>yaitu mempertahankan pelanggan. Sebagian besar langganan MLM akan
berhenti
>membeli barang-barang secepat mereka berhenti mencari "kesempatan
bisnis."
>Tidak ada loyalitas pada merk produk.
>
>Fakta-fakta dasar ini menunjukkan, sebagai model pemasaran, MLM tidaklah
>menggantikan bentuk-bentuk pemasaran yang sudah ada. Itu sama sekali
tidak
>menyaingi pendekatan pemasaran yang lain. sebaliknya, MLM mewakili sebuah
>skema investasi yang menggunakan bahasa pemasaran dan penjualan barang.
>Produk sebenarnya adalah ke distributoran yang dijual dengan janji-janji
>penghasilan yang memberi kesan keliru dan dibesar-besarkan. Orang-orang
>membeli produk agar memperoleh posisi yang aman dalam piramid penjualan.
>Kemungkinannya selalu dikemukakan bahwa seseorang akan kaya bila tidak
>dari usaha sendiri akan datang dari orang tak dikenal yang akan bergabung
>sebagai 'downline,' yang disebut mereka sebagai 'ikan besar'.
>
>Pertumbuhan MLM bukanlah manifestasi dari nilainya kepada ekonomi,
>pelanggan atau distributor, tetapi dari ketakutan ekonomi dan rasa tidak
>aman masakini yang tinggi dan pengharapan yang meningkat akan kemakmuran
>yang cepat dan mudah. Ini bertumbuh dengan cara yang sama seperti
>penjualan sehari-hari di bursa saham, perjudian resmi dan undian.
>
>Kebohongan #4:
>
>MLM adalah sebuah cara hidup yang baru yang menjanjikan kebahagiaan dan
>pemenuhan harapan. Ini adalah cara untuk mencapai semua hal baik dalam
>hidup ini.
>
>Kebenaran:
>
>Motivasi yang paling ditonjolkan dalam industri MLM yang dapat dilihat
>dalam brosur-brosur industri ini dan persentasi pertemuan-pertemuan
>promosi, adalah sebuah bentuk materialisme yang mencolok.
>Perusahaan-perusahaan 'Fortune 100 companies' akan merah mukanya bila
>dibandingkan dengan janji-janji kemakmuran dan kemewahan yang ditawarkan
>penjual MLM. Janji-janji ini ditawarkan sebagai tiket pribadi menuju
>pemenuhan harapan hidup mandiri. Promosi MLM yang berlebihan menuju
>kemakmuran dan kemewahan bertentangan dengan keinginan sebagian besar
>orang akan pekerjaan yang berarti dan memenuhi bakat dan minat mereka.
>Pendeknya, budaya bisnis ini menyimpangkan banyak orang dari nilai-nilai
>dan keinginan pribadi untuk mengungkapkan bakat dan minat mereka yang
unik.
>
>Kebohongan #5:
>
>MLM adalah sebuah gerakan spiritual.
>
>Kebenaran:
>
>Penggunaan konsep spiritual seperti kesadaran akan kemakmuran dan
>visualisasi kreatip untuk mempromosikan pendaftaran MLM, penggunaan
>kata-kata seperti 'persaudaraan' untuk menjelaskan sebuah organisasi
>penjualan, dan klaim bahwa MLM adalah pemenuhan nubuatan Alkitab tentang
>prinsip-prinsip Kristiani, adalah penyimpangan dari praktek Kristen yang
>benar. Mereka yang memusatkan pengharapan dan impian mereka sebagai
>jawaban atas doa-doa mereka kehilangan pengertian sebenarnya akan arti
>spiritualitas sebenarnya yang diajarkan oleh agama-agama dan
>kepercayaan-kepercayaan besar umat manusia. Penyalah gunaan
>prinsip-prinsip spiritual seharusnya menjadi tanda bahwa kesempatan
>investasi itu menyesatkan. Bila sebuah produk dibungkus dalam bendera
atau
>agama, pembeli harus waspada! 'kekeluargaan' dan 'dukungan' yang
>ditawarkan oleh organisasi-organisasi MLM kepada calon-calon anggota baru
>bergantung sepenuhnya dari penjualan mereka. Bila penjualan dan pemasukan
>pendaftar baru menurun, begitu juga 'kekeluargaan' itu.
