Just wanna share....
Maaf kalo ada yg tidak berkenan....

Fitri Chairina <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
To: "Adi Rahmanto" <[EMAIL PROTECTED]>,
"Linda Desyana" <[EMAIL PROTECTED]>,
"ikabanas" <[EMAIL PROTECTED]>,
"fitradi kurniawan" <[EMAIL PROTECTED]>
From: "Fitri Chairina" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Tue, 11 Jan 2005 12:16:25 +0700
Subject: [ikabanas] Fw: [smp68_73] Fw: Lion Air Crash - Be Careful with Lion Air








Fitri Chairina
Reinsurance Accounting
PT. Tugu Reasuransi Indonesia
Jl. Raden Saleh 50
Jakarta 10330
Ph. 314-0267 Fax. 392-3974
----- Original Message -----
From: "Wisnu Wardhany" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "Siti Noni Hafiza" <[EMAIL PROTECTED]>; "Septina Maulidianawati"
<[EMAIL PROTECTED]>; "Pandji M Wiazi" <[EMAIL PROTECTED]>; "Noviati Santoso"
<[EMAIL PROTECTED]>; "Maine Betty" <[EMAIL PROTECTED]>; "Lies Andriani"
<[EMAIL PROTECTED]>; "Fitri Chairina" <[EMAIL PROTECTED]>; "Davy MJ Odang"
<[EMAIL PROTECTED]>; "Ariyanti Suliyanto"
<[EMAIL PROTECTED]>; "Agus Harimawan"
<[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, January 11, 2005 11:52 AM
Subject: Fw: [smp68_73] Fw: Lion Air Crash - Be Careful with Lion Air


