BAGAIMANA JANIN ITU BISA LAKI-LAKI ATAU WANITA …?

Dalam sebuah hadits yang sangat panjang dari Tsauban
maula Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam
berkata, “Ada seorang pendeta Yahudi datang kepada
Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam dan berkata,
“Saya datang kepadamu untuk bertanya tentang sesuatu
yang tidak diketahui kecuali oleh seorang nabi atau
satu-dua orang saja.” Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi
wa Sallam bersabda, “Akankah bermanfaat bagimu kalau
saya jawab?” Dia menjawab, “Saya akan mendengarnya
dengan telingaku. Saya datang untuk bertanya tentang
anak,” Maka Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam
menjawab: “Air mani laki-laki berwarna putih sedangkan
air mani wanita berwarna kuning. Apabila kedua air
mani ini bertemu, lalu air mani laki-laki mengalahkan
air mani wanita maka jadilah anak laki-laki dengan
izin Allah. Namun, apabila air mani wanita mengalahkan
air laki-laki maka jadilah anak perempuan dengan izin
Allah.” Maka pendeta tadi berkata “Engkau telah
berkata benar.” (H.R. Muslim No. 315)

Yang dimaksud mengalahkan adalah air maninya lebih
banyak dari yang lain sehingga menutupi dan
mengalahkannya. Namun semua itu tetap dengan izin
Allah, maka mungkin saja terjadi sebaliknya bila Allah
menghendaki.

BAGAIMANA BAYI ITU BISA MIRIP IBUNYA ATAU BAPAKNYA
...?

Untuk menjawab pertanyaan di atas marilah kita simak
hadits berikut :

Dari ‘Aisyah Radhiyallahu’anha  berkata, Rasulullah
Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “…Apabila
keluarnya air mani wanita mendahului keluarnya air
mani laki-laki, maka anaknya akan menyerupai
saudara-saudara ibunya, namun apabila keluarnya air
laki-laki mendahului keluarnya air mani wanita, maka
anaknya akan mirip saudara-saudara bapaknya.” (H.R.
Muslim No. 251)

Dari Anas bin Malik berkata, Rasulullah Shallallaahu
‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Adapun mengenai masalah
kemiripan anak, apabila seorang laki-laki berjima’
dengan seorang wanita lalu air maninya keluar terlebih
dahulu maka anaknya akan mirip dengannya (bapaknya),
sedangkan jika air mani wanita keluar terlebih dahulu,
maka anaknya akan serupa dengannya (ibunya).” (H.R.
Bukhori No. 3938)

KESIMPULAN :

1.      Apabila air mani laki-laki mengalahkan air mani
wanita dan keluar terlebih dahulu, maka jadilah anak
laki-laki dan serupa dengan bapaknya.
2.      Apabila air mani wanita mengalahkan air mani
laki-laki dan keluar terlebih dahulu, maka jadilah
anak wanita dan serupa dengan ibunya.
3.      Apabila air mani laki-laki mengalahkan air mani
wanita tetapi air mani wanita keluar terlebih dahulu,
maka jadilah anak laki-laki dan serupa dengan ibunya.
4.      Apabila air mani wanita mengalahkan air mani
laki-laki tetapi air mani laki-laki keluar terlebih
dahulu, maka jadilah anak wanita dan serupa dengan
bapaknya.
5.      Apabila air mani laki-laki mengalahkan air mani
wanita dan keluar bersama-sama maka jadilah anak
laki-laki dan tidak mirip secara khusus pada salah
satu dari keduanya atau mungkin mirip keduanya.
6.      Apabila air mani wanita mengalahkan air mani
laki-laki dan keluar bersama-sama maka jadilah anak
wanita dan tidak mirip secara khusus pada salah satu
dari keduanya atau mungkin mirip keduanya.
7.      Semua itu adalah dengan izin Allah ‘Azza wa Jalla
semata.

“Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi. Dia
menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dia memberikan
anak-anak perempuan kepada siapa saja yang Dia
kehendaki dan menberikan anak laki-laki kepada siapa
saja yang Dia kehendaki. Atau Dia menganugerahkan
kedua jenis laki-laki dan wanita (kepada siapa saja
yang Dia kehendaki), dan Dia menjadikan mandul kepada
Siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha
Mengetahui lagi Maha Kuasa.” (Q.S. Asy-Syura : 49-50)

“Sesungguhnya hanya di sisi Allah sajalah pengetahuan
tentang hari kiamat, dan Dialah yang menurunkan hujan,
dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada
seorangpun yang mengetahui (dengan pasti) apa yang
akan diusahakan besok. Dan tiada yang bisa mengetahui
di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha
Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (Q.S. Luqman : 34)

(Lihat Fathul Bari 7/273, Jami Ahkamin Nisa’ I/13,
Tuhfatul Wadud Imam Ibnul Qoyyim, Menanti Buah Hati
dan Hadiah untuk yang Dinanti Ustadz Abdul Hakim bin
Amir Abdat)

Dikutip dari Majalah Al Furqan Edisi 4 Tahun V /
Dzulqo’dah 1426 H / Desember 2005.

Wallahu'alam

Al Faqir Abu 'Ali ibn Salamah Syathibi ibn Ahmad
Syathibi - '99 (1402 H / 1982 M)
An-Nahl Team - The Natural Therapy Solution



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke