Wahhh.... baru denger gaya penipuan kayak gini...
 
Kira-kira kenapa bisa yach ?
Kan dia ngga input angka transfer ?
 


Noverto Aji Prasetyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 
 
 
-----Original Message-----
From: Rev [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, January 20, 2006 12:14 PM
To: Rev
Subject: penipuan via ATM Mandiri

Dari milis sebelah....
Rev
=================
 
 
Dear friends......

      Gw mau sharing sedikit pengalaman jelek nyokap gw yang
      kemaren baru aja abis "ketepu abis"  ama Bapak2 yang
      mengaku bernama " H. Agus Irawan".

      Ceritanya begini...............................

      Nyokap gw ngiklanin rumahnya untuk dikontrakkan pada
      hari Sabtu di koran Pos Kota.

      Lalu hari Senin siang, ada bapak2 yang mengaku bernama
      "Bpk Haji Agus Irawan" nelpon ke nyokap dan dia bilang
      bahwa dia adalah salah seorang pejabat Pertamina
      Balikpapan yang akan dimutasi ke Jkt. Katanya dia udah
      nyuruh adeknya untuk liat rumah nyokap and dia ok mau
      ngontrak rumah nyokap selama dua tahun dgn harga 120
      jt untuk 2 tahun. Lalu dia bilang akan mentransfer
      dp-nya sebesar 20 jt dan sisanya akan dia lunasi
      tanggal 22 Januari ketika dia ke Jkt.

      Karena gaya bercerita si Bpk yang amat ok, dengan
      santun dan lemah lembut, apalagi dia ngakunya "Haji",
      maka nyokap gw percaya.

      Lima menit kemudian, Bpk itu telpon lagi dan bilang
      bahwa dia udah transfer uang sebesar 20 jt lewat
      "ATM-Mandiri" ke rekening nyokap. So..nyokap disuruh
      ngejek ke ATM terdekat.

      Terus  gw nganterin nyokap ngecek ke ATM Mandiri di
      Superindo, Kayu Putih dan ternyata tidak ada uang yang
      masuk. Lalu nyokap menelpon kembali si Bpk itu dan
      bilang bahwa uangnya belum masuk. Si Bapak itu cuma
      bilang, "Ibu tutup aja telponnya, biar saya yang
      hubungi Ibu".

      Beberapa saat kemudian, si Bpk itu telpon ke hp-nyokap
      dan bilang bahwa rekeningnya itu rekening rahasia,
      jadi dia gak bisa melakukan transfer lewat ATM,
      melainkan harus melalui "Call-Mandiri". Lalu di
      hp-nyokap terdengar Bpk itu menghubungi nomor lain,
      dan ketika diangkat, di seberang sana menjawab "Call
      Mandiri, Selamat Siang".

      Lalu orang yang mengaku sebagai orang Call Mandiri itu
      menerangkan pada nyokap bahwa dia akan membantu Pak
      Haji Agus untuk mentransfer dananya ke rekening
      nyokap...tapi nyokap harus stand-by di depan layar
      ATM. Dengan alasan, begitu dia transfer, maka nyokap
      akan langsung melihat prosesnya.

      Selanjutnya nyokap memasukkan kartu ATMnya lalu
      dibimbing oleh "oknum mandiri" itu untuk membuka
      "transaksi lain" lalu "transfer" dan dia memerintahkan
      untuk memasukkan nomor rekening tertentu.

      Tapi pada saat itu, nyokap sadar dan sempat bilang,
      bahwa "Wah kalo gini, namanya saya yang transfer ke
      Bpk dong". Lalu Bpk itu bilang bahwa "tidak Ibu, ini
      hanya proses validasi". Nyokap jadi percaya, karena
      dia gak usah memasukkan jumlah (besaran) uang yang
      harus ditransfer, melainkan hanya disuruh memencet
      "empat digit" pada saat layar ATM menyuruh kita untuk
      memasukkan jumlah uang.

      Finallly, ternyata....."Semua Uang" yang ada di
      rekening nyokap gw tertransfer ke rekening
      Atas Nama : ILHAM KALMAN
      Rek. No      : 1240004485752
      (kertas print out bukti transfernya ada).

      Setelah sadar, bahwa dia telah tertipu, maka Nyokap gw
      langsung mendatangi Bank Mandiri terdekat, sekaligus
      penerbit kartu ATM-nya, yaitu Bank Mandiri Cabang Pulo
      Mas.

      Ternyata...menurut customer service di sana (mbak
      Lia), pada saat diinput nomer rekening itu, lasngsung
      keluar message "Ybs terlibat penipuan via telpon atau
      Handpohone". Selain itu juga dapat diliat bahwa itu
      rekening nasabah Bank Mandiri di cabang Saharjo.

      Yang menjadi pertanyaan buat nyokap gw, kenapa dia gak
      memasukkan besaran uang yang harus ditrasnfer, tapi si
      "penjahat" itu bisa menarik semua uang yang ada. Oya,
      pada saat proses itu  gw menyaksikan benar bahwa
      nyokap gw gak memasukkan jumlah uang yang akan
      ditransfer, melainkan hanya memencet angka "0254". Gw
      sempet ngewarning nyokap untuk mengcancel proses itu,
      tapi nyokap gue "lebih patuh" pada instruksi si
      penjahat itu.

      Selain itu, di dalam file Bank Mandiri sendiri udah
      ada "Black Note" tentang indikasi kejahatan dari si
      pelaku. Tapi kok, rekeningnya gak diblokir???
      Selain itu, CS Mandiri juga gak mau ngasi tau di ATM
      mana si pelaku melakukan "aksi kejahatannya". Untuk
      tau itu, malah kita disuruh membawa laporan dari
      kepolisian dulu. Ada kesan ditutup-tutupi.

      Untuk menceritakan kejadian ini berpanjang lebar ke
      polisi, tentunya bukan pekerjaan yang menyenangkan.
      Belum lagi, ntar polisinya minta uang rokok. Pokoknya
      kalo udah ketiban apes, maka akan susah deh. Apalagi
      berurusan dengan birokrat dan institusi pemerintah.

      So... menurut gw, kayakna si "penjahat" ini adalah
      orang yang dah ngerti banget masalah operasional ATM
      dan tidak tertutup kemungkinan bahwa dia adalah "Oknum
      di dalam Bank Mandiri" atau di "Call Mandiri".

      Yang jelas, duit nyokap gw gak bakal balik. Jadi ini
      gw bikin semata-mata hanya himbauan untuk rekan2 untuk
      lebih berhati2.

      Tapi...kalo ada di antara rekan2 yang kebetulan gawe
      di Bank Mandiri, gw pengen dapet penjelasan kira2 itu
      prosesnya gimana ya???

      Regards,
      Dian Permata Sari.



 
DISCLAIMER:
The information contained in this communication is intended solely for the use of the individual or entity to whom it is addressed and others authorized to receive it.
It may contain confidential or legally privileged information. If you are not the intended recipient you are hereby notified that any disclosure, copying, distribution or taking any actionin reliance on the contents of this information is strictly prohibited and may be unlawful.
Unless otherwise spesifically stated by the sender, any documents or views presented are solely those of the sender and do not constitute official documents or views of PT BRIngin Life.
DISCLAIMER:
The information contained in this communication is intended solely for the use of the individual or entity to whom it is addressed and others authorized to receive it.
It may contain confidential or legally privileged information. If you are not the intended recipient you are hereby notified that any disclosure, copying, distribution or taking any actionin reliance on the contents of this information is strictly prohibited and may be unlawful.
Unless otherwise spesifically stated by the sender, any documents or views presented are solely those of the sender and do not constitute official documents or views of PT BRIngin Life.

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks,
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Secondary school education Graduate school education Home school education
Graduate school education online High school education Middle school education


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke