Itulah pentingnya saling menghargai dan teposeliro
tidak perlu maaf-maafan.... disiplin di lajur anda dan taati peraturan 
lalulintas
enggak perlu curhat-curhatan anda sendiri yang menilai baik dan buruk
thanks
taati peraturan lalulintas selamat sampai tujuan peace...

-----Original Message-----
From: [email protected] on behalf of Mas Coen
Sent: Mon 6/11/2007 8:39 AM
To: Chadika; SMA1 Bekasi; SMP1 Bekasi
Subject: [sma1bks] Fwd:  NASIB PENGENDARA SEPEDA MOTOR
 


mas_c03n <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Date: Mon, 11 Jun 2007 01:24:21 -0000
From: "mas_c03n" <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED],[EMAIL PROTECTED]
Subject: Fwd:  NASIB PENGENDARA SEPEDA MOTOR

 --- In [EMAIL PROTECTED], satries wahyu  wrote:

Curhatan dari milis sebelah nih...!!


NASIB PENGENDARA SEPEDA MOTOR

Bapak2, ibu2 yth, Sebelumnya saya mohon maaf bila
tulisan berikut
kurang berkenan. Kami hanyalah ingin meminta maaf
kepada bapak ? ibu
pengguna roda empat mengenai perilaku kami di jalan
raya.
Sungguh, kami tidak memiliki maksud untuk 'mengganggu'
kenyamanan anda.
Bila kami terlihat suka nyerobot kekanan atau kekiri,
itu hanyalah karena
kami merasa kepanasan. Ini tentunya akibat jaket,
helm, sarung tangan,
masker, yang kami gunakan di siang bolong. Tentunya
rasa kepanasan ini tdk
anda rasakan, karena dinginnya hembusan AC yang keluar
dari kisi kisi
dashboard mobil anda. Sedangkan kami hanya
mengandalkan kisi kisi ujung
jaket, ataupun bagian bawah helm, he he he.

Bila anda melihat kami mendaki trotoar, ataupun
mengambil jalur kanan yang
berlawanan, itupun bukan karena kami sok jago. Tapi
kami hanya mencari
alternatif jalur, sebab seluruh badan jalan tertutup
oleh MPV ataupun SUV
bapak ?ibu. Rasanya kami nggak kuat jika harus
menunggu dibelakang knalpot
anda, yg belum tentu bebas emisi (maaf ya). Belum lagi
kami takut di PHK,
hanya karena telat masuk kerja. Tentunya khusus hal
ini, sebagian dari
anda tidak perlu absen kan?, kalo masuk kerja?

Sebab kalo sebagian besar dari kami, harus pak-buu...
Minimal dipotong uang
transport, hiks!! Belum lagi, kami suka malu bila
harus melewati resepsionis
nan cantik yang
menutup hidung kecil mereka, karena mereka mencium
aroma knalpot dan 'bau
matahari' dari jaket lusuh kami. Walau deodorant 5
ribuan telah kami
semprot, tentu tidak sebanding dg parfum mobil anda yg
50 ribuan plus
sejuknya AC mobil anda.

Kami sadar kok, kami jg suka keterlaluan. Tapi kami
juga gak pernah
memprotes roda empat. Kami cukup tau diri kok, dengan
pajak yg super murah
kami, sehingga kami harus rela mengalah bila berbicara
tentang parkir.
Kami cukup puas dengan areal 150 x 50 cm sebagai
tempat parkir kami. Tentu
berbeda dengan areal parkir bapak-ibu. Memang
sih,tarif parkirnya aja beda
Jee.

Hmmm, kami juga gak pernah protes kok, terhadap roda
empat yang telah oleh
pemerintah di-anak emaskan. Jalan tol trilyunan rupiah
telah dibangun, di
atas gusuran tanah dan rumah kami. Kami harus putar
otak mencari tempat
tinggal bagi anak dan keluarga, hanya demi bapak-ibu
bisa cepat sampai
tamasya ke ancol ataupun taman safari.

Ngomong2 tentang tamasya. Memang sih, mungkin anda
sering melihat kami
berboncengan 3 atau 4 dengan putra putri kami pergi ke
dufan. Tapi kami
gak yakin, apakah anda melihat kami, memijit tangan,
kaki dan bahu mereka
yang kecil ditempat parkir. Ini karena cara duduk
mereka yg sedikit
berakrobat di atas motor kami. Tentunya berbeda dengan
lucunya putra-putri
anda yang asyik bermain game di dalam mobil, atau
tidur pulas di jok
belakang.

Kami juga gak keki kok, dengan senyum kecil bapak-ibu,
bila melihat kami
panik saat hujan turun. Dimana kami harus buru-buru,
loncat dari motor,
buka jok motor, copot sepatu, dan mengenakan jas
hujan. Terkadang kami
membayangkan, bila kami ada di posisi anda. Mau
gerimis kek, mau hujan
gede kek, bodo' amat, cukup putar tuas kecil disamping
stir, maka wiper
kaca akan bekerja lembut membersihkan air di kaca
depan & belakang. Aaaah
enaknyaa di mobil.

Kami juga gak protes kok, bila mungkin bapak-ibu yang
terbiasa
menginstruksikan lembur kepada kami. kami cukup
mengerti bila anda tidak
pernah membayangkan, betapa dinginnya pulang kerja di
malam hari dengan
motor. Kami cuma berharap, bahwa petuah orang tua,
yang mengatakan, kalo
kena angin malam bisa kena paru-paru basah, adalah
isapan jempol semata.
Amit-amiiiit.

Kami juga gak protes kok, bila jari jemari anda
menjentikkan abu rokoknya
lewat jendela, sehingga mengenai jaket kami. Ataupun
celana kami harus
'menerima' sampah, yang anda buang lewat jendela.
Mungkin kami dengan
jaket hitamnya, tampak seperti tong sampah kali yeee.
Hi hi hi
Mohon maaf juga bila, kami harus terlihat melotot di
depan anda. Hmm
sungguh, itu gak sengaja kok, . Sebab selama naik
motor, mata kami harus
dipicingkan agar tidak kena debu. Naaah begitu
berhenti, secara refleks
mata kami terbuka lebar, seperti melotot, he he he
Maaf ya pak-bu. Peace !!!

Memang siiih, kami sering bikin masalah di jalan raya,
tapi setidaknya,
kaum kami belum pernah punya kesempatan bikin masalah
buat negara ini.
(Jadi gak enak nerusinnya)

Memang siiih, rata rata dari kami tidak berpendidikan.
Walau beberapa
rekan kami masih setia berprofesi pengojek untuk
mengantar kaum
berpendidikan nan terhormat ke tujuan, bila mereka
diburu waktu atau
hampir terlambat.

Memang siih, rata-rata dari kami gak memiliki tata
krama. Karena kami gak
punya cukup uang untuk belajar di tempat kursus
kepribadian ataupun
pelatihan image development. (SD aja DO ? hiks!).

Tapi setidaknya, kami cukup tau diri kok, untuk tetap
menganggukan kepala
kepada bapak-ibu duluan plus senyum manis, bila kami
bertemu anda di
koridor kantor. Ataupun menjauh dari bapak-ibu yang
sedang
bercengkrama di lobi menunggu lift, karena celana dan
sepatu kami tampak
kotor
terciprat air jalanan akibat sedan mewah anda menyalip
kami.

Namun kami cukup terhibur kok, bila kami dapat
mendengar sayup sayup lagu
kesukaan kami, saat kita bersanding manis di lampu
merah. Hilang rasa
penat bahu dan pinggang kami, bila dentuman sound
system anda membagi
lagunya lewat kisi kisi jendela. He he he, pernah gak
anda melihat kami
juga terkadang mengangguk-anggukan kepala mengikuti
lagu anda, walo cuma
10-20 detik. Jadi malu...

Namun kami cukup terhibur kok, dengan sigapnya pak
presiden menaiki motor
roda dua untuk meresmikan balapan mobil, hiks. Walau
kami tau persis, itu
hanya gara gara terlalu banyak roda empat yang membuat
jalan tol menjadi
padat. Sehingga pihak protokoler takut pak Presiden
datang telat. Padahal
mesin dan knalpot mobil balap dari negara asing, udah
gak sabar buat
melesat, hanya untuk bisa dibilang sebagai yang
tercepat, dan rebutan
trophy segede knalpot motor untuk mereka angkat.
What an ironic...

Namun, kami cukup terhibur juga kok, dengan iklan di
TV. Dimana banyak
artis nan ganteng dan cantik, artis senior maupun
junior, politikus,
budayawan, berebut mengiklankan motor untuk kami.
Walau kami tau persis,
gak mungkin mereka pergi shooting atau menghadiri gala
dinner dengan motor
bebek. Sebab kami tau persis, mereka gak pernah
direpotkan oleh naik dan
turun dari mobil, karena supir nan setia, membukakan
pintu belakang bagi
mereka.

Yaahhh, kami gak bermaksud membela diri siih. Kami
cuma mau sharing aja
kok, kepada anda pengendara mobil roda empat, bahwa
rasa sebel, muak,
benci anda terhadap kami, sudah kami bayar kok dengan
kondisi di atas.
Tuhan Maha Adil kan?





____________________________________________________________________________________
Food fight? Enjoy some healthy debate
in the Yahoo! Answers Food & Drink Q&A.
http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545367

--- End forwarded message ---




       
---------------------------------
Choose the right car based on your needs.  Check out Yahoo! Autos new Car 
Finder tool.



--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

<<winmail.dat>>

Kirim email ke