Nah, media ini bisa jadi sarana pembelajaran politik. Tidak harus jadi B1 (istilahnya Oom Komar) untuk melakukan perubahan. Minimal kita peduli. Soal nyoblos atau ngga itu pilihan...pilihan untuk tidak memilih. Tapi mesti ada solusi, bukan cuma ga milih karena apatis. Lagian, soal pil-pilan ini bukan cuma urusan DKI aja. Bekasi juga nanti ngadain event kaya gini. Mereka berkoar, kita yang kontrol. How?? Banyak cara. Misalnya melakukan penyadaran melalui diskusi, poster, atau malah cuman ngobrol ngalor ngidul. Intinya gimana pendapat dan ide kita bisa diketahui terlebih dahulu. Gitu loh...
Buat Om Opik, biasanya yang saling perang berebut pengaruh malah ga dapet apa-apa. Dia aja ga dapet apa-apa apalagi kita yang jadi sasaran kampanye? Itu makanya diperlukan kesadaran berpolitik. Mulai tingkat kecil aja, biar kita aware dan sedikit membuka mata untuk melihat realita. Contohnya si De itu yang alumni SMA 1. Orang-orang kaya dia yang mesti "dihajar" lewat pembelajaran politik ke masyarakat. Bukan cuma sandiwara aja. Gimana kontrolnya, gimana pertanggungjawabannya, gimana transparansinya. Kalo kita ngga mendekat dengan sumber-sumber itu, ya sama aja hasilnya. Mendekatinya adalah dengan pembelajaran politik ke masyarakat. Berikan kesadaran, baru melawan. Ngomong soal ini harus berdialketika, tapi mesti progres hasilnya, mesti maju. Jangan sampe berdialektika malah mentok, ga jelas, atau malah mundur ga keruan. Jadi kalo mau berdialektika, mesti membuka ruang diskusi sebesar-besarnya. Lagian banyak orang ngomongin pil-pilan ini karena emang musimnya, sama kayak orang ngomongin Timnas Indonesia waktu piala Asia kemarin.... It's only a transition... Dicky Kurniawan News Camera Person NEWS DIVISION PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV) Gd. Trans TV 3rd Fl. Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A Jakarta Selatan 12790 +628174964705 [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] omongkosongku.blogspot.com ----- Original Message ---- From: OpiK <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, August 1, 2007 6:05:55 PM Subject: Re: [sma1bks] Hidup Bukan cuman Pilkadal! ha..ha..ha.. . koq gue dibawa-bawa seh.. gue kan cuma pengamat yg terkadang jadi kompor juga, hehehe soal pilkadal, eh pilkada, gue rasa sih wajar aja kalo sekarang banyak yg ngomongin.. lha wong disana-sini lagi pada pilkada. apalagi ini merupakan kali pertama kite-kite orang pilih pemimpin daerah secara langsung. tapi kalo karena itu jadi pada ribut, kayak FBR sama FORKABI, menurut gue sih kelewatan.. padahal mereka gak bakal dapet apa-apa kalo salah satu dari adang atau foke yg menang. paling ketuanya yg akan kebagian ungkapan terima kasih..nah, yg ecek-ecek mah gak dapet apah-apah gue agak sependapat sama om komar yg bilang bahwa banyak orang yg menjadikan politik sebagai jalan pintas menuju kaya. dan ini menurut gue dah sangat kasat mata. ambil contoh pilkada dki yg sekarang lagi rame-ramenya. baik adang maupun foke kan gak gratis bisa jadi calon. ada nilai tertentu yg harus mereka keluarkan. dan itu gak dikit. angkanya dah ngomong jut lagi, tapi dah M. apa duit segitu banyak dikeluarin cuma buat "membeli" kebanggaan (karena pernah menjadi gubernur) aja?. kayaknya gak deh. duit yg dikeluarkan itu merupakan investasi yg harus dikembalikan jika nanti terpilih. dan mereka pastinya dah ngitung roi (return on investment)- nya. trus gimana kalo kalah? yah sama aja bakar duit. paling banter ada sedikit rasa bangga karena pernah jadi calon gubernur. seorang teman yg pernah mencalonkan diri menjadi wakil gubernur banten sempet nyebut bahwa dia abis lebih dari 2M. tapi akhirnya gak kepilih. karena teman ini bukan berasal dari dunia politik, dia jadi kapok. tapi kalo dia memang orang yg dah biasa berkecimpung didunia politik, dia gak akan kapok. dia bakal maju lagi untuk periode berikutnya proses pembelajaran politik di endonesia memang masih sangat lemah. mental politikus kita yg buruk membuat org jadi apriori terhadap politik. gue sih yakin, walau tgl 8 nanti diliburin, banyak org yg tidak akan menggunakan hak pilihnya pada pilkada DKI. mo adang, mo foke, org dah gak terlalu peduli, hasilnya juga akan sama. banjir, macet akan tetap menjadi ciri khas jakarta. gitu ajah dari gue... silahkan dilanjutin, dan buat yg gak setuju, silahkan komen... it's a free discusion. semakin banyak diskusi, kita akan semakin pintar. so, speak out man!!!! On 8/1/07, komarudin ibnu mikam <komaribnumikam@ gmail.com> wrote: ha..ha..ha.. ...peace juga....! nyantai aza man...! Saya senang dengan sambutan bung Dicky....[iwp juga?] Saya punya teman. Sebut saja De. Alumni sma 1 juga. Ketua osis bahkan. Dengan modal otak yang encer, doi jadi kepercayaan beberapa tokoh dan elit politik. mau tahu kerjanya? De ini tukang bikin Laporan Pertanggungjawaban. Uniknya, fraksi yang memberikan tanggapan juga meminta De ini untuk bikin Analisis Lapoan pertanggungjawaban. Lucunya.... Yang bikin Laporan Analisa Kinerja dia, yang bikin Respon ya dia juga. Lebih lucu lagi kalau biasanya ada pesanan yang 'soal ini' jangan dibahas. Yang soal itu gak usah disinggung. Mengapa? karena 'yang bersangkutan' bermain dalam proyek itu. Akhirnya, paripurna hanya sandiwara belaka. Gak peduli jalanan ancur. Kemaksiatan makin ari makin tinggi. TPA BAntar GEbang gak jelas, mestinya Pemda DKI udah selesai malah berlanjut tanpa kejelasan. Nah, begitu kira-kira. Mual dengan politik. Maksud gue adalah gue benci banget dengan 'politik kotor' kayak gitu. Politik kemudian ditafsirkan sebagai 'jalan sutera' untuk cepat kaya. Tapi kalo loe bilang GUE GAK TAHU SEJARAH, loe boleh adu sejarah Bekasi ama gue. Pan dari kecil gue mah orang kampung di BEkasi, asli banget he..he..he.. belon lagi temen gue Ali Anwar, yang nulis sejarah KH Noer Alie.....khan bisa nanya kalo gak tahu..... Kembali ke soal Pilkada. pada prinsipnya sih oke-oke saja. Toh ini ruang publik. Suka baca, gak suka DEL. gitu aza koq repot.... kita debat tentang jagoan masing-masing. Tapi dengan OTAK SEHAT. Bukan dengan dengkul gitu. lihat aza topik SATU dan DUA...sorry man...yang pernah forward ttg ini... contoh lain, FBR itu anggotanya encang-encing, mamang-mamang gue. Gue sendiri deket ama temen-temen di FORKABI. Mereka temen kecil main pletokan. Eh, sekarang pada betengkar. Yang satu ke Foke yang satu lagi ke Adang. Gue udah ngomong ke temen2 FORKABI, udah deh soal pilkada sbentar lagi akan berakhir, sekarang saatnya kita membangun masyarakat Betawi lebih dihargai di rumah sendiri. Apa gak ada yang bisa dikerjain selain dukun-mendukung. Tapi, gitu lah..... sebuah radio swasta di Bekasi, tiap ari isinya JELANG PILKADA. Huh! So, gak pa pa juga seh kalo kita ngomong politik. Misalnya gini, kalo pilih Fauzi Bowo atau Adang. Apa sih 'kualitas kepemimpinan' dan prestasi keduanya sehingga layak jadi DKI1. Atau buat Bekasi, kira-kira 'sosok Bupati' seperti apa seh yang pantas? So, gak masalah buat gue. Cuman yang gue mau di milis ini adalah Proses penyadaran politik. Kita Bisa mulai di ruang ini dialektika. Tentang 'politik'. Pemberdayaan masyarakat. Membangun Bekasi. Darimana mulai? Apakah dari 'merebut kepemimpinan' ataukah ada cara lain? Apakah harus masuk sistem dan menjadi B1? Buat yang dukung gue jadi walikota.... .terimakasih. Tapi kayaknya gue lebih bahagia jadi wali murid..he..he. ..he DIcky peace! kasat mata emang bener, dengan politik di tangan, we can do everything.. ..tapi ...apa gak bisa yah 'jadi non politisi' yang bisa menguasai segalany.... .. [tolong jangan di-closed. karena ini menyehatkan bung. biarkan aja mengalir. toh, biasanya yang 'debat' sama gue kemudian jadi 'sahabat karib'....ya gak Opik swa.....] maaf kalo gak berkenan.... . wallahua'lam.... On 8/1/07, Dicky Kurniawan < marcial_riquelme@ yahoo.com> wrote: Pantes aja orang Indonesia lebih seneng ditindas dari dulu, lha wong ga pernah melek politik. Makannya jalanan di Bekasi pada ancur, banjir hampir tiap tahun menyerbu, TPA Bantar Gebang ga pernah selesai perkaranya, ga tau sejarah, males baca buku, ga pedulian sama biaya sekolah mahal, masa bodo sama harga minyak selngit dan masih banyak masalah. Seolah olah pasrah, ga mau berjuang, dan tinggal menyalahkan si politisi tanpa mau belajar politik. Seolah-olah masalah hanya akan selesai dengan apatis, berkarya seni. Dan ini bukan cuma kasus yang kebetulan rame di milis soal pilkada Jakarta. Malah nanti ada pikada Bekasi. Kalo cuma jadi penonton yang ga melek politik, ya terima nasib aja Bung! Saya ga sepaham dengan Bung Komar soal ini - seakan-akan kita bisa cepet kaya kalo jadi politisi Mereka yang sekarang jadi politisi itu merintis karir dari awal. Lewat kecerdikan dan kelihaian, mereka bisa membodohi rakyat yang ironisnya malas untuk belajar politik hingga hidupnya selalu berada dalam penindasan. Dulu oleh penjajah, sekarang sama politisi. - seakan-akan kita bisa cepet populer di bidang politik Ga perlu jadi politisi kalo mo populer. Jadi penjahat aja populer koq, masuk koran, diomongin dimana-mana. Jadi penulis, artis, seniman, atau malah jadi ustad juga bisa cepet populer. - seolah semua masalah dapat diselesain pake politik Inti politik adalah how to take control over people. Jadi emang hidup udah dari sononya berbau politik. Istri di rumah nawar harga bayem sama tahu aja udah berpolitik, mengontrol tukang sayur agar mengikuti maunya. Naif sekali menganggap politik cuma urusan berbangsa dan bernegara. - sepertinya menguasai politik, menguasai segalanya... .. Ini mesti diakui, jadi presiden hampir pasti menguasai segalanya, karena melek politik. Jadi rakyat jelata selalu diperas karena apatis. and poltics mean a lot.... Kalau mau melawan ya jangan apatis gitu... (maaf juga, bukan iseng...) It's only a transition.. . Dicky Kurniawan News Camera Person NEWS DIVISION PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV) Gd. Trans TV 3rd Fl. Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A Jakarta Selatan 12790 +628174964705 marcial_riquelme@ yahoo.com dicky.kurniawan@ gmail.com omongkosongku. blogspot. com ----- Original Message ---- From: komarudin ibnu mikam <komaribnumikam@ gmail.com> To: [EMAIL PROTECTED] .com Sent: Tuesday, July 31, 2007 9:36:21 PM Subject: [sma1bks] Hidup Bukan cuman Pilkadal! frends... entah yah...gue akhir-akhir ini lagi mual. Loe mau tahu sebabnya? itu lho...semua orang ngomongin pilkadal. Dari tukang beca sampe germo. Dari si Adam tukang cendol ampe Adam jordan yang bintang film. Padahal, masih gbanyak perkara yang kudu diperhatiin. Gak cuma politik khan? terus, kecenderungan ngunggulin diri dan kelompoknya sendiri harus selalu dengan menjelekan lawan-lawannya. Nah, ini khan repot. Bayangin kalo gue mau naek jadi moderator milis ini trus gue jelek-jjelek Pak Budsan, ampe botak emangnye ada yang percaye ama gue. KAGAK! orang malah gak simpati! persis siyasatnya kodok. Mau lompat, die kudu tekan kiri. Tekan kanan. Injak kiri. Injak kanan. baru lompat..... cape deh! seakan-akan kita bisa cepet kaya kalo jadi politisi seakan-akan kita bisa cepet populer di bidang politik seolah semua masalah dapat diselesain pake politik sepertinya menguasai politik, menguasai segalanya... .. shit! politics doesn't mean anything! [he..he..he. .gue koq jadi sewot gini. yang gak berkenan maaf yah...cuman iseng. TERIAKAN DI LORONG SUNYI) Boardwalk for $500? In 2007? Ha! Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) at Yahoo! Games. -- Komarudin Ibnu Mikam Penulis dan Publishing Consultant Hp. 0818721014 email : komaribnumikam@ gmail.com homepage : komaribnumikam. multiply. com * Sekuntum Cinta untuk Istriku (GIP) * Merit Yuk! (QultumMedia) * Sabar,Kunci sukses Karir Gemilang (DR) *Komik Anak Nabi Adam (CPB) *Komik Anak Nabi Nuh (CPB) *Komik Anak nabi Hud (CPB) *Kisah Gugurnya 70 Syuhada Uhud (KBP) *Kisah Jatuhnya BEnteng yahudi (KBP) *Kisah Perang Badar (KBP) * Dinda, Izinkan Aku Melamarmu (KBP) *Rahasia dan Keutamaan Jum'at (Qultum Media) *Nasroon, Kisah Sufi kantoran (DR) *Yang Romantis di TAMAN cinta (GIP, lom terbit) *Novel Intelijen SOLDIER OF ALLAH (in progress lom ada penerbit yang mau) *Novel Keluarga Ruang Cinta (in progress lom ada penerbit yang mau) *Doa-doa Kaum Profesional (Dian Rakyat, lom terbit) *Berlatih SYukur (Dian Rakyat, lom terbit) -- OpiK http://taufiek. wordpress. com ____________________________________________________________________________________ Luggage? GPS? Comic books? Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=graduation+gifts&cs=bz