>
>Kebohongan #6:
>
>Sukses dalam MLM adalah mudah. Teman-teman dan keluarga adalah calon yang
>alami. Mereka yang mencintai dan mendukung akan menjadi pelanggan seumur
hidup.
>
>Kebenaran:
>
>Komersialisasi hubungan kekeluargaan dan teman atau penggunaan kehangatan
>hubungan yang dibutuhkan dalam program pemasaran MLM merupakan elemen
yang
>merusak dalam masyarakat dan tidak sehat bagi perorangan yang terlibat.
>Komersialisasi hubungan kekeluargaan dan loyalitas persahabatan untuk
>membangun bisnis dapat menghancurkan fundasi sosial seseorang. Hal itu
>menekankan hubungan yang tidak akan pernah mengembalikan kepada dasar
asli
>dari cinta, loyalitas dan dukungan. Diatas aspek sosial yang merusak,
>pengalaman menunjukkan bahwa sedikit manusia menikmati atau menghargai
>bujukan keluarga dan teman untuk membeli produk yang ditawarkan.
>
>Kebohongan #7:
>
>Anda dapat mengerjakan bisnis MLM pada waktu senggang. Sebagai bisnis,
MLM
>menawarkan kebebasan yang paling besar dan kebebasan waktu perorangan.
>Beberapa jam seminggu dapat menghasilkan tambahan penghasilan yang cukup
>berarti dan dapat bertumbuh menjadi penghasilan yang besar, dan
menjadikan
>pekerjaan lainnya tidak diperlukan lagi.
>
>Kebenaran:
>
>Puluhan tahun pengalaman melibatkan jutaan orang membuktikan menghasilkan
>uang di MLM membutuhkan komitmen waktu yang tidak sedikit termasuk tipu
>daya, keuletan dan penipuan perorangan. Melebihi diperlukan sedikit kerja
>keras dan sikap khusus, model bisnis pada dirinya sendiri mengkonsumsi
>lebih banyak wilayah kehidupan dan waktu seseorang. Dalam MLM, semua
orang
>adalah bakal calon. Setiap waktu bangun adalah waktu yang potensial untuk
>pemasaran. Tidak ada batasan tempat, orang-orang, atau waktu untuk
>penjualan. Sebagai konsekwensi, tidak ada tempat dan waktu luang atau
>sekali seseorang bergabung dalam sistem MLM.
>
>Dibalik kedok untuk menghasilkan uang secara mandiri, sistem ini
>mengontrol dan mendominasi segenap aspek khidupan orang-orang dan
>membutuhkan keloyalan ketat pada program. Ini terlihat dari kenyataan
>mengapa begitu banyak orang yang sudah terlibat terlalu dalam akan
>berakhir dengan kebutuhan dan ketergantungan akan MLM secara
>mati-matian. Mereka mengasingkan atau membubarkan hubungan-hubungan lain
>yang berkesinambungan.
>
>Kebohongan #8:
>
>MLM adalah bisnis baru yang positif dan dapat diandalkan, yang meneguhkan
>jiwa dan kebebasan pribadi manusia.
>
>Kebenaran:
>
>Brosur-brosur pemasaran MLM menunjukkan kebanyakan pesannya adalah untuk
>melepaskan rasa takut manusia dan berdasarkan menipuan akan potensi
>penghasilan. Bujukan sering mencakup ramalam tentang hancurnya
>bentuk-bentuk distribusi lainnya, disintegrasi tentang ketidak pekaan
>perusahaan Amerika, dan langkanya kesempatan pada profesi atau lain.
>Profesi, perdagangan dan bisnis konvensional secara rutin direndahkan dan
>disalahkan karena tidak menjanjikan 'penghasilan yang tidak terbatas.'
>Pekerjaan digambarkan sebagai perbudakan bagi mereka 'yang kalah.' MLM
>digambarkan sebagai harapan terbesar untuk banyak orang. Pendekatan ini,
>sebagai tambahan penipuan, sering mendatangkan efek yang menakutkan
>orang-orang yang sebenarnya ingin menggapai visi sukses dan kebahagian
>mereka yang unik. Kesempatan bisnis yang sehat tidak perlu mendasarkan
>semangatnya pada ramalan-ramalan dan peringatan-peringatan yang negatip.
>
>Kebohongan #9:
>
>MLM adalah pilihan terbaik untuk memiliki perusahaan sendiri dan
>memperoleh kebebasan ekonomis yang sebenarnya.
>
>Kebenaran:
>
>MLM bukan pekerjaan-mandiri yang sebenarnya. 'Memiliki' sebuah
>kedistributoran MLM adalah ilusi. Beberapa perusahaan MLM melarang
>distributornya untuk juga mengembangkan down-line baru. Sebagian besar
>kontrak MLM memudahkan pemutusan kedistributoran dan cepat bagi
>perusahaan. Bila terjadi pemutusan, down-lines dapat diambil dengan
segala
>cara. Keanggotaan membutuhkan kepatuhan yang ketat akan model
'duplikasi,'
>bukan kebebasan pribadi dan individualitas. Distributor MLM bukan
>pengusaha tetapi peserta dalam sistem hirarki yang kompleks dibawah mana
>mereka hanya memiliki sedikit kontrol.
>
>Kebohongan #10:
>
>MLM bukan skema piramid karena menjual produk.
>
>Kebenaran:
>
>Penjualan produk tidak lain hanyalah usaha pengamanan diri terhadap
>peraturan-peraturan anti-piramid atau praktek-praktek dagang yang tidak
>jujur yang dikeluarkan oleh undang-undang negara. MLM yang menjual
>barang-barang yang bermanfaat, produk yang berkwalitas telah berhasil
>diadili oleh para pejabat negara dibawah undang-undang anti-piramid. MLM
>adalah bentuk bisnis yang sah hanya dibawah persyaratan yang ketat
>yangdikeluarkan oleh FTC dan Jaksa Agung. Banyak MLM sekarang melanggar
>ketentuan itu dan tetap beroperasi hanya karena mereka belum diadili.
>
>Peraturan pengadilan yang baru menentukan peraturan 70% untuk menilai sah
>tidaknya sebuah MLM. Sedikitnya 70% dari barang-barang yang dijual oleh
>perusahaan MLM harus dijual kepada bukan distributor. Standar ini akan
>menempatkan sebagian besar perusahaan MLM di luar hukum. MLM terbesar
>mengaku bahwa hanya 18% penjualannya yang dijual untuk umum
non-distributor.
>
>Robert L. Fitzpatrick adalah presiden Pyramid Scheme Alert dan
>mitra-penulis buku, False Profits: Seeking Financial and Spiritual
>Deliverance in Multi-level Marketing and Pyramid Schemes. Ia adalah
>penerbit THE EAGLE, jurnal kwartalan perihal isu-isu distribusi dalam
>industri percetakan dan industri perekaman digital, yang secara sinambung
>diterbitkan sejak 1981. Ia adalah penulis beragam tulisan dan monograf
>tentang pemasaran distributor di industri-industri besar dan menyediakan
>pelayanan konsultasi langsung kepada banyak perusahaan dan distributor
>besar termasuk DuPont, Fuji Film USA, Polaroid, dan banyak lainnya. Ia
>adalah pembicara dalam konperensi-konperensi perdagangan dan perusahaaan
>di Amerika Serikat dan mancanegara. Ia sewaktu-waktu melayani sebagai
>saksi-ahli untuk kasus-kasus yang diminta Jaksa Agung atau para
>distributor dalam menghadapi perusahaan-perusahaan yang dituduh
beroperasi
>menjalankan skema piramid.
>
>Robert L. Fitzpatrick dapat dihubungi di 1522 Lilac Rd., Charlotte, NC
28209,
>
>Tel: (704) 334-2047, email: [EMAIL PROTECTED],
>
>websites: http://www.pyramidschemealert.org dan www.falseprofits.com
[Non-text portions of this message have been removed]
Mohon isi data pribadi anda di data base yang telah kami sediakan, untuk
memudahkan teman anda menemukan anda..
Selamat menggunakan millis ini...
Klik http://groups.yahoo.com/group/smun_54/ langsung ke e-group.
Yahoo! Groups Links
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/4tWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].
Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks,
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/