Ini sungguh terjadi pada bayi adikku (keponakan ku)...babysitter bernama
Sri ini sempat merawat anakku jg (Nevander) selama 1 bulan setengah
sebelum ybs minta pulang krn ada urusan keluarga dan kualihkan ke adikku
saat dia ingin kembali bekerja (krn aku sudah mendapat penggantinya).
Hati-hati ybs sangat pandai bicara, tutur kata dan perilaku baik dan
sopan, bertubuh gemuk - berusia 35-an - berpengalaman mengasuh dan
merawat bayi.
Jangan tinggalkan bayi/anak anda hanya seorang diri dengan babysitter di
rumah tanpa pengawasan satu orang pun keluarga/orang dekat - dan bila
'sixth sense' anda sebagai seorang ibu mengatakan 'something wrong' -
cepatlah bertindak...sekali lagi hati-hati...mohon beritahukan ke
saudara, teman, rekan kerja, keluarga, - jangan pernah memakai
babysitter ini (foto terlampir).
Thanks,
Meli
-----Original Message-----
From: sandra [mailto:sandradewi@gmx.net ]
Sent: 06 Nopember 2006 9:38
Subject: Be Careful Baby Sister
Dear friends,
Selama ini saya sering membaca email mengenai baby sitter yang sering
melakukan penyiksaan ke anak asuhnya.
Tak pernah terbayang bahwa hal itu akan terjadi pada anakku sendiri.
Baby sitter ini (foto terlampir) namanya SRI ARIYANI berasal dari
Tanjung priok-Jakarta.
Ia pernah merawat anak kakakku karena kulihat orangnya baik dan sabar
kemudian dia kuambil untuk merawat anakku sejak berusia 5 bulan sampai
dengan saat lebaran kemarin (anakku usia 1 tahun) ia pamit pulang dan
berjanji akan kembali lagi ternyata setelah usai lebaran ia tak kunjung
datang.
Singkat cerita dari tak datang nya ia , baru kuketahui dari seorang
saudaraku yang sengaja kuminta tinggal dirumah sejak 2 bulan terakhir
untuk membantu mengawasi anakku (karena aku sudah merasakan ada sesuatu
yang kurang beres, anakku kerap kali tiba2 terbangun dan menangis
menjerit2 saat tidur pada malam hari)
Sangat kusesalkan aku terlambat mengtahui bahwa ternyata ia kerapkali
melakukan penyiksaan terhadap anakku yang baru berusia 12 bulan itu,
antara lain :
1. membentak2 anakku apabila ia ingin merangkak2 berkeliling rumah
( mungkin ia malas mengejar2)
2. memaksa anakku untuk menelan potongan puzzle kayu hingga anakku
menangis menjerit2 dan memuntahkan potongan puzzle tersebut.
3. memelintir tangannya apabila pada saat sedang makan anakku
berusaha mengambil sendok yang sedang ia gunakan untuk menyuap
4. distrum dengan menggunakan alat penangkap nyamuk.
5. mencelupkan kepala anakku ke dalam ember mandi hingga ia meminum
air mandinya.
Friends, aku tak ingin ada lagi yang mengalami penyiksaan seperti
anakku, tolong sebar luaskan email ini.
Berhati-hatilah karena ia pandai sekali berbicara dan mengambil hati
kita sebagai orang tua sehingga kita tidak sadar bahwa buah hati kita
terancam bahaya.
__._,_.___
--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].
Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks,
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED]
| School education | Pre school education | Classmate search |
| Classmate finder | High school classmate |
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
<<attachment: 01.jpg>>
