Iya...sunda...dat obvious yah? jawaban yang ga penting juga yah :)) Salam hangat, Nadiah
--- In [email protected], ELFIRA ROSA <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > cinta..cinta..cinta... > uhuk, pengen keselek > heu..heu... > emang dah, CINTA. satu kata, yg nggak pernah akan BASI untuk dibahas.. :) > k nadiah... BAGUS BGT loch tulisannyaaaaa > > btw, orang sunda yah..?? soalnya nama nya pake "H" gt.. (duh..duh... FIRA..pertanyaan nggak penting....) > > > "Cinta memang merupakan sesuatu yg ABSURD > and Unexplain, tapi yg terpenting mencintailah > karena itu adalah sesuatu yang dianugerahi oleh > TUHAN Terimalah pasangan anda dgn segala > kekurangan dan kelebihannya. > Cinta itu harus saling memberi dan menerima dgn > segala keikhlasan hati" > > yang penting, sadar aja, klo manusia, diciptakan "SATU PAKET" > punya kelebihan n kekurangan. > jadi, belajarlah menerima orang lain apa adanya, SATU PAKET dengan kelebihan n kekurangannya > > > > kiriman dari seorang teman... > Untuk Cintaku DImanapun Kamu Berada > Cintaku, tidakkah kau tahu bahwa Yang Maha Mencintai akan cemburu kalau aku menambah sedikit saja kadar cinta padamu dan mengurangi kadar cinta untuk-Nya. > > Tahukah kamu bagaimana Dia cemburu? > Dengan menahan pertemuanku denganmu, sehingga aku tak bisa lagi menambah kadar cintaku padamu. > Dia tidak suka kalau kadar cintaku padamu melebihi kadar cintaku pada-Nya. > Dia akan membuat rintangan sehingga kadar cintaku padamu akan berkurang dan kadar cintaku pada-Nya akan bertambah. > > Bagaimana aku bisa menghalanginya > Dia Maha Kuasa dan Maha Perkasa, tak seorangpun bisa menghalangi bila > Dia sudah berkehendak karena > Dia memang Maha Berkehendak. > > Bila Dia berkehendak cintaku padamu jauh dibawah cintaku pada- Nya, maka cintaku pada-Nya akan melebihi cintaku padamu. Aku tak bisa menolaknya. > > > > > Cintaku, janganlah kau cemburu pada Yang Maha Mencintai. Cemburumu tidaklah akan lebih besar dibandingkan dengan cemburu-Nya. Kalau Dia cemburu, > Dia berkuasa untuk menjauhkan kamu dariku dan menjauhkan aku darimu. > > Apa yang bisa kau perbuat dengan cemburumu yang tidakpun sebutir pasir dibandingkan dengan kecemburuan- Nya yang lebih besar dari alam semesta ciptaanNya ini. Engkau tidak akan berdaya menantang kecemburuan- Nya, Cintaku. > > > > > Cintaku, pasrah pada kehendak-Nya adalah jalan terbaik untuk kita. Dia Maha Mengetahui perasaan kita. Bila Dia meridhoi kita, kita akan dipertemukan dalam kasih sayang-Nya. Maka aku bersabar dan hendaknya engkaupun bersabar menanti pertemuan kita, karena Yang Maha Mencintai pun Maha Sabar, lebih dari kesabaranmu. Dia Maha Mengerti lebih dari pengertianmu, Dia juga Maha Memahami lebih dari kemampuanmu memahamiku > > > > > > he..he.... salam ALumnus lah > di blog fira banyak loch ttg cinta (teuteup.. bari jeung promosi blog kmana2..) > > http://jaket_biru.blogs.friendster.com/vira_cool/tentang_cinta/index.h tml > > > > > > > Arifa Murti Untoro <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Weleh...weleh...Nadiah > Ada apa ini?... Ada apa ini?... Hayooo... Ada apa coba? > > > --ARIFA M. UNTORO-- > PROJECT EXECUTIVE > > Satrio Wicaksono Indepth Consulting > > Address : Jln. Masjid Al-Anwar No. 46 Jakarta Barat 11540 Phone /Fax : (021) 530-5050 / (021) 548-3862 > > > > > > ----- Original Message ---- > From: Nadiah Abidin <[EMAIL PROTECTED]> > To: [EMAIL PROTECTED] > Sent: Monday, November 27, 2006 12:02:18 PM > Subject: [sma1bks] Karena