rekans,
Kalo saya seh nggak terganggu. Buka, nggak suka atau
menganggap sudah terlalu uzur yah...tinggal del. Gitu
aza koq repot!

Secara pribadi saya sangat mengapresiasi sikap Pak
Joko Untoro tentang ini. Baguslah !

namun, begini, saya berharap semua dari kita memahami
metodologi dakwah. Ini risalah suci maka harus
dimanage dengan cara yang suci pula. Tidak asal,
ujung-ujungnya terkesan norak, kampungan dan tidak
elegan! Kalau bahasa al Qur'an itu dakwah harus
dlakukan dengan bil hikmah. Tidak 'aslem' (asal
lempar...) atawa 'asbun' (asal bunyi) atawa 'asgob'
(asal goblek) gitu lho...kasihan risalah-nya. Jadi
jelek karena 'pembawa pesannya' kurang cerdas. Khan,
nggak mungkin ceramah materi 'Jihad' di pasar.
He..he..he.. ntar bisa ditangkep polisi lagi. Atau,
memberikan tema "Ekonomi dan Cengkraman yahudi' di
kalangan dhuafa dan anak jalanan. Sumpah mampus nggak
bakalan diterima!

Ketika melihat objek dakwah maka yang harus ada
dikepala pengemban dakwah adalah pemikiran dan
pengetahuan yang sempurna tentang siapa objek dakwah
itu serta  apa kira-kira yang dibutuhkan. Lha, ini
khan ruang terbuka dengan objek yang plural ada yang
pendidikan tinggi dari Jepun ada juga yang minim kayak
saya. Belum lagi ada yang ugamanya beda. Wrakadah...!

Ini belum apa-apa sudah bicara 'bendera'. Padahal,
mengapa nggak bicara hal lain yang lebih substanstif
dan menggiring orang ke Islam tanpa ada 'paksaan'.
Sorry dan afwan kalo berkesan menggurui. Saya cuma
sharing agar risalah suci dapat ketrima dengan
se-suci-sucinya.

maafkan bila banyak yang keliru.

komar, Mantan Ketua IWP ANgkatan IV Alumni '90,
Abinya Ami dan Aiz, Suaminya Linda Angkatan '93


--- joko untoro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Assalaamu'alaikum ...
> Afwan, buat rekan2 semua yang mungkin terganggu
> dengan adanya diskusi ini.
>  
> Wallahi, terus terang apa yang saya sampaikan
> semata-mata hanya demi mengharapkan perjumpaan
> dengan Allah Rabb semesta 'alam (Al Kahfi : 110).
>  
> Seandainya ada kesalahan dan kekhilafan atas apa-apa
> yang telah saya sampaikan saya mohon dibukakan pintu
> maaf yang sebesar-besarnya.
>  
> Namun, terlepas dari itu semua saya harap kita semua
> dapat terus belajar dan menggali setiap kebenaran
> yang telah diturunkan Allah melalui lisan RasulNya
> dan diteruskan melalui perjuangan para Shahabatnya.
>  
> Sungguh Islam itu datang dalam keadaan asing dan
> akan kembali asing sebagaimana awalnya, maka
> berbahagialah orang-orang yg terasing (karena
> tamassuk bi sunnah=berpegang teguh pada sunnah) (HSR
> MUSLIM).
>  
> BERIKUT SAYA COBA TAMPILKAN ARTIKEL YANG SEDIKIT
> MENGUPAS DEFINISI SALAFI YANG MUNGKIN SAMPAI SAAT
> INI SEBAGIAN DARI KITA BELUM MENGENALNYA ATAU
> MUNGKIN SALAH DALAM MENAFSIRKAN TENTANG MAKNA
> SALAFI.
> MUDAH-MUDAHAN BISA MENJADI PENCERAHAN BUAT KITA
> SEMUA.
>  
> WALLAHU MUSTA'AN
>  
>  
> Salaf Dan Salafiyah Secara Bahasa Istilah Dan
> Periodisasi Zaman
>   
> Oleh
> Syaikh Abu Usamah Salim bin 'Ied Al-Hilaaly
> 
> LIMADZA IKHTARTU AL-MANHAJ AS-SALAFY 
> 
> 
> 
> Saya menginginkan orang yang berjalan di atas manhaj
> salaf dengan ilmu, dan ini syaratnya :
> 
> "Artinya : Katakanlah : Inilah (agama)ku, aku dan
> orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada
> Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan
> aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik" [Yusuf
> : 108]
> 
> Untuk mengetahui bahwa penunjukkan dan pecahan kata
> ini mengalahkan ikatan fanatisme kelompok yang
> merusak dan melampui lorong sempit kerahasiaan
> karena dia itu sangat jelas seperti jelasnya
> matahari di siang hari.
> 
> "Artinya : Siapakah yang lebih baik perkataannya
> daripada orang yang menyeru kepada Allah,
> mengerjakan amal yang salih dan berkata :
> 'Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah
> diri" [Fush shilat : 33]
> 
> Kata salaf secara bahasa bermakna orang yang telah
> terdahulu dalam ilmu, iman, keutamaan dan kebaikan.
> 
> Berkata Ibnul Mandzur (Lisanul Arab 9/159) : Salaf
> juga berarti orang-orang yang mendahului kamu dari
> nenek moyang, orang-orang yang memiliki hubungan
> kekerabatan denganmu dan memiliki umur lebih serta
> keutamaan yang lebih banyak. Oleh karena itu,
> generasi pertama dari Tabi'in dinamakan As-Salafush
> Shalih.
> 
> Saya berkata : Dan dengan makna ini adalah perkataan
> Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada
> putrinya Fathimah Radhiyallahu 'anha.
> 
> "Artinya : Sesungguhnya sebaik-baik pendahulu
> (salaf) bagimu adalah aku" 
> [Hadits Shahih Riwayat Muslim No. 2450]
> 
> Dan diriwayatkan dari beliau Shallallahu 'alihi wa
> sallam bahwa beliau berkata kepada putri beliau
> Zainab Radhiyallahu 'anha ketika dia meninggal.
> 
> "Artinya : Susullah salaf shalih (pendahulu kita
> yang sholeh) kita Utsman bin Madz'un" [Hadits Shahih
> Riwayat Ahmad 1/237-238 dan Ibnu Saad dalam
> Thobaqaat 8/37 dan di shahihkan oleh Ahmad Syakir
> dalam Syarah Musnad No. 3103, akan tetapi dimasukkan
> oleh Al-Albani dalam Silsilah Dhoifh No. 1715]
> 
> Adapun secara istilah, maka dia adalah sifat pasti
> yang khusus untuk para sahabat ketika dimutlakkan
> dan yang selain mereka diikutsertakan karena
> mengikuti mereka.
> 
> Al-Qalsyaany berkata dalam Tahrirul Maqaalah min
> Syarhir Risalah (q 36) : As-Salaf Ash-Shalih adalah
> generasi pertama yang mendalam ilmunya lagi
> mengikuti petunjuk Rasulullah dan menjaga sunnahnya.
> Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memilih mereka untuk
> menegakkan agamaNya dan meridhoi mereka sebagai
> imam-imam umat. Mereka telah benar-benar berjihad di
> jalan Allah Subhanahu wa Ta'ala dan menghabiskan
> umurnya untuk memberikan nasihat dan manfaat kepada
> umat, serta mengorbankan dirinya untuk mencari
> keridhoan-Nya.
> 
> Sungguh Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memuji
> mereka dalam kitabNya dengan firmanNya.
> 
> "Artinya : Muhammad itu adalah utusan Allah dan
> orang-orang yang bersama dia adalah keras terhadap
> orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama
> mereka" [Al-Fath : 29]
> 
> Dan firman Allah.
> "Artinya : (Juga) bagi para fuqara yang berhijrah
> yang diusir dari kampung halaman dan dari harta
> benda mereka (karena) mencari karunia dari Allah dan
> keridhaan(Nya) dan mereka menolong Allah dan
> Rasul-Nya. Mereka itulah orang-orang yang benar"
> [Al-Hasr : 8]
> 
> Di dalam ayat ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala
> menyebut kaum muhajirin dan Anshor kemudian memuji
> itiba' (sikap ikut) kepada mereka dan meridhoi hal
> tersebut demikian juga orang yang menyusul setelah
> mereka dan Allah Subahanahu wa Ta'ala mengancam
> dengan adzab orang yang menyelisihi mereka dan
> mengikuti jalan selain jalan mereka, maka Allah
> Subhanahu wa Ta'ala berfirman.
> 
> "Artinya : Dan barangsiapa yang menentang Rasul
> sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan
> yang bukan jalan orang-orang mu'min. Kami biarkan ia
> leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya
> itu dan Kami masukkan ia kedalam Jahannam, dan
> Jahannam itu seburuk-buruknya tempat kembali"
> [An-Nisa' : 115]
> 
> Maka merupakan suatu kewajiban mengikuti mereka pada
> hal-hal yang telah mereka nukilkan dan mencontoh
> jejak mereka pada hal-hal yang telah mereka amalkan
> serta memohonkan ampunan bagi mereka, Allah
> Subhanahu wa Ta'ala berfirman.
> 
> "Artinya : Dan orang-orang yang datang sesudah
> mereka (Muhajirin dan Anshar) mereka berkata : "Ya
> Rabb kami, beri ampunilah kami dan saudara-saudara
> kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan
> janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati
> kami terhadap orang-orang yang beriman Ya Rabb kami,
> sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha
> Penyayang" [Al-Hasr : 10]
> 
> Istilah ini pun diakui oleh orang-orang terdahulu
> dan mutaakhirin dari ahli kalam.
> 
> Al-Ghazaali berkata dalam kitab Iljaamul Awaam an
> Ilmil Kalaam hal 62 ketika mendefnisikan kata
> As-Salaf : Saya maksudkan adalah madzhab sahabat dan
> tabiin.
> 
> Al-Bajuuri berkata dalam kitab Syarah Jauharuttauhid
> hal. 111 : Yang dimaksud dengan salaf adalah
> orang-orang yang terdahulu yaitu para Nabi, sahabat,
> tabi'in dan tabiit-tabiin.
> 
> Istilah inipun telah dipakai oleh para ulama pada
> generasi-generasi yang utama untuk menunjukkan masa
> shohabat dan manhaj mereka, diantaranya :
> 
> [1]. Berkata Imam Bukhari (6/66 Fathul Bariy) :
> Rasyid bin Sa'ad berkata : Dulu para salaf menyukai
> kuda jantan, karena dia lebih cepat dan lebih kuat.
> 
> Al-Hafidz Ibnu Hajar menafsirkan perkataan Rasyid
> ini dengan mengatakan : Yaitu dari para sahabat dan
> orang setelah mereka.
> 
> Saya berkata : Yang dimaksud adalah shahabat karena
> Rasyid bin Saad adalah seorang Tabi'in maka sudah
> tentu yang dimaksud di sini adalah shahabat.
> 
> [2]. Berkata Imam Bukhari (9/552 Fathul Bariy) : Bab
> As-Salaf tidak pernah menyimpan di rumah atau di
> perjalanan mereka makanan daging dan yang lainnya.
> 
> Saya berkata ; Yang dimaksud adalah shahabat.
> 
> [3]. Imam Bukhari berkata (1/342 Fathul Bariy) : Dan
> Az-Zuhri berkata tentang tulang-tulang bangkai
> seperti gajah dan yang sejenisnya : Saya menjumpai
> orang-orang dari kalangan ulama Salaf bersisir dan
> berminyak dengannya dan mereka tidak mempersoalkan
> hal itu.
> 
=== message truncated ===



                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
The all-new My Yahoo! - Get yours free! 
http://my.yahoo.com 
 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/4tWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke