lumayan buat intermezzo...

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 
--- Begin Message ---

Note: forwarded message attached.
 
---------------------------------
Access over 1 million songs - Yahoo! Music Unlimited.
--- Begin Message ---
Api Ledakan Pipa Pertamina di Lapindo Berlafal Allah & Kuda Laut 
Budi Sugiharto - detikcom

Surabaya - Allah Maha Besar! Ledakan pipa gas milik Pertamina di lokasi lumpur 
Lapindo, jalan Tol Porong-Gempol KM 38 22 November 2006 lalu yang menewaskan 13 
orang masih menyimpan misteri. Ada yang mengejutkan sesaat api melumat tanggul 
di sekitar pusat semburan lumpur tersebut. 

Seorang pekerja PU yang tergabung dalam Tim Nasional Penanggulangan Semburan 
Lumpur Sidoarjo diam-diam berhasil mengabadikan jilatan api yang cukup 
mecengengangkan. Bagaimana tidak! Tanpa disadarinya, hasil bidikan fotografer 
amatir yang namanya dirahasiakan itu menunjukkan keagungan Tuhan Yang Maha Esa. 

Kok bisa? Api yang membubung setinggi hampir 1 kilometer itu ternyata sempat 
membentuk lafal Allah dalam tulisan Arab beberapa saat. Selain itu, api itu 
juga menunjukkan gambar logo lama perusahaan minyak negara, PT Pertamina: kuda 
laut.

Boleh percaya, boleh juga tidak. Yang jelas, wartawan detikcom yang menerima 
softcopy foto ini sempat terkejut menyaksikan foto yang selama ini dianggap 
biasa oleh Timnas itu.

Pengamatan detikcom, foto tersebut kemungkinan dibidik dari tanggul Desa 
Renokenongo yang berada di bagian utara pusat ledakan. Memang jika dilihat 
sekilas, foto itu terkesan biasa. 

Namun jika foto itu dicermati dan diteliti lebih lama, terlihat jelas apinya 
membentuk lafal Allah dan kuda laut. Pertanyaan yang muncul apakah itu jilatan 
api yang membentuk lafal Allah ini kebetulan saja atau memang memuat 
pesan-pesan dari Allah? Wallau a'lam. (gik/asy)
***

Samuel Bidik Jilatan Api Lafal Allah dengan Kamera Poket Digital 
Budi Sugiharto - detikcom

Jilatan api pipa gas Pertamina di Lapindo yang berbentuk lafal Allah (foto: 
dok. Samuel Johnson Sutanto)
Surabaya - Foto jilatan api pipa gas Pertamina di luapan lumpur Lapindo yang 
membentuk lafal Allah dalam tulisan Arab benar-benar asli. Foto jilatan api ini 
buah karya Samuel Johnson Sutanto, salah seorang pekerja di Timnas Lumpur 
Lapindo. Samuel menjepret jilatan api itu dengan kamera poket digital merek 
Sony. 

"Saya jamin foto saya ini asli, tidak ada rekayasa digital," kata pria pemeluk 
agama Katolik ini kepada detikcom, Kamis (14/12/2006). 

Samuel menjepret jilatan api itu saat ledakan pipa gas Pertamina terjadi pada 
22 November 2006 lalu. Dia menjepret secara asal saja. "Tapi, kok banyak 
anggota Timnas menilai bahwa jilatan itu menyerupai lafal Allah," ungkap pria 
berumur 26 tahun asal Tegal ini. 

Pada 22 November 2006 malam, saat ledakan pipa gas Pertamina itu terjadi, 
kebetulan dirinya sedang berada di tanggul Desa Kedungbendo, Porong, Sidoarjo, 
sekitar 700 meter dari sumber ledakan. Saat itu, Samuel yang bekerja di bagian 
drainase Timnas Lumpur Lapindo itu sedang mengetes pompa penyedot air lumpur. 

Ketika sedang serius mengetes pompa itu, Samuel dikejutkan dengan adanya 
ledakan keras dari areal luapan lumpur Lapindo. "Saya tidak berpikir kalau yang 
meledak itu pipa gas. Teman-teman saat itu memperkirakan yang meledak dan 
terbakar itu pabrik," kata Samuel.