Kaulah Satu (Puisi) > > > > Hai all... > Biasanya aku menulis cerpen dan puisi yang 'aman'. Hari ini aku mau mencoba sesuatu yang baru: bikin puisi yang berbeda dari gaya biasaku, termasuk dari konteks isi (mudah-mudahan tidak terlalu vulgar). Jika ada kritik dan saran, japri aza. Terima kasih. > --- > > KARENA KAULAH SATU > Malam ini begitu hening > Malam ini begitu indah > Malam ini begitu syahdu > Malam ini begitu mengusik kalbu > > Malam ini. Di saat aku mengingatnya, di saat aku menyadari bahwa aku sebatas bayang-bayang semu di batas senja, aku menangis tanpa suara. > > Bukan karena disakiti > Bukan karena marah > > Bukan. Sama sekali bukan. > > Tapi karena...Cinta > > Cinta? > > Cinta > > Meski sulit kuakui, tapi aku mencintainya > Dengan segenap hati > > Saat kupandang wajahnya > Degup jantungku begitu kuat > Hingga kutakut ia bisa mendengarnya > > Dan aku akan tertawa > Memalingkan muka > Tersipu sesaat > Sebelum berbicara biasa > Seolah tak ada apa-apa > > Padahal jauh di lubuk jiwa > Tersembunyi di balik jejaring kulit dan vena > Aku merasakan getar-getar halus > Yang menjalari seluruh tubuhku > Membuatku menggigil > Dalam jengah yang hangat > > Sayang cintaku hanyalah angan > Tentang dia yang kurindu > Yang ingin kudengar suaranya > Kupandang matanya > > Yang ingin kujaga > Dalam setiap detik hayatku > > Karena baginya > Aku tak lebih dari sebuah dermaga > Tempat ia sesekali berlabuh > Saat aku menyapa > Dari balik kabut > Laut luas yang gelap gulita > > Terbayang > Kelelahan yang mendera > Sungguh tergugah hasrat menyelimutinya > Pelan-pelan > Mencium keningnya > Membelai rambutnya > Saat ia tanpa sadar terlelap > Di depan layar komputer yang terus menyala > > Ah, Cinta... > Andai kau tahu betapa aku tak peduli > Seberapa buruk nilaimu > Seberapa rendah penghasilanmu > Seberapa tak berdaya engkau > Menghadapi waktu sempit > Yang serasa mengejarmu > Memaksamu terjaga > Bergegas > Memburu > Memenuhi tuntutan masa > > Aku tak peduli > Seberapa tak menarik kau mengganggap dirimu > Seberapa tak beruntung aku bersamamu > Seberapa jauh perbedaan > Usia > Jarak > Dan waktu > > Karena bagiku > Kaulah satu > Meski kau tak sempurna > Meski kau membalas senyum > Dan sapa setiap gadis yang menghampirimu > > Kamu adalah kamu > Dengan segala kekurangan > Keluguan > Ketidakdewasaanmu > > > Andai saja > Kau mau mengulurkan tanganmu kepadaku > Kan kugenggam erat > Takkan pernah kulepaskan > Karena kutahu > Kaulah satu > > Tetapi layaknya pohon > Kau ibarat daun > Aku ibarat bunga > Meski berhubungan > Selamanya tak bersentuhan > (kecuali saat angin berkenan) > Hanya menatap > Merasakan kehadiran > > Oh, Cinta... > Rinduku tak tertahan > Begitu dekat > Namun > Begitu jauh > > Biar kutatap dirimu sekali lagi > Kupeluk dalam angan > Sebelum aku melepas > Setiap impian > > Karena aku mencintaimu > Mencintaimu > Mencintaimu > Mencintaimu. .. > > Tak ingin ¡ku yang lain > Beri aku kesempatan > Sekali ini > Takkan kusesali > Karena kaulah satu > Yang kuingin dalam cinta menyesakkan > Selamanya > > (Nadiah Abidin; Rahasia Sang Pecinta Sunyi, Bekasi, 27-12-2006, pukul 02:19) > > > > > > > --------------------------------- > Access over 1 million songs - Yahoo! Music Unlimited. > > > > > > > --------------------------------- > Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta. > > > > > --------------------------------- > Check out the all-new Yahoo! Mail beta - Fire up a more powerful email and get things done faster. >
