Nice artikel to read
 
 
Cheers
@ji
 
 
Forgive, but not Forget !

Pernyataan itulah yang sering kita dengar. Dan ini memang satu kenyataan
yang tidak bisa dipungkiri, karena satu kebohongan besar apabila
seseorang
yang telah disakiti entah sekecil apapun juga; bisa melupakan kejadian
tersebut. Hanya bedanya tidak melupakan bukannya berarti harus di ingat
terus menerus. 

Apakah anda tahu, bahwa pada umumnya kita akan lebih mudah untuk dapat
memaafkan seorang musuh, daripada memaafkan orang yang kita kasihi. 

Pada saat kita belum mampu memaafkan otomatis kejadian-kejadian yang
menyakitkan tersebut akan selalu menghantui kita siang dan malam. 

Tetapi setelah kita bisa memaafkan tidurpun bisa tenang dan tidak akan
terganggu lagi oleh mimpi2 buruk. Memaafkan bukannya berarti harus
melupakan
kejadian tersebut ataupun mengakui bahwa apa yang mereka lakukan itu
benar !
Tidak sama sekali, yang salah tetap salah dan tidak bisa dibenarkan,
hanya
bedanya pada saat kita; memaafkan berarti kita tidak mau mengingatnya
lagi.

Enak aja, Gw yang disakiti selama bertahun-tahun, apakah harus dimaafkan
secara begitu saja, seperti juga pepatah panas setahun dihapus oleh
hujan
sehari ! Disinilah letak kesalahan pemikiran anda !

Keuntungan utama dari memaafkan, bukannya untuk orang yang bersalah
kepada
kita melainkan untuk diri kita sendiri. Melalui memaafkan kita dapat
melepaskan seluruh beban sakit hati kita; maupun stress yang membebani
dan
menyiksa diri kita selama ber-bulan2, bahkan ber- tahun2. 

Dengan memaafkan hati dan pikiran kita bisa jadi langsung plong lepas
dari
segala beban sakit hati ini ! Tanya saja sama diri sendiri, apakah anda
senang dengan adanya siksaan yang anda rasakan sampai dengan sekarang
ini ?
Tiap kali teringat akan kejadian tersebut sama seperti juga luka yang
digarami dan diberikan cuka terus-menerus, sehingga dengan mana, luka
batinnya akan terasa nyeri terus dan sampai kapanpun juga tidak akan
bisa
sembuh ! Obat mujarab dari luka batin yang benar2 cespleng hanya ada
satu
saja ialah: 

Memaafkan!

Prinsip hidup yang saya pegang ialah: saya tidak akan bisa merubah orang
lain, tetapi saya bisa merubah diri saya sendiri. Saya tidak akan bisa
merubah perasaan dari orang pernah menyakiti hati saya, tetapi saya bisa
merubah perasaan saya sendiri, dengan memaafkan, sebab memaafkan itu
adalah
pilihan. 

"Forgiveness Is a Choice"; memaafkan itu adalah pilihan yg hanya bisa
ditentukan oleh Anda sendiri. Bagi mereka yg tidak bisa dan tidak mau
memaafkan, maka mereka akan tersiksa, karena pikiran dan batinnya akan
selalu kotor, disamping itu hubungan dgn yg bersalah pun akan selalu
tetap
buruk sehingga luka batinnya hingga kapan pun juga tidak akan mungkin
bisa
dipulihkan lagi.

Lucu tapi nyata, kita bersedia mengorbankan segala-galanya mulai dari
waktu
hingga uang untuk bisa sembuh, tetapi sakit batin kita; tetap kita
pelihara.
Disamping itu untuk bisa sembuh tidak perlu bayar entah berupa uang
maupun
waktu. 

Orang yang dapat memaafkan kesalahan seseorang adalah orang yang baik,
sedangkan yang dapat memaafkan dan melupakan kesalahan seseoran adalah
orang
yang bijak, tetapi orang yang dapat memaafkan dan melupakan kesalahan
seseorang "sebelumnya" orang tsb minta maaf adalah orang yang memiliki
sifat
illahi. 

by : Mang Ucup 
 

#####################################################################################
This e-mail message has been scanned for Viruses and Content and cleared 
by NetIQ MailMarshal
#####################################################################################

Kirim email ke