> Dear Friend,
>
> just  F  Y  I
>
> salam,
>
> Dhany
> ----- Original Message -----
> From: "Ria Basoeki" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: "Tarjo" <[EMAIL PROTECTED]>; "Nani Soebagjo"
<[EMAIL PROTECTED]>;
> "Chandra S. Djani" <[EMAIL PROTECTED]>; "Marwieta GBC"
> <[EMAIL PROTECTED]>; "Dara Sentanu GBC" <[EMAIL PROTECTED]>; "Tia
> Harahap ( KemHus )" <[EMAIL PROTECTED]>; "Ire Sudarman"
> <[EMAIL PROTECTED]>; "mBak Yayoe EPK" <[EMAIL PROTECTED]>; "Ninuk P.
> Notowidjoyo" <[EMAIL PROTECTED]>; "Poppy Martoyo" <[EMAIL PROTECTED]>;
"Titi
> B. Brown" <[EMAIL PROTECTED]>; "Roy Romaya" <[EMAIL PROTECTED]>; "Ira
> Faisal" <[EMAIL PROTECTED]>; "Merdy B." <[EMAIL PROTECTED]>;
> "Meta Tulung" <[EMAIL PROTECTED]>
> Cc: "SMP 68 Angk. 73" <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Tuesday, January 11, 2005 5:34 AM
> Subject: [smp68_73] Fw: Lion Air Crash - Be Careful with Lion Air
>
>
> >
> >
> > TOLONG TERUS DI FORWARD..
> >
> > gimana rasanya kalo orang tercinta kita meninggal akibat ulah manajemen
yg
> > ingin meraup untung maksimal dan tidak peduli dengan nyawa orang
banyak..
> >
> > Satu lagi tragedi menimpa industri transportasi udara nasional. Kali ini
> > musibah terjadi pada salah satu maskapai penerbangan nasional yang cukup
> > terkenal, yaitu Lion Air.
> > Mengutip laporan Komite Kecelakaan Nasional Transportasi (KKNT), Public
> > Relation Manager Lion Air menyatakan bahwa kecelakaan yang terjadi
> > disebabkan karena buruknya cuaca.
> >
> > Namun, sebenarnya kecelakaan itu terjadi karena buruknya kebijakan
> strategi
> > Lion Air sendiri.
> >
> > Kebijakan yang pertama ialah keputusan Lion Air untuk mengisi tangki
bahan
> > bakar secara pas- pasan sesuai dengan jarak tujuan. Dengan demikian,
Lion
> > Air mampu mengurangi cost per travel dari sisi bahan bakar dan juga
> > mengurangi beban muatan pesawat.
> > Sehingga, penumpang dapat membawa lebih banyak barang dan Lion Air
sendiri
> > mendapatkan additional income dari cargo space yang ditawarkan pada
> > perusahaan cargo.
> >
> > Konsekuensi dari kebijakan ini adalah apabila terjadi suatu hal yang
> diluar
> > dugaan (misal: cuaca buruk, kabut, dsb), pesawat Lion Air tidak dapat
> > mengambil alternatif untuk mengalihkan pesawatnya ke kota lain.
Andaikata
> > ada pesawat yang berangkat dari Jakarta menuju Surabaya, namun bila
cuaca
> > buruk, pesawat tidak dapat diarahkan menuju Bali atau Makassar
(misalnya),
> > karena BAHAN BAKARNYA TIDAK MENCUKUPI UNTUK MENUJU KE KOTA TERSEBUT!!
> > Jadi, pilot tidak memiliki alternatif lain, kecuali HARUS MENDARAT di
kota
> > tersebut, WALAUPUN CUACA BURUK.
> >
> > Kebijakan yang kedua ialah Lion Air menerapkan suatu standar mendarat
yang
> > "kurang nyaman" namun dapat menghemat bahan bakar pesawat.
> > Apabila anda terbang bersama Lion Air, coba anda perhatikan baik-baik
> > bagaimana cara pesawat tersebut mendarat.
> > Pesawat Lion Air cenderung mendal 2 kali saat mendarat. Jadi saat roda
> > belakang pesawat pertama kali menyentuh landasan, dia akan terangkat
> > sebentar dan menyentuh landasan lagi untuk yang kedua kalinya.
> > Cara inilah yang berbeda dengan rata-rata cara mendarat maskapai
> penerbangan
> > lainnya. Bila dilihat lagi dari kutipan salah satu korban yang selamat
di
> > koran Kompas pada tgl 1 Desember 2005, terdapat pengakuan bahwa mereka
> > merasa bahwa mereka "terangkat dan terhempas." Cara pendaratan Lion Air
> > inilah yang menyebabkan hal tersebut. Dengan kondisi hujan dan angin
yang
> > cukup kencang, cara pendaratan seperti ini jelas sangat berbahaya
> mengingat
> > potensi gangguan yang dapat menyebabkan pesawat menjadi tidak stabil.
> >
> > Kebijakan ini diakui sendiri oleh salah satu petinggi Lion Air yang
pernah
> > menjadi dosen tamu dalam salah satu kelas kuliah program Magister
> Manajemen
> > di salah satu universitas terkemuka di Jakarta.
> > Pengalaman ini pun pernah dialami oleh salah seorang teman saya yang
dalam
> > salah satu penerbangannya bersama Lion Air terjadi kabut tebal sehingga
> > landasan tak terlihat. Sehingga sebenarnya saat itu tidak memungkinkan
> untuk
> > memaksakan diri untuk mendarat. Namun, karena mepetnya persediaan bahan
> > bakar, pesawat Lion Air yang dia tumpangi
> > HARUS MENDARAT, walaupun dalam kondisi KABUT TEBAL. Akibatnya, sebuah
> > pesawat Mandala Air yang sedang parkir, terpaksa terbang sebentar untuk
> > membuka jalan di tengah kabut tersebut agar pesawat Lion Air dapat
> mendarat.
> > Sebuah pengalaman yang mengerikan, menurutnya.
> >
> > Bila cuaca cerah, tentunya resiko-resiko tersebut dapat berkurang.
> > Namun, di tengah-tengah musim hujan yang disertai angin kencang dan
> > kabut.....
> > Tidak ada salahnya anda berpikir dua kali untuk menggunakan Lion Air.
> >
> > =====
> > Regards
> > Varina T
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
>


Yahoo! Messenger - Communicate instantly..."Ping" your friends today! Download Messenger Now

--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks,
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED]




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke