Assalamu’alaikum, wr.wb,
Temans,
dari milis tetangga, sekedar meneruskan
informasi, siapa tahu diantara Qta ada yang bisa berpartisipasi,.…
Mungkin dengan tindak nyata (amal), ilmu Qta dalam memahami agama Rahmatan Lil ‘Alamin
ini (Islam), lebih punya makna disisiNya.
Wassalam,![]()
Lina Sri Rosmawan
`if best is
possible, then good is not enough`
From: Budi Suwardoyo
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, November 24, 2004
4:14 PM
To: Perisai
Subject: [perisai] BSMI- Bencana
di Alor NTT
----- Forwarded by Cahyono
Adi/SSD/DSG/SDD on 24/11/2004 12:09 -----
|
|
Abdul Bari HS
<[EMAIL PROTECTED]>
|
cc:
Fax to:
|
Assalamu'alaikum Wr. Wb.,
> Sebelumnya, kami jajaran pengurus BSMI
memohon ma'af
> lahir bathin atas ke
> khilafan kami. Semoga Allah SWT mengampuni
kita
> semua.
>
> Kebahagiaan menjelang Idul Fitri 1425H terasa
di
> berbagai kota Indonesia,
> namun tidak untuk penduduk Kabupaten Alor
NTT.
> Sebuah gempa yang hebat hari Jum'at 12
November 2004
> jam 05.00 WITA telah
> menerpa kabupaten Alor NTT.
> Mendengar informasi tersebut, tim Bulan
Sabit Merah
> Indonesia merasa
> tergugah untuk segera membantu korban bencana
> tersebut.
>
> Hari Sabtu 13 November 2004 tim Advance Bulan
Sabit
> Merah Indonesia langsung
> mengirimkan tenaga Medis yaitu :
> dr. Sahudi SpB (Dokter Spesialis Bedah Umum).
> Demi kemanusiaan, dr. Sahudi SpB
harus
> meninggalkan keluarganya untuk
> menjalankan tugas suci membantu korban
bencana di
> kabupaten Alor NTT dan
> Alhamdulillah, menikmati Idul Fitri bersama
keluarga
> yang terkena musibah
> gempa bumi yang berskala 6.6 SR.
>
> Kemudian disusul tim gelombang kedua dengan
membawa
> obat-obatan dan peraltan
> medis yaitu dr. Aronica (dokter umum) pada
hari
> Selasa 16 November 2004.
> Perjalanan dari Jakarta menggunakan pesawat Bouroq
> menuju Kupang, kemudian
> dilanjutkan dengan kapal veri menuju
kabupaten Alor
> selama 12 jam, kemudian
> dilanjutkan dengan perahu kecil untuk membawa
> peralatan medis dan
> obat-obatan menuju daerah bencana.
>
> Tim BSMI gelombang ketiga berangkat 18 dan 19
> November 2004 yaitu terdiri 3
> dokter spesialis dan 1 dokter umum :
> 1. dr. Basuki
Supartono SpBO (Spesialis Bedah
> Orthopedi)
> 2. dr. Prita Kusumaningsih SpOG (Spesialis
Kebidanan
> dan Kandungan)
> 3. dr. Arief Basuki
SpAn (Spesialis Anastasi)
> 4. dr. Puguh (dokter Umum)
>
> Tim BSMI membawa peralatan medis yang cukup
komplit
> serta obat-obatan, biaya
> sementara hingga sekarang sebesar Rp. 30
juta.
> Dana tersebut berasal dari pinjaman sementara
dari
> apotik (biasanya 30 hari)
> dan dana talangan dari pengurus BSMI.
>
> Hingga sekarang tim BSMI masih berada di
kabupaten
> Alor NTT dan ternyata
> pemerintah (departemen kesehatan) belum
menurunkan
> tim dokter pemerintah hal
> ini kemungkinan dikarenakan libur pemerintah.
>
> Tindakan operasi medis yang dilakukan oleh
tim BSMI
> selama di kabupaten Alor
> adalah 5 (lima) orang pasien luka berat (patah
> tulang dan pembusukan) yang
> saat kejadian sudah langsung masuk ke RSU
Kalabahi
> namun di rumah sakit
> tidak ada tenaga ahli dan keterbatasan sarana
medis.
> Selanjutnya tim BSMI keliling ke kota-kota
yang
> terkena musibah bencana
> yaitu :
> 1. Di kampung Mendua sebanyak 30 orang
pasien.
> 2. Di kampung Waitabua sebanyak 208 orang
pasien
> 3. Di kampung Pisang sebanyak 138 orang
pasien.
> 4. Di kampung Air Kenari sebanyak 122 orang
pasien.
> 5. Di kampung Nurdin sebanyak 55 orang
pasien.
> Sebagian besar pasien mengalami penyakit
diare,
> ISPA, kulit dan otot.
>
> Bila kita merenung sejenak, merasakan
kepahitan
> penderitaan yang dialami
> oleh keluarga korban bencana di Alor, sungguh
sangat
> menyedihkan.
> Disaat kita bahagia, menikmati lebaran idul fitri.
> Berkumpul dengan sanak famili, menikmati
kebahagiaan
> bersama.
> Ternyata, nun jauh di sebuah kota Alur NTT, yang
> sebenarnya juga ingin
> menikmati lebaran idul fitri, terpaksa harus
> ditinggalkan ayah & ibu
> tercinta, anak tersayang dan sanak famili
yang
> kesakitan serta harta bena
> yang melayang, entah kapan bisa membenahi
kembali
> kehidupannya.
>
> Kami, pengurus BSMI juga ingin menikmati
lebaran
> Idul Fitri bersama
> keluarga, tapi karena ada panggilan suci maka
kami
> harus berangkat untuk
> membantu korban bencana di kabupaten Alor
NTT.
>
> Data terakhir yang kami peroleh hingga Selasa
23
> November 2004 adalah :
> Meninggal dunia sebanyak 34 orang, Luka berat
> sebanyak 118 orang, luka
> ringan 134 orang.
> 4.684 rumah rata dengan tanah, 3.902 rumah
rusak
> berat dan 4.514 mengalami
> rusak ringan.
> Jalan dan bangunan gedung pemerintah dan
sekolah
> rusak.
>
> Tenaga, pikiran, waktu dan sebagian dana
telah kami
> infaqkan untuk tugas
> suci ini, namun kami masih sangat membutuhkan
> bantuan dana untuk membantu
> korban bencana di kabupaten Alor NTT.
>
> Untuk itu, bagi bapak-ibu yang ingin
berpartisipasi
> meng infaq-kan sebagian
> rizki-nya untuk membantu korban bencana di
kabupaten
> Alor NTT, silahkan
> dikirimkan ke kami.
>
> No. Rek. 0090055739
> Bank Syariah Mandiri - KPO Jakarta Thamrin
> a.n. Bulan Sabit Merah Indonesia
>
> atau
>
> No. Rek. 7660128420
> BCA - KCP Setiabudi Atrium
> a.n. Ady Supratikto
>
> atau langsung ke skretariat BSMI Pusat.
> Jl. Dewi Sartika no. 17 Cililitan - Jakart
Timur.
> Telp./Fax. 021. 80889686
>
> Sekecil apapun dana ibu/bapak yang di
infaqkan, akan
> sangat berarti bagi
> kelangsungan hidup korban bencana di Alor
NTT.
> Semoga Allah SWT, selalu melapangkan rizki
yang
> halal dan memberikan hidayah
> dan rahmah serta keluarga yang sakinah. Amin.
> Wass. wr. wb.
>
> Ady Supratikto
> Seketaris Umum BSMI Pusat
http://docs.yahoo.com/info/terms/