Assalamualaikum Mas2 en Mba2 Semua Saya ingin membedah secara terang2an (versi Saya) semua operator Telepon di Indonesia
1. Telkom : Telkom merupakan perusahaan Telekomunikasi yang terbesar di Indonesia (menurut saya). Dari ujung Barat hingga ujung Timur Indonesia telah ada STO2 yang saling terinterkoneksi jaringannya. Bagus dan solid. Tapi kenapa selalu menaikkan Tarif Telepon? Alasan yang klise adalah untuk membuat tambahan SST (satuan sambungan telepon) ke "saudara2" kita di seluruh Indonesia. Jadi sebenarnya kenaikan Tarif Telkom bukan karena Telkom merugi. TIDAK!!TELKOM TIDAK MERUGI!! Tarif dinaikkan untuk Investasi. Pikiran dari mana investasi dari kenaikan Tarif. Berarti semua pengguna Telepon di Indonesia yang tarifnya dinaikkan berhak untuk Dividen setiap Tahun. Anda pernah dapat ITU???? Lalu Kenapa tarif seluler lebih mahal dari TELKOM?? percaya ngga percaya regulasi di Ind mengatur bahwa seluruh jaringan operator seluler yang interkoneksi ke jaringan lain harus lewat Telekom. Kalau kita pernah Lihat di Tagihan bulanan print out dr Telkom pasti ada biaya air time, padahal kita ga pernah melakukan panggilan keluar, lalu dari mana datangnya?yaitu td walaupun kita hanya menerima panggilan dr telp seluler, kita yang menerima tetap di charge biaya airtime, JADI SIAPA YANG LEBIH MENGGEROGOTI???????DAN INGAT FLEXI ADALAH PRODUK TELKOM YANG INVESTASINYA DARI BILLING TELEPON TEMAN2 SEMUA ;p 2. INDOSAT Kenapa Indosat di JUal, Katanya Merugi??Omong Kosong juga. Permainan Singtel Untuk menguasai Indonesia. Karena Indosat dan Telkom sudah go publik maka hasil pendapatan dari unit bisnis mereka lari ke kantong2 perseorangan...Nah loh jd kita bikin kaya orang2 itu dong....ya jelas apalagi mereka kebanyakan orang2 SINGTEL????selamat menafkahi orang2 asing guys ;p 3. Telkomsel Ya milik Telkom. Telkom? ya ada sahamnya SIngtel jadi kayak td aku bilang. selamat menafkahi orang2 asing guys ;p. Lagi pula Cost Productionya Telkomsel lebih murah karena dia Nebeng di TELKOM hampir semua BTSnya 4. Satelindo dan IM3 Ya milik Indosat. Indosat?ya punya Singtel. Idem kan sama yang diatas 5. Bakrie Telekom Swasta Nasional. Yang sedang tumbuh dan Berkembang walaupun belum seluruh coveragenya luas. Kalo dlu pernah ada RAtelindo pasti pernah Ingat? blumn punya cukup data valid tentang ini 6. Mobile8 Kalo dlu ada yang pernah denger Komselindo? (belum punya data valid tentang ini. 7. Excelcom Kalo dari semua operator di Indonesia yang sudah punya Fiber Optik Backbone setahu saya XL. Karena Transmisi FO lebih cepat dr Microwave (radio) makanya kecepatan data pada FO walaupun Platformnya GSM saya jamin lebih cepat dari CDMA yang transmisinya masih pakai Microwave (RADIO). Jangan di masukin hati, klo mo komplain, silakan komplain lsg ke operator yg brsngktn ;p Apalagi nanti bila EDGE sudah launching saya yakin CDMA yang baru tumbuh lsg rontok. Karena kecepatan EDGE jauh lebih cepat dari GPRS tetapi masih dalam platform GSM. Terima Kasih AK --- Noverto Aji Prasetyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Maap untuk yang kerja di operator GSM, ini cuma > wacana aja > > > Cheers > @ji > > > > <http://www.reviewland.com/index.html> > > SERBUAN HANDPHONE CDMA > GSM BAKAL JADI ALMARHUM? > > > > > > > > Tak terasa sudah sekitar 10 tahun sistem handphone > GSM menjajah bumi pertiwi. Tak terasa pula sudah 10 > tahun pula kantung rakyat indonesia dikuras oleh > tarif pulsa GSM yg sangat mahal. > Selama ini, untuk berkomunikasi dengan handphone, > bangsa Indonesia diharuskan membayar tarif pulsa yg > mencapai 8X hingga 20X lebih mahal drpd tarif telpon > lokal. Padahal orang yg dihubungi masih berada di > kota yg sama. > Dengan tarif yg selangit itu, apa bedanya operator > GSM dengan bangsa penjajah yg dahulu kala juga > menguras harta rakyat indonesia secara brutal & > serakah?? > Untunglah Tuhan selalu memberikan pertolongan bagi > bangsa Indonesia yg malang ini. Belum lama ini telah > hadir sistem handphone CDMA yg memungkinkan kita > berkomunikasi menggunakan handphone dengan tarif > lokal ala telpon rumah. > redball.gif (916 bytes)Rakyat Indonesia telah > dirampok sebesar Rp. 250 trilyun > Dengan tarif CDMA cuma berkisar Rp150-Rp.300/menit > anda dapat bercakap-cakap bebas menggunakan > handphone. > Operator CDMA StarOne bahkan cuma mematok tarif > Rp.87/menit saja. Bandingkan dgn tarif telpon rumah > lokal yg Rp.190/menit atau dengan tarif pulsa GSM yg > mencapai Rp.800 - Rp.1800/menit. > Ini berarti secara umum, tarif CDMA cuma berkisar > 1/6 tarif GSM. Atau dengan kata lain cuma sekitar > 20% dari tarif GSM (hemat 80%) > Jadi bila selama ini tiap bulannya anda menghabiskan > pulsa GSM sebesar Rp.100 ribu, berarti sebenarnya > tiap bulannya anda telah dirampok oleh operator GSM > sebesar Rp.80 ribu (80%). Ini berarti selama 10 > tahun operator GSM menjajah bumi Indonesia, anda > telah dirampok sekitar Rp.10 juta rupiah > (Rp.80ribu/bulan x 10 tahun). > Menurut data APSI (Asosiasi Ponsel Seluruh > Indonesia), jumlah pemakai handphone GSM di seluruh > Indonesia berkisar lebih dari 25 juta orang (10% > lebih dari jumlah penduduk Indonesia). > Jadi bila rata-rata pemakaian pulsa pengguna > handphone GSM di Indonesia adalah Rp.100ribu/bulan, > maka selama 10 tahun harta bangsa indonesia yg telah > dirampas para operator GSM adalah sekitar Rp. 250 > trilyun rupiah ( 25 juta x Rp.10 juta) !!. > Ini adalah jumlah yg bahkan lebih besar dari harta > bangsa Indonesia yg telah dirampas kaum penjajah > Belanda selama ratusan tahun. > Angka Rp.250 trilyun tsb bukan omong kosong, sebab > ketua ATSI (Asosiasi Telekomunikasi Selular > Indonesia), Johnny Swandi Sjam, di sela-sela > pembukaan ''Indonesia Cellular Show 2004'' di JHCC > Jakarta, 21-25 Juli 2004 bahkan berkata ''Pendapatan > per tahun tak kurang dari Rp 25 triliun dari bisnis > ponsel GSM" > Jadi jelas bahwa secara tanpa disadari rakyat > Indonesia tiap tahunnya digerogoti oleh para > operator GSM sebesar Rp. 25 trilyun. > Konyolnya, di saat bangsa Indonesia mengalami krisis > moneter dan terjadi kerusuhan, yg dijarah selalu > toko-toko yg notabene milik rakyat biasa yg mencari > sesuap nasi dgn berdagang. Sedangkan harta rampasan > milik "sang penjajah" sebesar Rp.250 trilyun sama > sekali tak dijarah. Ironis bukan?? > Padahal kalau mau jujur, harta senilai Rp.250 > trilyun yg berupa gedung megah operator GSM dan > segala prasarana di dalamnya itu dibangun dengan > uang yg telah dirampas dari rakyat Indonesia selama > kurun waktu 10 tahun. Andaikan itu dijarah oleh > rakyat yg kelaparan, itu sah-sah saja. > Namun penjarahan tentu saja bukanlah tindakan yg > baik & beradab. Dalam kondisi negara kita yg sedang > tenang ini, lebih baik kita relakan dulu harta > Rp.250 trilyun milik kita yg dikuasai para penguasa > GSM. > Namun untuk membalas kekejian yg telah mereka > lakukan selama 10 tahun ini, kita bisa melakukannya > dengan mulai berhenti menggunakan handphone GSM > mulai detik ini, dan beralih menggunakan handphone > CDMA. Sebab selama bangsa kita masih menggunakan > handphone GSM, berarti kita membiarkan diri kita > dijajah & harta kita dikuras secara brutal oleh para > operator GSM. > redball.gif (916 bytes)GSM versi murah: Kartu As & > Si Jempol = isapan jempol belaka > Akhir -akhir ini beberapa operator GSM terlihat agak > panik dengan murahnya tarif CDMA. > Mereka kalang kabut setelah ketahuan bahwa selama > ini mereka telah meraup laba secara brutal > Oleh karena itu untuk menutupi dosa-dosanya, > Telkomsel mengeluarkan Kartu As dan Pro XL > mengeluarkan Kartu jempol, yg tak lain merupakan > kartu GSM dengan tarif pulsanya yg sebenarnya "agak > lebih murah" sedikit saja. > Sebenarnya, kartu GSM versi murah seperti As