Lantas, dengan reflek tinggi, Samuel pun mengeluarkan kamera digital Sony 7,1 
Mega Pixel dari sakunya dan memotret jilatan api itu. "Saya foto saja itu. 
Kebetulan saya bawa kamera sejak siang, karena siangnya saya melakukan survei 
drainase. Nah, kamera yang saya bawa itu sebelumnya saya gunakan untuk memotret 
saat survei," ujar pria yang sering disapa Sonny ini. (asy/nrl)
***

Foto Api Ledakan Pertamina yang Berlafal Allah Itu Asli

Surabaya - Jilatan api ledakan pipa gas Pertamina di lokasi lumpur Lapindo 
cukup mencengangkan. Dilihat dari foto yang diabadikan salah seorang Timnas 
Lumpur Lapindo, jilatan api itu membentuk lafal Allah dan bergambar kuda laut. 
Foto ini bukan hasil rekayasa. Dijamin asli. 

Kepastian bahwa foto jilatan api membentuk lafal Allah ini asli datang dari 
juru bicara Timnas Rudi Novrianto. "Kita jamin keasliannya, kita juga punya 
foto sebelum dan sesudahnya," kata Rudi saat dihubungi detikcom, Kamis 
(14/12/2006). 

Rudi mengaku mengetahui foto jilatan api itu tak berapa lama setelah terjadi 
ledakan. "Setelah melihat dan meneliti foto itu, memang ini sungguh sebuah 
keajaiban. Sangat luar biasa," kata Rudi yang tidak mau menyimpulkan maksud 
yang tercermin dalam foto itu.

Detikcom telah menerima softcopy foto ini. Dilihat dari objeknya, foto tersebut 
kemungkinan dibidik dari tanggul Desa Renokenongo yang berada di bagian utara 
pusat ledakan. 

Memang jika dilihat sekilas, foto jilatan api itu terkesan biasa. Namun jika 
foto itu dicermati dan diteliti lebih lama, memang terlihat jilatan apinya 
membentuk lafal Allah dan kuda laut, logo lama Pertamina.(gik/asy)
http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/12/tgl/14/time/132417/idnews/720099/idkanal/10
***

Lihat Foto Api Ledakan Pertamina, Tubuh Saya Merinding 
Arifin Asydhad - detikcom

Jakarta - Api ledakan pipa gas Pertamina di lokasi semburan lumpur Lapindo 
ternyata membentuk lafal Allah dalam huruf Arab. Lafal Allah itu terekam dalam 
foto yang diabadikan Timnas Lumpur Lapindo. Foto ini asli. "Saya melihat foto 
itu, tubuh saya jadi merinding." 

Itulah salah satu tanggapan pembaca detikcom dalam emailnya kepada redaksi, 
Kamis (14/12/2006). "Waktu saya lihat foto semburan api pipa gas Pertamina, 
seketika itu tubuh saya merinding dan menangis tanpa sebab. Saya gak tahu 
kenapa tubuh saya bisa mengalami hal tersebut," tulis Ahmad Husen.

Menurut Husen, yang dirinya rasakan sekarang adalah kebesaran Sang Maha 
Pencipta dan perasan dosa yang selama diperbuatnya dengan sengaja atau tidak 
sengaja. "Allah Maha Besar ...hanya dengan kuasa-Nya suatu hal yang mustahil 
oleh pikiran manusia bisa jadi kenyataan..kunfayakun.. Jadilah, maka jadilah 
ia," tulis Husen lagi. 

"Tubuh saya benar-benar lemas saat ini. Saat mengetik surat ini pun saya masih 
dalam kondisi menangis..gambar itu rencana akan saya copy untuk saya jadikan 
wallpaper di komputer saya," tulis Husen. 

Memang, foto api ledakan pipa gas Pertamina pada 22 November 2006 lalu memang 
cukup mencengangkan bagi orang-orang yang melihatnya. Termasuk di kalangan 
Timnas Lumpur Lapindo. "Setelah melihat dan meneliti foto itu memang sungguh 
sebuah keajaiban," kata juru bicara Timnas Lumpur Rudi Novrianto saat dihubungi 
detikcom. 

Sebenarnya, bukan kali ini saja musibah yang membuat lafal 'Allah'. Sebelumnya, 
semburan awan panas Merapi (Wedhus Gembel) yang diabadikan oleh fotografer 
detikcom, Bagus Kurniawan, juga dinilai berlafalkan Allah. Penilaian ini datang 
dari salah seorang pembaca yang mengirimkan email beberapa waktu lalu. 

Sebagaimana foto api ledakan pipa gas Pertamina di semburan lumpur Lapindo, 
foto wedhus gembel ini juga terlihat biasa bila tidak dilihat secara seksama. 
Namun, begitu diperhatikan agak lama, maka wedhus gembel itu membentuk lafal 
Allah. Lafal Allah terbentuk agak miring. Subhanallah!(asy/nrl)

  Selengkapnya di: 
  http://religiusta.multiply.com/links/item/27

 

--- End Message ---

--- End Message ---

Kirim email ke