Best regards,
Vanda

-----Original Message-----
From: Kurnia [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Wednesday, 28 February, 2007 10:37 AM
To: export
Cc: plog; OE; arizaldi ardal; vanda; Sutardjo; ewink; Ajat; Eki;
Watini-Orion at Kline
Subject: Fw: Menikmati Hidup


Bst Rgds
KURNIA GUSTIAR
Distribution & Sales Adm. Dept.
PT. Sumi Rubber Indonesia (DUNLOP)
----- Original Message ----- 

> 
> Dari milis temen....
> 
> 
>> 
>> Menikmati Hidup
>> 
>> Seorang Direktur bertanya : "panas sekali cuaca Batam hari ini" Si sopir
>> menjawab, "Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya sukai." Merasa
>> penasaran
>> dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi, "Bagaimana kamu
>> bisa
>> begitu yakin?" Supirnya menjawab, "Begini, pak, saya sudah belajar bahwa
>> saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai, karena itu saya selalu
>> menyukai apapun yang saya dapatkan".
>> 
>> Jawaban singkat tadi merupakan wujud perasaan syukur. Syukur merupakan
>> kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa
>> diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak
>> bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang
>> dan tak bahagia.
>> 
>> Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur. Pertama, kita sering
>> memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita
>> miliki. Katakanlah Anda sudah memiliki sebuah rumah, kendaraan,
>> pekerjaan
>> tetap, dan pasangan yang baik. Tapi Anda masih merasa kurang.
>> 
>> Pikiran Anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu
>> terobsesi
>> oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang
>> mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak
>> mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah
>> mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak
>> puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang
>> kita
>> miliki kita tak pernah menjadi "kaya" dalam arti yang sesungguhnya.
>> 
>> Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang "kaya". Orang yang
>> "kaya"
>> bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat
>> menikmati
>> apapun yang mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki
>> keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak
>> tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang
>> sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan
>> yang
>> Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.
>> 
>> Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan
>> orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan.
>> 
>> Seorang pengarang pernah mengatakan, "Menikahlah dengan orang yang Anda
>> cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi." Ini perwujudan
>> rasa
>> syukur.
>> 
>> Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat
>> membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia
>> melihat
>> seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si
>> kakek
>> berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.
>> 
>> Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan
>> membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang
>> lain
>> lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih
>> pandai,
>> lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari
>> kita.Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di
>> pekarangan sendiri.
>> 
>> Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama
>> sedang duduk termenung sambil menggumam, "Lulu, Lulu."
>> Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang
>> ini. Si dokter menjawab, "Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak
>> oleh
>> Lulu."
>> Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut
>> melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan
>> berteriak, "Lulu, Lulu".
>> "Orang ini juga punya masalah dengan Lulu?" tanyanya keheranan.
>> Dokter kemudian menjawab, "Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan
>> Lulu."
>> 
>> "Bringing Life for Brighter Future"
>> 
>> 
>>
>


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
See what's inside the new Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/0It09A/bOaOAA/yQLSAA/4tWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke