yup, yup, nice e-mail :)
Thx
Noverto Aji Prasetyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Noverto Aji Prasetyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kiriman dari teman, bagus untuk di baca.cheers@ji
Kita Memang Berbeda, CintaPena Kecil Helvy Tiana Rosa"Ayah bunda lucu deh," kata anak kami Faiz, pada suatu hari yang gerimis.Saya mengerutkan kening sambil tersenyum. "Lucu? Lucu apanya sayang?""Orangnya bertolak belakang! He he he...."Saya tersentak sesaat. Faiz, anak kami yang belum berusia 10 tahun dan sukamenulis puisi, "membaca" kami sedalam itu.Saya manggut-manggut. "Hmmm, lalu apanya yang salah?"Dia mengerling menggoda. "Tidak ada. Ayah Bunda pasangan yang unik!"Saya dekatkan wajah saya pada Faiz dan menyentuh lembut hidungnya."Aku mencatat beberapa contoh. Bunda suka durian, ayah anti durian.Bunda periang, ayah pendiam. Bunda humoris, ayah sangat serius.Hmmm, apalagi ya? Ayah menganalisa, bunda sensitif. Ayah itu detail, bundatidak. Ayah dan bunda memandang persoalan dengan cara berbeda.Menyelesaikan persoalan dengan berbeda pula!"Saya bengong."Bunda romantis tapi ayah tidak. Kalau aku romantis!" katanya setengahberbisik, lalu tertawa.Saya tambah bengong! Tahu apa anak itu tentang romantisme?Faiz terus nyerocos. Ia pun bercerita, tentang percakapan disekolah denganteman-temannya. Anak-anak SD Kelas IV ituternyata sudah berpikir, kelakkalau menikah harus mencari pasangan yang sifatnya sama! "Kalau tidak nantibisa cerai!"What? Saya garuk-garuk kepala."Aku saja yang tidak begitu setuju, Bunda. Aku bilang pada teman-teman,justru karena ayah bunda berbeda, jadinya malah asyik lho!"Saya geleng-geleng kepala lagi, sambil mengulum senyum. Ah, tahukah paraorangtua mereka bahwa anak-anak mereka kadang tahu lebih banyak dari yangkita pikir?Tak lama Faiz sudah asyik dengan bacaannya di kamar. Di ruang kerja saya,tiba-tiba wajah beberapa teman lama melintas.A memilih bercerai karena setelah menikah 10 tahun dan punya 2 anak kemudianmerasa ia dan suami sama sekali tak cocok!B menjalani kehidupan rumah tangganya dengan perasaan hampa karena takkunjung merasa cocok dengan suaminya, setelah menikah belasan tahun.C selalu berkomunikasi dengan suaminya tentang berbagai hal, tapi terpaksacekcok hampir setiap hari karena tak kunjung sampai pada sesuatu bernamakesamaan.D tak lagi peduli pada indahnya jalan pernikahan dan sekadar menjagakeutuhan rumah tangga sampai akhir hayat.Di antara mereka ada yang seperti saya, menikah karena dijodohkan sahabatatau ustadz. Ada pula yang menikah setelah melalui pacaran lebih dahulubertahun-tahun. Dan atas nama "ketidakcocokan" itulah yang terjadi.Saya akui, pengamatan Faiz jeli. Saya dan Mas Tomi memang sangat berbeda.Sebelas tahun kami bersama dan berupaya mencari titik temu. Tak selaluberhasil. "We are the odd couple!" kelakar kami.Tapi alhamdulillah, di tengah-tengah segala perbedaan itu, kami berusahauntuk tak berhenti berkomunikasi. Saya mencoba memilih waktu yang tepat,yang menyenangkan untuk bicara berdua. Begitu juga Mas.Kami membicarakan perbedaan kami di saat dan di tempat yang nyaman danmenyenangkan.Kadang tak semua perlu dibicarakan. Mas menunjukkan dengan sikap apa yang iainginkan dari saya. Kadang saat saya lelah, tanpa harus terucap kata "sayacapek," Mas memijat pundak dan punggung saya. Saya tahu, saya menangkap, Masakan senang kalau saya perlakukan demikian pula. Saya selalu memberi kejutandi saat milad, ulang tahun pernikahan, di saat ia meraih kesuksesan ataukapan saja saya mau. Mas menyadari, itu artinya saya pun ingin diperhatikandemikian. Ia mencoba, meski sebelumnya tak ada tradisi itu di keluarga Mas.Saya membuatkannya puisi saat Mas kerap memberi saya data statistik keuangankami. Mas tahu, saya ingin sesekali diberi puisi sederhana tentang cinta.Saya pun menyadari, Mas ingin saya bisa mencatat semua pemasukan danpengeluaran rumah tangga dengan rapi. Mas suka makanan tertentu.Dan meski tak suka, saya coba memasaknya. Saya membelikan Mas pakaian yangsedikit modis. Mas nyengir, tapi ia coba memakainya.Berupaya untuk memahami dan mengecilkan perbedaan menjadi indah, ketika itudilakukan dengan senyum dan ketulusan, bukan karena tuntutan atau paksaanterhadap pasangan. Dan kalau dengan berubah kita lantas menjadi lebih baik,kalau berubah itu dalam rangka ibadah, dalam rangka membuat pasangan kitabahagia, mengapa tidak? Kalaupun pasangan kita tidak juga berubah darikarakter semula setelah bertahun-tahun, mengapa kita tak melihat hal itusebagai keunikan yang makin membuat kita "kaya"?Di atas itu semua, sebenarnya semua perbedaan bisa saja seolah lebur saatsuami istri menyadari persamaan utama mereka, yaitu keinginan menjadi abdiillahi sejati! Cinta karena dan untukNya, menjadikan sifat dan karakter yangpaling berbeda sekalipun, bersimpuh atas namaNya. Perbedaan justru menjadimasalah serius ketika masing-masing pribadi memang tidak menempatkan ridhoAllah sebagai tujuan utama dalam biduk rumah tangga mereka.Di luar, hujan mulai reda. Sayup-sayup saya dengar suara Faiz di telpon.Rupanya ia sedang bercakap dengan salah satu temannya."Apa? Ayah bundamu bertengkar? Sudah, jangan menangis. Cinta yang besarkepada Allah, akan selalu menyatukan mereka!"Saya nyengir. Sejak kapan anak itu menjadi konsultan ya?
This e-mail message has been scanned for Viruses and Content and cleared by NetIQ MailMarshal
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com __._,_.___
--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].
Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks,
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED]
![]()
SPONSORED LINKS
Secondary school education Graduate school education Home school education Graduate school education online High school education Middle school education
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "sma1bks" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
__,_._,___
Kirim email ke
