nah, kalo masalah ini, gimana penyelesainnya?

30 Juli 2007  22:37:00
*Belasan Ribu Bayi di Kota Bekasi Kekurangan Gizi *
Cepi Setiadi
*Bekasi-RoL--*Sebanyak 15.747 balita di Kota Bekasi mengalami kekurangan
gizi. Kabid Kesehatan Kekurangan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Bekasi
Masni Asbudin mengungkapkan dari jumlah tersebut 794 balita diantaranya
bergizi buruk. Sisanya, sebanyak 14.953 mengalami gizi kurang. Sementara
jumlah balita di Kota Bekasi saat ini sekitar 183 ribu balita.



Belasan ribu balita kekurangan gizi ini kata Masni dikarenakan kurangnya
pengetahuan dari orangtua untuk memberikan makanan bergizi kepada anaknya.
Mereka, lanjut Masni tersebar di 12 Kecamatan di Kota Bekasi. "Di Kecamatan
Bekasi Utara terdapat paling banyak bayi bergizi kurang," kata Masni, Senin
(30/7). di kecamatan ini tercatat sedikitnya 2.431 balita. Sedangkan untuk
balita yang mengalami gizi buruk, paling banyak berada Kecamatan Jatiasih.
"Di Kecamatan ini tercatat ada 122 balita mengalami gizi buruk," kata dia.



Menurut Masni, selain faktor pendidikan orangtua balita yang tidak
mengetahui jenis makanan apa yang harus diberikan kepada balita, faktor
ekonomi juga menjadi salah satu penyebabnya. Para orangtua yang berasal dari
ekonomi rendah sangat sulit untuk membeli makanan bergizi bagi balitanya.



Meski demikian lanjut Masni, tidak semua balita yang kekurangan gizi ini
berasal dari keluarga miskin. Sejumlah balita yang kurang gizi tersebut
lanjut Masni ada yang berasal dari keluarga menengah atas. Ini bisa terjadi
karena balita lebih banyak diasuh oleh pembantu. "Akibatnya orangtua tidak
tahu makanan apa saja yang diberikan oleh pembantu kepada anaknya," kata
dia.



Sementara itu dalam rangka menekan tingginya angka gizi kurang, Dinkes Kota
Bekasi sejauh ini selalu memberikan makanan tambahan bagi balita-balita
kurang gizi tersebut. Menurut Masni, setiap harinya Dinkes memberikan
makanan tambahan berupa, susu, biskuit, bubur nasi dan makanan bergizi
lainnya untuk balita selama 90 hari penuh. "Distribusinya dilakukan melalui
kader-kader Dinkes yang ada di Posyandu," terang dia.



Dijelaskan, untuk tahun ini setiap anak mendapatkan biaya sebesar Rp5.000/hari
untuk tambahan makanan bergizi. Dana ini berasal dari APBD Kota Bekasi
sebesar Rp 230 juta. Di luar itu kata Masni, Dinkes mendapatkan bahan bubur
nasi dan susu dari pemerintah pusat setiap enam bulan selama dua tahun.



Sekretaris Komisi D DPRD Kota Bekasi, Herry Koeswara menanggapi hal ini
menyatakan bahwa pendidikan orang tua mengenai asupan gizi yang harus
diberikan kepada anaknya sangat penting. Namun Herry pun mengakui bahwa
tingkat pendidikan sebagian besar warga di Kota Bekasi belum bagus. "Mungkin
banyak juga yang paham mengenai asupan gizi, namun mereka terbentur dari
segi ekonomi sehingga tidak bisa tercapai," kata dia. DPRD sendiri kata dia
mengakui bahwa anggaran untuk gizi buruk ini sangat minim. "Dana untuk ini
perlu ditingkatkan lagi karena keluarga miskin di Kota Bekasi ini masih
banyak," kata Herry.
*pur*

------------------------------
*Berita ini dikirim melalui Republika Online http://www.republika.co.id*
*Berita bisa dilihat di :
http://www.republika.co.id/Online_detail.asp?id=301866&kat_id=23*
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
  For Rules, Gallery and more info, visit our website at
http://qdesign.indika.net.id/smansa/

You received this message because you are subscribed to the Google Groups
"sman1bks" group.
To post to this group, send email to [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe from this group, send email to
[EMAIL PROTECTED]
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---




-- 
Komarudin Ibnu Mikam
Penulis dan Publishing Consultant
Hp. 0818721014
email : [EMAIL PROTECTED]
homepage : komaribnumikam.multiply.com
* Sekuntum Cinta untuk Istriku (GIP)
* Merit Yuk! (QultumMedia)
* Sabar,Kunci sukses Karir Gemilang (DR)
*Komik Anak Nabi Adam (CPB)
*Komik Anak Nabi Nuh (CPB)
*Komik Anak nabi Hud (CPB)
*Kisah Gugurnya 70 Syuhada Uhud (KBP)
*Kisah Jatuhnya BEnteng yahudi (KBP)
*Kisah Perang Badar (KBP)
* Dinda, Izinkan Aku Melamarmu (KBP)
*Rahasia dan Keutamaan Jum'at (Qultum Media)
*Nasroon, Kisah Sufi kantoran (DR)
*Yang Romantis di TAMAN cinta (GIP, lom terbit)
*Novel Intelijen SOLDIER OF ALLAH (in progress lom ada penerbit yang mau)
*Novel Keluarga Ruang Cinta (in progress lom ada penerbit yang mau)
*Doa-doa Kaum Profesional (Dian Rakyat, lom terbit)
*Berlatih SYukur (Dian Rakyat, lom terbit)

Kirim email ke