dari kacamata awam, yang pastinya sudah ada dalam pikiran bang komar juga. 
solusinya
1. bikin badan zakat khusus untuk bekasi, dari orang bekasi untuk orang bekasi. 
Dana yang dikumpulkan sebagian untuk beasiswa, sebagian untuk meningkatkan ukm 
dengan syarat memperkerjakan orang-orang yang sudah di list dalam sebuah daftar 
(maksudnya kita juga milih orang miskin yang berpotensi untuk bangkit gitu, 
jangan sembarangan)
2, Sosialisasi asuransi kesehatan orang miskin (ASkeskin) kepada semua lapisan 
masyarakatjadi mereka tahu bahwa mereka punya hak untuk kesehatannya, dan juga 
meminimalisasi  penyalahgunaan. Kalo mereka sehat kan cari kerja juga lebih 
gampang. 
3, Menangkap koruptor2 di  pemerintahan bekasi, memangkas mereka yang cuma 
mikirin diri sendiri, dan bikin kotak-kotak amal di samping meja para pejabat 
dan pengusaha untuk disalurin ke yang no.1 di atas. JaDI, Begitu ngantongin 
"amplop" mereka inget untuk memasukkannya ke kotak tersebut
4. Mungkin bikin biro pekerjaan gitu kali ya (kayak di luar negeri, liat di 
tivi doang si). 
5.kesehatan ibu juga harus diperhatikan. Emang gak jangka pendek si. Ibu hamil 
harus rajin periksa kehamilan, minum vitamin, melahirkan bayi sehat biar 
otaknya cerdas. Ibu juga harus berpendidikan biar anaknya pun sama 
berpendidikan. So, program mengurangi angka kematian ibu dan kesakitan bayi 
balita. Hehe, klise yah
6. Sarjana juga sebenernya sih gak hebat-hebat amat, biar mereka lulusan SMK 
tapi kalau bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, mereka bisa lebih hebat 
dari sarjana. Jadi, solusinya, bikin pelatihan yang spesifik kali yaa. 
Aah, gak tau ah.


komarudin ibnu mikam <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                 
 frends,
 Kemarin, mendadak Ujang sms. "bang hub ane, ada yang penting."
 Kebetulan gue di rumah. Langsung, pencet sana sini. "Gimana Jang..."
 Langsung die nyerocos. intinya, ada istri pengamen jalanan yang harus operasi 
cesar. Gareng namanya. Butuh uang 5 juta.
 "Gubrakkk..." gue langsung lemes sendiri. Kasihan tapi gak bisa berbuat 
apa-apa. Tapi, gue langsung sms sejumlah sahabat.....
 
 Beberapa hari yang lalu, Pak Sanusi, dari tanjung Air, bekasi utara, ke rumah. 
Dia cerita kalo banyak tetangganya yang  sehari makan, sehari nggak.
 
 Terus, sebelumnya ada seorang kepsek salah satu SMK di BEkasi. katanya ada 345 
orang lulusan  smk yang butuh kerjaan. 
 
 Anak jalanan. Tetangganya pak Sanusi. Alumni SMK. Tiga-tiganya adalah puncak 
dari gunung es : pengangguran dan kemiskinan di Bekasi. Gue gak tahu angka 
pastinya. Tapi kalo lihat di islamic centre yang kerap jadi tempat seleksi 
perusahaan2, wah itu membludak. kalo liat fenomena nasional khan hampir 12 % 
[kalo ada yang punya lebih valid tolong koreksi]. Kalo pake angka ini aja 
berarti ada 3 juta  x 12% =   360.000 orang.
 
 nah, singkat cerita. kira-kira apa yah yang bisa kita kerjain buat 
mengentaskan kemiskinan dan pengangguran?
 
 [nah, kalo ikhtiar yang ini gak mesti nunggu jadi balon atau jadi tim 
suksesnya khan?]
 
 komar, orang bekasi banget
 
 
     
                       

       
---------------------------------
Shape Yahoo! in your own image.  Join our Network Research Panel today!

Kirim email ke