Bergegaslah! Akhirnya Kaab bin Malik benar-benar menyesal. Ia terperangkap oleh kelalaian yang diciptakannya sendiri. Perang Tabuk telah memisahkannya dari jamaah kaum Muslimin. Teriknya sinar mentari ketika itu, ditambah dengan musim panen yang menjanjikan buah-buahan yang ranum, menjadi pemberat langkah kakinya menyertai Rasulullah SAW dan para tentaranya (sahabat yang ikut serta dalam perang Tabuk -pen). Dan akhirnya Kaab bin Malik benar-benar tertinggal. Siapakah gerangan yang tidak mengenali sosok Kaab bin Malik? Dialah shahabat Rasulullah SAW yang teruji keimanannya melalui keikutsertaannya perang Badr kubro -perang pertama umat Islam dalam mempertahankan iman dan eksistensinya. Rasulullah SAW pun telah menjanjikan ampunan atas dosa-dosa mereka yang menyertainya saat perang Badr kubro. Maka timbul pertanyaan besar dalam benak Rasulullah SAW dan para sahabatnya, mengapa orang sekaliber Kaab bin Malik sampai tertinggal (tidak ikut serta pen) dalam perang Tabuk ini? Semua bermula dari kebimbangan. Kebimbangan itulah yang menyebabkan Kaab bin Malik bersikap malas dan menunda-nunda keberangkatannya, hingga ia tidak kuasa lagi menyusul Rasulullah SAW dan para tentaranya, ketika ia akhirnya memutuskan untuk berangkat. Ia pun kehilangan kesempatan untuk meraih berbagai keutamaan berjihad; yang selama ini menjadi jalan mulia yang dipilihnya. *** Kaab bin Malik pasti bukanlah satu-satunya orang yang pernah mengalami hal semacam ini. Betapa banyak orang yang gagal meraih impiannya hanya karena sebuah kebimbangan sempat singgah di ruang benaknya. Keraguan yang memperlemah tekad, menyurutkan langkah. Saudaraku, Perusahaan sepatu Nike amat menyadari hal ini. Betapa sering keraguan- yang kerap kita salah artikan sebagai sikap penuh pertimbangan, menjadikan kita terhalang dari bermacam kebaikan. Karena itu semboyan yang dipilih oleh salah satu pabrik sepatu terbesar itu adalah; Just do it! Lakukan saja! Pertimbangan yang matang sebelum mengambil sebuah keputusan jelas kita butuhkan. Perencanaan pun perlu kita buat secermat mungkin. Kita tentu tidak menginginkan kehidupan kita berjalan sekedar mengikuti arus yang ada. Dont ever play your life by ear! Namun pertimbangan maupun perencanaan yang masak memiliki porsi dan tempat tersendiri, sebagaimana sebuah keputusan akhir tetap harus diambil. Jembatan penghubung antara keduanya adalah tawakal. Kita berkewajiban untuk selalu mengupayakan yang terbaik dalam kehidupan ini. Namun kita tidak pernah dibebani kewajiban untuk berhasil. Upayakanlah segalanya dengan daya terbaikmu, kemudian sempurnakan sentuhan akhir ikhtiar itu dengan tawakal. Bergegaslah!, karena hidupmu tidak lama.
Genis Ginanjar Wahyu, dr Dokter umum, tinggal di Bandung d.a Jalan Ahmad IV. No 28 Kelurahan Pamoyanan, kecamatan Cicendo, Bandung 40173 Telp: 0817825212/ (022) 6034627 Bank Muamalat Indonesia Capem Cihampelas, Bandung a.n Nugria Fitriana Nomor rekening: 103.03470.22 __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com -------------------------------------------------- Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....]. Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
