KEBAIKAN ITU TAK PERNAH SIA-SIA
Sekecil apapun, ia selalu bermanfaat untuk diri sendiri maupun orang lain.
Laki-laki itu bersenang-senang di Surga
Seorang laki-laki sedang berjalan. Saat ia akan melalui suatu tempat, sepotong
yang ranting tumbuh menjulur ke jalan mengganggu langkahnya. Ia berhenti
sejenak, seraya berkata, Demi Allah! Saya akan menyingkirkan dahan ini dari
jalan supaya tidak mengganggu kaum muslimin. Ia kemudian menyingkirkan dahan
itu.
Apa yang dilakukan laki-laki itui disampaikan kepada Rasulullah SAW, Abu
Hurairah berkata: Bersabda Erasulullah SAW: saya telah melihat seseorang masuk
surga dan bersenag-senang karena ia telah memotong suatu pohon yang mengganggu
jalan kaum muslimin. (HR Muslim).
Seorang Laki-Laki dan Anjing
Abu Hurairah berkata, Rasulullah saw bersabda: Ketika seseorang berjalan di
jalan, mendadak ia merasa haus sehingga terpaksa turun ke dalam perigi untuk
minum. Kemudian ketika keluar dari perigi, ada anjing menjilat-jilat tanah
kehausan. Maka berkata orang itu, mungkin anjung ini merasa hasu seperti saya
tadi, maka segera ia turun kembali dengan perigi, mememnuhi sepatunya dengan
air dan menggigitnya sampa ke atas. Kemudian diminumkannya kepada anjing, maka
Allah memuji perbuatannya dan mengampuni dosa-dosanya. (HR Bukhari-Muslim)
Segelas Susu
Suatu hari, seorang anak laki-laki yang menjadi pengamen di lingkungan kompleks
perumahan dinas kehabisan uang. Kondisinya saat itu sangat lapar. Anak lelaki
tersebut memutuskan untuk meminta makanan pada salah satu rumah yang ada
dihadapannya. Akan tetapi dia kehilangan keberanian ketika seorang Ibu istri
dari seorang pejabat membukakan pintunya. Anak itu tdak jadi mminta makanan, ia
hanya berani meminta segelas air. Ibi muda itu pasti berpikir bahwa anak yang
ada dihadapannya sedang lapar dan haus.
Oleh karena itulah dia membawakannnya segelas besar susu. Kemudian anak itu
menghabiskan susu itu dengan lahapnya dan bertanya, Berapa saya harus membayar
untuk segelas besar susu ini ?
Ibu itu menjawab, Orang tua kami mengajarkan untuk tidak meminta balasan
ketika menolong orang lain
Beberapa puluh tahun kemudian, ketika Ibu pejabat ini (yang kini sudah lanjut
usiannya) mengalami sakit yang sangat kritis.Rumah sakit terdekat sudah tidak
mampu lagi untuk mengatasi penyakitnya apalagi dia hanya seorang janda dari
pensiunan pegawai negeri. Akhirnya dia dirujuk untuk dibawa ke Rumah sakit yang
ada di Jakarta. Dia berobat kesana setelah menjual harta-harta berharga
peninggalan suaminya dan bantuan rekan-rekan sesama janda pensiunan karena di
sana ada dokter yang mampu mengatasi komplikasinya.
Dr. Sobur Nurjaman Ali dipanggil untuk melakukan pemeriksaan.pada saat
mendengar asal kota si ibu ini terbesit sebuah pancaran aneh pada mata Dr.
Sobur. Segera ia bangki dan mengenakan seragamnya lalu menuju ruangan si
pasien. Ia langsung mengenali wanita itu dengan sekali pandang.
Dr. Sobur lalu segera mengambil keputusan untuk mengambil tindakan medis secara
total dan terapi-terapi kedokteran lainnya. Pokoknya ibu itu harus sembuh,
Demikian obsesinya. Lalu dia pun merawat ibu yang tergolek lemah itu dengan
penuh perhatian. Memasuki bulan ketiga, ternyata ibu itu benar-benar sembuh.
Lalu Dr. Sobur meminta bagian keuangan untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya
pengobatan kepadanya untuk dilunasi
Ketika bertemu dengan ibu itu, lalu dokter muda itupun berkata
"Telah dilunasi dengan segelas susu besar"
Tetap semangat
Dari "Majalah Ummi" dan "Setengah Isi Setengah Kosong, Sebuah buku"
Zulhamidi
Mhs. 2004 Teknik Mesin UNJ
Ketua Forum Dakwah Dan Silaturahim Alumni
(FADHIL) SMUN 1 Bekasi 2006-2008
Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa FT UNJ 2007
0856 9335 8901 / 021-89132017
zulhamidi.blogs.friendster.com
---------------------------------
All New Yahoo! Mail Tired of unwanted email come-ons? Let our SpamGuard
protect you.