dan > jempol hanyalah untuk konsumsi orang tolol yg > gampang tergoda dengan murahnya harga voucher, tapi > tidak sadar bahwa tarif pulsa GSM tetap saja masih > jauh lebih mahal drpd CDMA. > Jadi yg murah hanyalah harga vouchernya saja (ada yg > cuma berisi pulsa Rp. 5 ribu), sedangkan tarifnya > hanya lebih murah sedikit alias masih jauh lebih > mahal dibanding tarif CDMA. > Dengan tarif GSM yg mahal dan voucher semurah itu, > bisa-bisa sekali kring langsung habis. Makanya tidak > salah bisa kartu semacam tersebut hanya cocok buat > orang tolol. > Selain itu kartu GSM versi murah seperti As dan > Jempol memilki banyak keterbatasan, yaitu tidak bisa > dipakai untuk MMS dan koneksi GPRS. Bandingkan > dengan kartu CDMA yg pulsanya murah meriah tapi > menawarkan berbagai feature canggih seperti CDMA > internet access 153Kbps. > redball.gif (916 bytes)Saatnya beralih ke sistem > CDMA > Untuk beralih ke sistem CDMA, yg anda perlukan > yaitu: > - Kartu perdana operator CDMA (SIM Card Pra/Pasca > bayar) > - Handphone CDMA > Secara fisik, kartu perdana CDMA juga berupa SIM > Card seperti kartu perdana GSM (telkomsel, proxl, > mentari,dsb). > Namun SIM Card CDMA itu hanya bisa digunakan di > handphone khusus CDMA saja. > Ada beberapa macam Kartu perdana (SIM Card) jenis > CDMA, yaitu : > redball.gif (916 bytes)Telkom Flexi > Flexi dikeluarkan oleh Telkom. Sebenarnya Flexi ini > merupakan pengembangan lanjut dari sistem C-Phone yg > lahir pertama kalinya di Surabaya (dikembangkan oleh > Telkom Divre 5). > Surabaya adakah kota kelahiran sistem CDMA pertama > yg berbasis telpon lokal, atau dikenal juga dengan > istilah "Fixed Wireless". > Setelah sukses di Surabaya, Flexi kemudian muncul di > berbagai kota lainnya seperti Jakarta, Bandung, > Semarang dsb. > Karena berbasis telpon lokal maka pulsanya murah ala > telpon rumah. > Anda bisa menggunakan Flexi untuk menelpon > kemanapun, ke handphone ataupun ke luar negri > sekalipun (SLI). Namun bila anda keluar kota, nomer > flexi anda tak bisa digunakan (anda harus membeli > nomer flexi yg khusus untuk kota yg anda kunjungi). > Untuk askes internet 153Kbps dengan [EMAIL PROTECTED] > hanya bisa dilakukan menggunakan Flexi Pascabayar > saja dengan tarif Rp. 5,5 / KB. > Sedangkan untuk pengguna Flexi Prabayar hanya bisa > menggunakan [EMAIL PROTECTED] yg lamban dan tarifnya > dihitung berdasar durasi koneksi. > Kartu perdana Flexi tersedia dalam bentuk Prabayar > (Trendy) dan pasca bayar (Classy). > Flexy Pascabayar juga tersedia dalam jenis 3-in One > (1 SIM Card bersisi 3 nomor kota yg berbeda) sehinga > ketika anda berpidah kota SIM card yg sama tetap > dapat digunakan) > Flexi juga melakukan promosi-promosi dengan cara > menjual perdana & vouceher dengan harga lebih rendah > dari nilai pulsanya. Misalnya Voucher seharga 50ribu > berisi pulsa senilai 65ribu, dan kartu perdana > seharga 35 ribu berisi pulsa 50 ribu. > Selain itu khusus untuk Flexi Pascabayar (Classy) > berlaku "All You Can Call", yaitu dengan hanya Rp.50 > ribu / bulan anda bebas sepuasnya menelpon ke sesama > Flexy / telpon rumah. > Format nomor Flexi seperti nomor telpon rumah. > Contoh nomor telpon Flexi Surabaya: (031) 7020 7050 > > PERBANDINGAN TARIF BICARA FLEXI vs. GSM ( per menit > ) > > > Flexy Classy > pascabayar > Flexy Trendy > prabayar > GSM > pascabayar > GSM versi murah > === message truncated === __________________________________ Do you Yahoo!? Read only the mail you want - Yahoo! Mail SpamGuard. http://promotions.yahoo.com/new_mail ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $4.98 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/4tWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> -------------------------------------------------- Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....]. Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
