It's only a transition...

Dicky Kurniawan
News Camera Person
NEWS DIVISION
PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV)
Gd. Trans TV 3rd Fl.
Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A
Jakarta Selatan 12790
+628174964705
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
omongkosongku.blogspot.com  
 





----- Original Message ----
From: Muhammad Syahnanto Noerdin <antotranstv_ [EMAIL PROTECTED] com>
To: news-transtv@ yahoogroups. com
Sent: Sunday, February 11, 2007 7:25:40 AM
Subject: [news] Valentine, Hari Berbagi Kasih



Tidak lama lagi kita akan merayakan hari Valentine atau hari kasih 
sayang.
Minimum setahun sekali kita diingatkan, bahwa manusia membutuhkan kasih
sayang dan juga sepatutnya membagi rasa kasih bukan hanya sekedar 
kepada
orang yang kita kasihi saja. Oleh sebab itulah mang Ucup mengusulkan 
untuk
perayaan hari Valentine Day yang akan datang ini kita berbagi kasih 
dengan
para korban banjir. Saya yakin mereka ini jauh lebih membutuhkan 
bantuan
aluran tangan kasih kita. Kasih yang kita berikan kepada mereka akan 
jauh
lebih bernilai daripada hanya sekedar memberi bunga atau kado bagi sang
yayang. Saya yaking haqul yakin orang kita kasihi pun bisa menerima dan 
bisa
mengerti apabila ini kali kadonya bukan berupa bunga maupun kado biasa
melainkan tanda sumbangsih kita kepada para korban banjir. Saya 
lampirkan
disini juga artikel mengenai Hari Kasih Valentine.

Di Brasil mereka merayakan hari Valentine pada tanggal 12 Juni yang 
lebih
dikenal dengan nama “Dia dos Namorados" = "Boyfriend's/ Girlfriend' s 
Day".
Sedangkan di Kolumbia mereka merayakannya pada bulan September yang 
diberi
nama “Amigo secreto” = “Sobat Rahasia”, karena sipemberi hadiah 
Valentine
tidak boleh memberitahu identitas nya. Sedangkan di Tiongkok, Chinese
Valentine atau “Qi Shi” yang berarti “Double seven”, karena ini 
dirayakan
tepatnya pada tanggal tujuh bulan tujuh penanggalan Imlek. Budaya ini
berasal sejak jaman Disnati Han (206 SM - 220 M).

Di Jepang maupun di Korea mereka menamakan Hari Valentine = 
“Giri-choco”,
sebab pada hari tersebut para perempuan diwajibkan memberi cokelat 
kepada
teman-teman pria sekantor atau lingkungannya. Kata Giri dalam bahasa 
Jepang
=  Wajib, sedangkan choco diambil dari kata chokoreto = cokelat. Kaum 
pria
membalas memberikan hadiah cokelat putih atau hadiah-hadiah lainnya 
yang
berwarna putih  pada hari “White Day” yang dirayakan pada tanggal 
14 Maret. 

Apabila kita mendengar lagu “My Lady Valentine” terbayang oleh kita 
sosok
seorang gadis ayu, imut-imut dalam romantis cinta. Bahkan kalau kita
mendengar refrain dari lagu tersebut “Be my Valentine” rasanya 
sangat indah
sekali untuk diucapkan sebagai nama panggilan untuk gadis kesayangan 
kita.
Hanya sayangnya ini tidaklah benar, sebab panggilan “Be my 
Valentine” itu
cocoknya diberikan kepada seseorang yang memiliki tubuh ala Arnold
Schwarzeneger ato Rambo, sebab perkataan Valentine itu berasal dari 
bahasa
Latin “Valentinus” yang berarti “Gagah Perkasa”.

Juga satu hal yang ngawur, apabila hari Valentine itu dikaitkan dengan 
agama
Kristen, sebab pujian “Valentinus” atau “Gagah Perkasa” 
sebenarnya diucapkan
untuk memuliakan dewa Baal yang dibenci oleh Allah nya umat Kristen.

Raja Baal yang pertama adalah Nimrod seorang pemburu anjing ajak yang 
gagah
perkasa. Dalam bahasa Yunani Nimrod lebih dikenal sebagai Pan, 
sedangkan
anjing ajak dalam bahasa Latin “Lupus” oleh sebab itulah bangsa 
Rumawi
menamakan Nimrod sebagai “Lupercus” atau sipemburu anjing ajak. 

Untuk memuliakan Lupercus inilah mereka mengadakan hari perayaan yang
disebut “"Lupercalia” yang dirayakan setiap tanggal 15 Februari.

Rupanya banyak orang Rumawi ingin puteranya gagah perkasa seperti 
Nimrod
oleh sebab itulah mereka seringkali memberikan nama “Valentine” 
kepada
putera-puteranya. 

Kerajaan Babilonia berasal dari kerajaan Baal yang memuliakan dewa 
Baal.
Dalam bahasa kuno Kaldea atau bahasa Babilonia pada saat itu “bal” 
berarti
“hati” maka dari itu juga “hati” sering digunakan sebagai 
lambang dari dewa
Baal. Oleh sebab itulah lambang “hati” ini juga digunakan sebagai 
lambang
dari hari raya Lupercalia tersebut. Yang s/d saat ini masih tetap 
digunakan
sebagai lambang dari hari Valentine.

Di hari Valentine rasanya tidak komplit apabila tidak ada “Cupid” 
sang dewa
asmara, dalam bentuk malaikat kecil dalam keadaan bugil dan yang selalu
membawa panah untuk memanah sepasang hati manusia untuk saling jatuh 
cinta.

Hanya sayangnya Cupid ini merupakan lambang dari pasangan Haram! Kenapa
demikian?

Cupid itu sebenarnya adalah gambaran atau lambang ketika Nimrod masih 
kecil.
Nimrod adalah seorang pemburu maka dari itu juga Cupid ini selalu 
membawa
panah. Pada masa mudanya Nimrod adalah seorang pemuda yang 
guaaa..anteng
sekali, sehingga di puja-puja oleh banyak kaum wanita yang membuat 
nafsu
birahi mereka menjadi bangkit terbang melayang. Hal ini bukan hanya 
berlaku
bagi perempuan-perempuan disekitarnya saja bahkan berlaku bagi Ibu
Kandungnya sendiri “Semiramis” yang turut jadi tergila-gila oleh 
anaknya
sendiri, sehingga akhirnya ia mengawini anak kandungnya sendiri. Oleh 
sebab
itulah juga diberi sebutan nama “Cupid” yang berasal dari bahasa 
Latin
“cupere” yang dalam bahasa Inggrisnya diterjemahkan sebagai 
“Desire” atau
membangkitkan nafsu birahi. Jadi Cupid itu memanah bukannya untuk 
membuat
orang menjadi saling jatuh cinta, melainkan untuk membuat nafsu birahi 
orang
jadi bangkit.

Pada tanggal. 15 Februari, Nimrod dan Ibunya mengakui kesalahan mereka,
sebagai ibu dan anak, oleh sebab itulah juga bulan Februari itu berasal 
dari
kata Februa yang berarti “penyucian”, dimana mereka akhirnya sadar 
bahwa
azas kasih yang mereka lakukan itu tidak benar.

Berdasarkan Catholic Encyclopedia (1908), sebenarna ada tiga St 
Valentine;
seorang Pastor dari Roma yang mati sebagai martir, begitu juga seorang
pastor lainnya di Afrika Utara dan yang terakhir mendapatkan julukan St
Valentine adalah seorang uskup dari Terni (Italy). 

Sedangkan hari Valentine yang kita kenal sekarang ini adalah hari kasih 
yang
diperkenalkan pada th 496 M oleh Paus Gelasius I menjadikan upacara 
Romawi
Kuno ini menjadi Hari Perayaan Gereja dengan nama Saint Valentine's Day
untuk menghormati St.Valentine yang mati pada 14 Februari 269 M.

Setidak-tidaknya ada beberapa legenda atau versi mengenai hari Valentin 
ini,
tetapi yang paling sering diceritakan adalah: pada saat Kerajaan Romawi 
yang
di pimpin Kaiser Claudius II sekitar Abad III Masehi sering terlibat 
dalam
peperangan. Ia menganggap tentara yang masih belum berkeluarga lebih 
tabah
dan kuat di medan peperangan dari pada pria yang telah menikah, karena
pikiran mereka pasti akan terganggu terus oleh anggota keluarga yang
ditinggal di rumah. Oleh sebab itulah Kaiser tersebut melarang para 
pemuda
untuk menikah, namun St. Valentine melanggarnya dan menikahkan mereka 
secara
sembunyi-sembunyi , tetapi akhirnya hal ini tercium juga oleh Sang 
Kaiser,
yang mengakibatkan ia ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 
269 M
dan setelah meninggal ia diangkat menjadi Santo Valentine.

Konon ketika ia masih berada di dalam penjara, ia tetap mengingat semua
orang yang dikasihinya. Hampir setiap hari ia membuat kartu bergambar 
hati
dengan ucapan singkat "I love you – from your Valentine” 
Kartu-kartu itu
dikirim satu per satu kepada setiap orang yang dicintainya. Semua orang 
yang
ada di penjara itu juga merasakan kasih sayang Valentine. Mereka 
menempelkan
kartu-kartu bergambar hati tersebut di selnya masing-masing. Dari 
sinilah
diduga lahirnya tradisi kartu Valentine dengan istilah "your Valentine" 
atau
"my Valentine"

Dengan cara demikian Paus Gelasius telah berhasil merubah kebiasaan 
orang
kafir dalam penyembahan berhala menjadi perayaan gereja, hanya dengan
merubah tanggal dari 15 ke 14 dan merubah story latar belakang dari 
perayaan
tersebut.

Walaupun demikian Anda jangan sampai terobsesi oleh tulisan tersebut 
diatas,
oret-oretan ini hanya sekedar informasi saja, yang harus dibaca dengan
pemikiran: “It's nice to read that & nice to know it!” jadi jangan
ditanggapi secara serious, kenapa?

Tidak semua budaya bangsa lain itu buruk dan tidak pula baik semuanya. 
Sikap
menganggap budaya bangsa sendiri yang terbaik dan kemudian 
mengaratinanya
agar tidak terinfeksi virus budaya asing akan terkristalisasi pada 
sikap
kebangsaan yang berlebihan (chauvinisme) .

Entah apapun juga nama maupun latar belakangnya dari “Hari kasih” 
itu, bagi
saya ini selalu baik dan mulia, sebab tujuannya ialah untuk berbagi 
kasih
satu sama lain.

Dan kasih yang benar-benar tulus itu “buta”, ia tidak mengenal 
agama,
budaya, partai politik, maupun etnis keturunan, kita kudu bisa 
mengasihi
siapa saja, dimana saja dan kapan saja, jadi jangan sampai kita mau 
diracuni
oleh segala macam dogma maupun aliran.

Manfaatkan momentum baik ini untuk membenahi kembali hubungan yang 
retak,
membebat luka di hati dengan ungkapan kasih yang istimewa, Pendeknya
Valentine's Day memiliki makna yang dalam, bukan hanya sekadar hari 
asmara
saja. 

Mang Ucup – The Drunken Priest
Email: [EMAIL PROTECTED] com 
Homepage: www.mangucup. net
http://www.friendst er.com/mangucup






We won't tell. Get more on shows you hate to love
(and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list. 





Food fight? Enjoy some healthy debate
in the Yahoo! Answers Food Drink Q&A. 





Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta. 




 
____________________________________________________________________________________
Need Mail bonding?
Go to the Yahoo! Mail Q&A for great tips from Yahoo! Answers users.
http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396546091

Kirim email ke