Skabies
Skabies atau sering juga disebut penyakit budukan atau
gatal agogo, merupakan penyakit yang disebabkan oleh
infestasi (sejenis infeksi –pen) dan sensitisasi
terhadap tungau Sarcoptes scabiei var hominis dan
tinjanya (skibala –pen) pada kulit manusia. 
Sarcoptes scabiei adalah tungau yang transparan,
berbentuk oval, pungggungnya cembung, perutnya rata,
dan tidak bermata. Ukurannya, yang betina antara
330-450 mikron x 250-350 mikron, sedangkan yang jantan
lebih kecil, antara 200-240 mikron x 150-200 mikron.
Bentuk dewasa tungau ini memiliki 4 pasang kaki.
(Gambar 1)
Siklus hidup tungau ini adalah sebagai berikut,
setelah melakukan perkawinan yang terjadi diatas kulit
manusia, tungau jantan akan mati. Sedangkan tungau
betina akan terus hidup dan mengggali
terowongan-terowongan di bawah lapisan kulit
(kanalikuli -pen) untuk meletakkan telur-telurnya.
Seluruh siklus hidupnya mulai dari telur hingga
mencapai dewasa memerlukan waktu antara 8-12 hari. 
Gejala Klinis
Penyakit skabies memiliki 4 gejala klinis utama,
yaitu:
1.      Pruritus nokturna, atau rasa gatal di malam hari,
yang disebabkan aktivitas tungau yang lebih tinggi
dalam suhu lembab.
2.      Penyakit ini dapat menyerang manusia secara
kelompok. Mereka yang tinggal di asrama, barak-barak
tentara, pesantren maupun panti asuhan berpeluang
lebih besar terkena penyakit ini. Penyakit ini amat
mudah menular melalui pemakaian handuk, baju maupun
seprai secara bersama-sama. Skabies mudah menyerang
daerah yang tingkat kebersihan diri dan lingkungan
masyarakatnya rendah. 
3.      Adanya terowongan-terowongan di bawah lapisan kulit
(kanalikuli), yang berbentuk lurus atau
berkelok-kelok.  Jika terjadi infeksi skunder oleh
bakteri, maka akan timbul gambaran pustul (bisul kecil
-pen). Kanalikuli ini berada pada daerah lipatan kulit
yang tipis, seperti sela-sela jari tangan, daerah
sekitar kemaluan (pada anak-anak), siku bagian luar,
kulit sekitar payudara, bokong dan perut bagian bawah.
(Gambar 2 dan 3)
4.      Menemukan tungau pada pemeriksaan kerokan kulit
secara mikroskopis, merupakan diagnosa pasti penyakit
ini. (Gambar 4) 

Pengobatan
Pengobatan penyakit ini menggunakan obat-obatan
berbentuk krim atau salep yang dioleskan pada bagian
kulit yang terinfeksi. Banyak sekali obat-obatan yang
tersedia di pasaran. Namun, ada beberapa syarat yang
harus dipenuhi oleh obat anti-skabies, antara lain
yaitu; tidak berbau, efketif terhadap semua stadium
tungau (telur, larva, maupun tungau dewasa), tidak
menimbulkan iritasi kulit, juga mudah diperoleh serta
murah harganya.
Obata-obatan yang dapat digunakan antara lain:
1. Salep 2-4, biasanya dalam bentuk salep atau krim.
Kekurangannya, obat ini menimbulkan bau tak sedap
(belerang), mengotori pakaian, tidak efektif membunuh
stadium telur, dan penggunaannya harus lebih dari 3
hari berturut-turut.  
2. Emulsi benzil-benzoas 20-25%, efektif terhadap
semua stadium tungau, diberikan setiap malam selama 3
hari bertutut-turut. Kekurangannya, dapat menimbulkan
iritasi kulit.
3. Gamexan 1%, termasuk obat pilihan karena efektif
terhadap semua stadium tungau, mudah digunakan, serta
jarang menimbulkan iritasi kulit. Namun obat ini tidak
dianjurkan bagi wanita hamil, maupun anak dibawah usia
6 tahun, karena bersifat toksik terhadap susunan saraf
pusat. Pemakaiannya cukup satu kali.
4. Krotamiton 10%, termasuk obat pilihan, karena
selain memiliki efek anti-skabies, juga bersifat anti
gatal.
5. Permetrin HCl 5%,  efektifitasnya seperti Gamexan,
namun tidak terlalu toksik. Penggunaannya cukup
sekali, namun harganya relatif mahal.

Selain mengggunakan obat-obatan, yang tidak kalah
penting untuk diperhatikan adalah upaya peningkatan
kebersihan diri dan lingkungan. Hal ini dapat
dilakukan dengan cara:
1.      Mencuci bersih -bahkan sebagian ahli menganjurkan
dengan cara direbus,  handuk, seprai maupun baju
penderita skabies, kemudian menjemurnya hingga kering.
2.      Menghindari pemakaian baju, handuk, seprai secara
bersama-sama.
3.      Mengobati seluruh anggota keluarga, atau masyarakat
yang terinfeksi untuk memutuskan rantai penularan.
Semoga bermanfaat.

Genis Ginanjar Wahyu, dr
Dokter umum, tinggal di Bandung 

d.a Jalan Ahmad IV. No 28 Kelurahan Pamoyanan, 
kecamatan Cicendo, Bandung 40173
Telp: 0817825212
Bank Muamalat Indonesia Capem Cihampelas, Bandung
a.n Nugria Fitriana 
Nomor rekening: 103.03470.22 




__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke