boleh gratis, Van, ajak semua yang ente bisa ajak.....
ok..ditunggu di sana



--- vanda <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Bang komar, saya boleh ikutan ga nih? Yah sekedar
> jadi penonton juga ga apa2
> 
>  
> 
> Thank you & Best regards,
> 
>  
> 
> Vanda Vandhana
> 
>  
> 
> PT Almega Sejahtara Jakarta
> 
> Mitra Sunter Boulevard Block A1-2
> 
> Jakarta 14350
> 
> Phone : 62-21-65833731/32
> 
> mobile:  0816-1822155
> 
>   _____  
> 
> From: [email protected]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
> komar udin
> Sent: Wednesday, 27 June, 2007 10:35 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [sma1bks] Kenduri Puisi di Bekasi
> 
>  
> 
> KENDURI PUISI : APRESIASI SASTRA, APRESIASI DIRI
> 
> Sore di Empang Bang Engkus. Mentari bersinar agak
> redup. Cahayanya
> terhalang bangunan besar Hipermarket Giant yang
> berada
> di sebelah
> Timur. Pun begitu, beberapa orang mulai terlihat
> berkumpul. Ah, ada
> apa gerangan? Mengapa mereka tidak berkumpul di
> Hipermarket untuk
> menjadi budak konsumif Tuhan Kapitalis?
> "Kita ingin memberikan wadah bagi apresiasi sastra,
> khususnya puisi.
> Serta, latar belakang pemikiran dan peristiwa yang
> membidaninya.
> Ibarat lukisan abstrak. Ia harus dijelaskan
> pelukisnya
> sendiri agar
> maknanya tidak membias kemana-mana," tukas Ali
> Anwar,
> lelaki kerempeng
> berkaca mata. Sebagai koordinator Komunitas
> Pangkalan
> Bambu, ia
> menjelaskan landasan pemikiran acara Kendiri Puisi,
> Sabtu (16/6) jam
> 15.30-18.00 wib di Empang Bang Engkus, belakang
> Giant.
> Berlabuhlah kemudian sejumlah puisi. Menyelinap
> ditengah pengap polusi
> Bekasi. Ada Rani. Salah seorang dari 7 Srikandi
> Ikatan
> Siswa Penjalah
> Alam (Inswapala) yang baru-abru ni sukses menaklukan
> puncak Semeru
> yang bercerita latar belakang puisi Senyum Mahameru 
> karya Rr Widi
> Astuti. Puisinya sendiri dilantunkan penuh emosi
> oleh
> Desi Jasmiati.
> Usai puisi dibacakan. Peserta lain mengomentari.
> "Ini
> puisi yang lugas
> dari peristiwa yang ada." Kata Ridwan Marzuki
> Hidayat,
> Ketua Dewan
> Kesenian Bekasi.
> Peserta kedua Komarudin Ibnu Mikam. Novelis yang
> juga
> menulis sejumlah
> buku-buku keluarga ini membacakan puisi karyanya
> berjudul Cinta Kurang
> Ajar. Berjaket hitam dan berkaus, lelaki asli Bekasi
> ini membentangkan
> sejumlah peristiwa cinta yang bertahun-tahun
> mewarnai
> hidupnya.
> "Terkadang cinta hadir tanpa ketuk pintu. Setelah
> komitmen ditancap
> untuk satu orang dalam lembaga perkawinan, beberapa
> cinta datang
> menawarkan diri. Seperti lirik lagu, cinta seperti
> kupu-kupu yang
> hinggap di mana ia suka," ujarnya disambut senyum
> simpul dari peserta
> yang lain.
> Cinta terkadang kurang ajar,
> Ia hadir lompat pagar,
> Menghela komitmen untuk sela dipugar,
> Tapi biarlah...barnagkali demikian adanya..
> 
> Karena ada cinta yang berjalan lurus,
> Bersisian dalam keserasian,
> Berbaris dalamn deret harmonis,
> Tapi ujungnya tak menyimpul,
> 
> Seperti rel kereta api, bersama dalam perjalan tapi
> tak menyatu hingga ujung..
> Sebab memang cinta tak harus memiliki...
> 
> Sejujur cara membacakannya agak sumbang. Tidak
> bagus-bagus amat.
> Tapi, karena yang membacakan sang pembuat puisinya
> plus cerita kondisi
> yang membidaninya, suasana jadi sumringah. "Yah,
> itulah puisi. Ia
> merangkum bertahun-tahun peristiwa sejarah,"
> komentar
> Rdwan lagi. Bak
> Anang, musisi yang menjadi jur Indonesian Idol, ia
> memberikan
> komentar. Pengetahuannya yang kaya tentang
> perpuisian
> membuat peserta
> lain senang. "Wah, kita banyak belajar neh tentang
> puisi. Ini dua
> sks," bisik salah seorang peserta.
> Selesai Komar, ada Oman Abdurahman. Perajin seni
> yang
> selalu berkostum
> khas ini, berlevis dan kemeja kotak-kotak membacakan
> sejumlah puisi
> pendek karyanya.
> KANGEN
> 
> Kemarin tidak,
> Sekarang ada,
> Besok mungkin tapi lusa pasti,
> [Oman AR]
> 
> Habis Oman, giliran Ali Anwar. Sejarawan penulis
> biografi KH Noer Alie
> ini menyorot penarikan buku sejarah. Ia memprotes
> lewat puisi. Ia
> mendemo Departemen Pendidikan Nasional melalui
> puisi.
> "Bagaimana
> mungkin lembaga yang tadinya memberkan izin malah
> kemudian menariknya
> kembali," lata Ali dengan sorot kemarahan yang
> serius.
> 
>
__________________________________________________________
> Finding fabulous fares is fun. 
> Let Yahoo! FareChase search your favorite travel
> sites to find flight and
> hotel bargains.
> http://farechase.
> <http://farechase.yahoo.com/promo-generic-14795097>
> yahoo.com/promo-generic-14795097
> 
>  
> 
> 



       
____________________________________________________________________________________
Sick sense of humor? Visit Yahoo! TV's 
Comedy with an Edge to see what's on, when. 
http://tv.yahoo.com/collections/222

Kirim email ke