|
----- Original Message -----
Sent: Wednesday, February 01, 2006 8:37 AM
Subject: SUPIR BUSWAY yang CANTIK
Kita naik busway
nyok.... -------------------------------------
Jakarta - Masih ingat artis Dian
Sastro pernah menjadi penjual tiket busway? Memang itu hanya di film sih. Tapi dalam kenyataan
ada lho gadis cantik yang bekerja
di busway. Tak hanya menjual tiket, dia bahkan menjadi sopir
busway. Wow!!!
Gadis cantik itu
adalah Prima Sari Budi Mulyani (22), mahasiswa UPI YAI yang tengah menyelesaikan skripsi. Minggu (15/1/2006) ini,
dalam peluncuran busway
koridor II dan III, Prima mendapat kepercayaan untuk
menyopiri busway yang dinaiki
Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dan Ketua DPR Agung Laksono.
Meski memilih menjadi sopir yang sering dinilai kurang
mentereng, bukan berarti Prima
berasal dari keluarga tak mampu. Keluarga mahasiswi psikologi ini
cukup mapan. Ayahnya, Joko Mulyono adalah seorang
kontraktor. Sedangkan
ibunya, Sali bekerja di kementerian
ESDM.
Prima juga tak awam lagi
soal dunia setir menyetir. Sehari-hari dia biasa mengemudikan mobil sedan. "Ini pertama kali saya menyopir
bus.Sebelumnya saya membawa sedan
papa," kata Prima kepada detikcom sebelum mengemudikan bus.
Mengapa
gadis cantik itu tertarik menjadi sopir? Gadis berhidung
mancung, kulit kuning langsat itu mengaku karena merasa mendapat
tantangan. Awalnya,
gadis bertinggi 165 cm itu tertarik busway saat
melihatnya melintas di bundaran
Hotel Indonesia.
"Di sana ada
sopir wanita karena itu kenapa di koridor II tidak?" kata
Prima tentang rasa penasarannya
mendaftar jadi sopir busway.
Untuk menjadi sopir busway, bukan berarti Prima bisa
melenggang begitu saja. Ada 100
orang yang mendaftar menjadi sopir bus idola warga
Jakarta itu. Dari jumlah itu hanya
30 orang yang diterima. Prima termasuk 5 dari perempuan yang berhasil lolos menjadi
sopir.
Setelah lolos seleksi,
putri pertama dari dua bersaudara pasangan Joko-Sali itu
mulai berlatih mengemudikan busway sejak 27 Desember 2005. Setiap
hari, ia berlatih dari pukul 10.00-18.00
WIB.
Meski sudah latihan, gadis
cantik itu mengaku deg-degan juga harus membawa Gubernur
Jakarta dan Ketua DPR. "Saya sudah deg-degan saja
karena ditunjuk
menyopiri busway yang pertama,"
katanya.
Bagi Prima sendiri,
busway dan sedan hanya masalah perbedaan ukuran dan ancang-ancang saja. Body busway lebih panjang, sedang sedan
jelas lebih kecil. Untuk busway,
ancang-ancangnya lebih lama, sebaliknya sedan lebih pendek.
Gadis
berambut panjang itu juga merasa bahagia bisa menjadi sopir busway
yang berseragam jas dan dasi itu.
Tentang gajinya berapa Prima tak mau menyebut. Tapi katanya gaji itu cukup. Bagi Prima, bukan
hanya gaji yang diincar, tapi
pengalaman dan ilmu. "Dalam latihan, karena kita
perempuan kita diberi perhatian
lebih," katanya sumringah. (iy)
######
Busway Disopiri Mahasiswi Cantik,
Sutiyoso Penasaran
Indra Subagja - detikcom
Jakarta - Mahasiswi cantik jadi sopir
busway. Siapa yang tidak
penasaran? Penasaran itu tampaknya juga dirasakan Gubernur DKI
Jakarta
Sutiyoso. Ia pun mendekati mahasiswi yang menyopiri busway
yang dijajalnya.
"Bang Yos (panggilan Sutiyoso) banyak
nanya-nanya. Misalnya sudah
berapa lama membawa mobil? Biasanya bawa mobil apa? Sudah lama
belum latihannya?" kata Prima Sari Budi
Mulyani (22) menirukan Sutiyoso.
Prima yang adalah mahasiswa semester
akhir di UPI-YAI, Minggu
(15/1/2006) ini mengemudikan busway koridor II yang dijajal
Sutiyoso dan Ketua DPR Agung
Laksono.
Gadis setinggi 165 cm itu mengaku pengalaman pertama mengemudikan
busway dengan
penumpang itu sangat seru. Dia pun bersyukur uji coba
itu berlangsung sukses.
"Alhamdulillah, sukses lancar. Tidak
sia-sia latihan saya," kata
Prima sembari menerima ucapan selamat dari rekan-rekannya yang
juga bertugas hari
ini.
Gadis
berhidung mancung itu pertama kali memegang mobil pada tahun
2001, saat kelas 3 SMU. Saat itu dia membawa Mazda dengan
diajari orang
tuanya. Setelah lumayan bisa, Prima pun kursus dan tahun
itu juga mendapatkan Surat Izin Mengemudi
(SIM).
Perempuan yang sedang menyelesaikan skripsi itu mengaku sudah
mempunyai
pacar. Pacarnya saat ini masih bekerja di STIE di daerah
Rawamangun. "Rahasialah," katanya enggan menceritakan lebih
detail tentang
pacarnya.
Tetangga Tak Tahu
Tak lama selesai uji coba, kedua orang tua Prima datang.
Mereka
memberikan selamat kepada putrinya yang telah sukses
mengantar
pejabat nomor satu Jakarta dan Ketua DPR menjelajahi koridor
II
busway.
"Kita sepenuhnya mendukung. Yang penting dia diberi kesempatan
dan saya sendiri bilang jangan sampai
mengganggu skripsinya," kata ayah
Prima, Joko Mulyono (68).
Sementara ibu Prima, Sali bercerita,
Prima berkali-kali mengirim SMS
padanya meminta dukungan dan doanya pagi tadi. "Saya beri
dia semangat
dan dorongan agar dia berdoa dan membaca bismillah," ujar
Sali.
Sali menuturkan, putrinya memang telah mengincar pekerjaan itu
saat pertama melihat busway koridor I. Sang
ibu sempat pesimis gadis
berambut panjang itu akan keterima menjadi sopir busway. Pasalnya
syarat yang
untuk menjadi sopir bus yang menjadi primadona warga Jakarta itu harus berusia 30 tahun dan
mempunyai SIM B.
Maka saat gadis itu diterima, Sali merasa anaknya sebagai
orang yang beruntung. Namun Sali tak ingin Prima
menjadikan sopir busway
sebagai karirnya yang terakhir. "Saya berharap suatu hari
nanti dia dipindahkan ke bagian lain. Sopir ini
hanya sebagai pengalaman
saja," kata Sali.
Menurut Sali, hingga kini tetangga
sekitar rumahnya belum ada yang
tahu kalau Prima menjadi sopir busway.
(iy)
(See attached
file:
image001.jpg)
--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].
Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks,
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|