Berita kececer dari miliss sebelah..



Ada artikel menarik nih dari tabloid otomotif...

Semoga menjadi pelajaran buat perusahaan kita juga...

MISTERI AIR DALAM BENSIN SHELL

<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3144>
<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3144>
<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3144>
<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3144>
<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3144>
<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3144>
<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3144>









<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3145>
<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3145>
<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3145>
<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3145>
<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3145>
<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3145>
<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3145>


Nosel injektor dan fuel pump langsung karatan kena air






<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3146>
<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3146>
<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3146>
<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3146>
<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3146>
<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3146>
<http://www.otomotif-online.com/fullview.asp?act=2&seriID=6811&imageID=1
3146>


Air mengendap di bawah karena berat jenisnya lebih besar




Artikel di OTOMOTIF yang mengulas tentang keunggulan bensin Shell
membuat Eko Widjianto memutuskan memakai Shell Super Extra di Toyota
Harrier miliknya. Setelah 2 kali merasakan bensin oktan 95 (RON) ini,
mahasiswa inipun kembali untuk yang ketiga kali. Namun saat itulah jadi
sumber masalah bagi mobil yang baru dibelinya September 2005 lalu.
"Habis isi bensin Shell full tank langsung mogok beberapa meter setelah
keluar SPBU."

1-5 LITER
Kejadian sekitar pukul 17.00 WIB pekan lalu (Rabu 7/12) membuat Eko
repot. Usai isi bensin Shell, sekitar 500 meter keluar SPBU, mobilnya
langsung mogok. "Mesin langsung mati begitu saja tanpa ada gejala
tersendat lebih dulu," sebut pemuda yang kerap menggelar event road race
di Serang, Banten.

Meski sempat berkali-kali distart ulang, namun mesin tak kunjung hidup.
Habis akal, mekanik bengkel langganannya pun dikontak untuk segera
datang ke lokasi. Menurut Garansindo Ragunan, Jaksel, bengkel langganan
Eko, saat tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB, mekaniknya menemukan
beberapa mobil mengalami kejadian serupa.

Eko ternyata tidak sendiri. "Ada Toyota Camry yang saya lihat mogok
juga," sebutnya. Hal ini juga ditegaskan service manager Garansindo
Ragunan, Irwan Sugiharto "Ada sekitar 4 mobil lain mogok di sekitar
lokasi mobil Eko mogok." Bahkan menurut keterangan mekanik Garansindo
yang datang ke lokasi, penyebab mogoknya sama. "Ada satpam di daerah
situ yang bilang semua mobil itu mogok sehabis isi bensin Shell."

Kejadian mogoknya Toyota Camry 2.4 dibenarkan Mujiono, foreman bengkel
Auto 2000 Bumi Serpong Damai, Tangerang Banten. "Kejadiannya hari Rabu
(7/12) sekitar jam tujuh malam," ujar pria 36 tahun ini.

Kondisi mesin mobil tidak bisa hidup meski masih bisa distart. Anehnya,
tidak ada kejanggalan sedikit pun yang nampak pada indikator, seperti
menyalanya lampu indikator ECU. Semua tampak normal. Hanya mesin enggan
berkitir saat distart.

Langkah penyelamatan pun dilakukan sesuai prosedur. "Langsung dicek
pakai Intelligent Tester. Alat ini bisa mendeteksi kalau ada kelainan
pada mobil," ulas Jacob Malik, kepala bengkel Auto 2000 Bumi Serpong
Damai, Tangerang Banten.

Pengecekan dengan Intelligent Tester juga tidak memberikan petunjuk
berguna. Sebab semua sistem bekerja dengan sempurna. "Juga periksa busi
dan ruang bakar, semuanya bagus," yakin Mujiono.

Untungnya, Mujiono sempat ngobrol dengan si pemilik mobil. Pemilik
banyak membantu dan bercerita tentang kronologi kejadian. "Menurutnya,
mobil mogok setelah mengisi bensin full tank," lanjut ayah tiga anak
itu.

Dari situlah Mujiono berinisiatif mengecek saluran bahan bakar. Yaitu
dengan mencopot saluran bahan bakar pada fuel rail. Lantas, "Dengan
Intellegent Tester bisa menghidupkan fuel pump untuk mengeluarkan bensin
di slang," urainya.

Ternyata setelah dicopot, "Langsung keluar air," bilang Mujiono.
Kemudian air ditampung dan ditakar. "Air yang ada di dalam tangki lebih
dari tiga liter."

Sedangkan pada Toyota Harrier, kejadian serupa juga terjadi. "Saat nosel
injektor dilepas, langsung ketahuan ada air di dalam bensin. Nih masih
keluar airnya," sebut Irwan sambil mengetuk-ngetuk nosel injektor ke
tangannya. Pria berkumis tipis ini kemudian berinisiatif menguras isi
tangki bensin. Wah, ternyata dari sekitar 60 liter bensin, ada 1 liter
air yang mengendap.

Kejadian sama terjadi pula di Jaguar X-Type. "Saya yakin, isinya bukan
Pertamax Plus, karena tidak berwarna merah," tutur Agung Purnomo,
workshop head Jaguar Slipi, PT Prima Auto Grupindo, bengkel resmi dan
dealer Jaguar. Memang, karena mobil milik sebuah perusahaan itu diisi
Shell Super Extra (warna kuning keruh) dari pompa bensin di Karawaci
oleh supirnya.

Ketika tangki bensin berisi sekitar 80 liter itu dikuras, sebagian
tangki yang terbuat dari komposit itu terisi air. "Ketika dituang,
airnya bisa mengisi empat botol air minum berukuran besar," jelasnya.
Jika sebotol mempunyai kapasitas 1,25 liter, berarti air dalam tangki
mencapai volume 5 liter.

Tidak heran kalau mesin enggan hidup karena di dalam saluran bahan bakar
hanya ada air. Soalnya air mengumpul di bagian bawah tangki karena berat
jenisnya lebih besar dari bensin. "Sedangkan slang fuel pump menyedot di
bawah tangki," ulas Jacob. Hal tersebut juga diakui oleh Irwan.

Hadirnya air di dalam tangki dalam volume yang banyak ini tentu rentan
merusak komponen. Dalam kasus Toyota Harrier, Camry dan Jaguar X-Type,
kerusakan komponen beragam, bahkan Camry tergolong lebih kuat karena tak
terdeteksi kerusakan sama sekali. "Hanya kuras tangki. Lalu dipasang
kembali, mesin langsung hidup," kata Mujiono yang mengaku mobil tersebut
sudah diambil oleh pemiliknya.

Namun buat Harrier, kerusakan ada di beberapa komponen akibat air kotor
hingga menimbulkan karat. Menurut Irwan, nosel injektor dan fuel pump
sebaiknya diganti baru. Ujung lubang nosel yang kecil sudah tertutup
karat. Begitupun di Jaguar X-Type berwarna merah. "Fuel pump serta fuel
sender diganti, plus tune up," kata Agung.

Sayangnya, sumber menyusupnya air masih menyimpan misteri. Pihak Shell
masih belum berkomentar banyak mengenai kejadian yang menimpa beberapa
konsumennya (lihat boks komentar Shell). Banyak faktor yang mungkin
terjadi, mulai dari jalur distribusi sampai sistem penyimpanannya.

Pelajaran berharga buat Shell dan produsen bensin lainnya. Tim
OTOMOTIF/[EMAIL PROTECTED]
<http://www.otomotif-online.com/[EMAIL PROTECTED]>


Foto: Tony Permadi







--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks,
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Secondary school education Graduate school education Home school education
Graduate school education online High school education Middle school education


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke