kok tiba2 sekarang jadi peduli ya? tanya ken...apa?
On 10/19/07, Rahman, Tiar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Belum nyobain, dah punah. > > & gue bukan orang Kalimantan. > > ======================== > Banjarmasin (ANTARA News) - Buah-buahan khas Kalimantan Selatan seperti > maritam, siwau, asam hutan kian langka setelah pohon buah-bauah tersebut > terus ditebangi untuk dijadikan bahan baku kayu gergajian. > > Demikian keterangan warga di bilangan Kabupaten Balangan kepada wartawan > ANTARA News saat melakukan mudik lebaran, Kamis. > > Berdasarkan keterangan penduduk Desa Panggung, buah khas yang sudah langka > antara lain jenis maritam (buah sejenis rambutan tapi tidak berbulu), siwau > (juga jenis rambutan juga tidak berbulu), asam hurang (mangga kecil rasanya > manis). > > Jenis buah-buahan lain yang pohon kayunya terus ditebangi antara lain > tandui (sejenis mangga tetapi rasanya sangat kecut, biasanya disenangi hanya > dijadikan rujak), lahung (sejenis durian berbulu panjang dan lancip dengan > warna kulit merah tua), serta mantaula (sejenis durian berkulit tebal > berduri besar rasanya khas). > > Buah-buahan yang hanya berada di pedalaman Kalimantan khususnya di > Pegunungan Meratus tersebut dicari lantaran pohonnya selalu besar sehingga > bila dijadikan kayu gergajian maka volume kayu gergajiannya banyak. > > "Sejak sepuluh tahun terakhir ini, kayu buahan tersebut ditebang, diambil > kayunya untuk dijual dan untuk bahan bangunan pembangunan rumah penduduk," > kata Rusli penduduk setempat. > > Perburuan kayu buah-buahan tersebut terjadi setelah kayu-kayu besar dalam > hutan sudah kian langka pula, menyusul terjadinya penebangan kayu dalam > hutan secara besar-besar dalam dekade belakangan ini. > > Sementara permintaan kayu untuk dijadikan vener (bahan untuk kayu lapis) > terus meningkat, setelah kayu-kayu ekonomis dalam hutan sudah sulit dicari, > > Bukan hanya untuk vener, kayu-kayu dari pohon buah itu dibuat papan untuk > dinding rumah penduduk atau dibuat balokan serta kayu gergajian. > > Beberapa warga menyayangkan penebangan kayu buah tersebut lantaran jenis > kayu ini adalah kayu yang berumur tua. > > "Kalau sekarang ditanam maka mungkin 50 tahunan bahkan ratusan tahun baru > kayu itu besar," kata warga yang lain. > > Sebagai contoh saja, jenis pohon buah lahung yang ditebang adalah pohon > yang ratusan tahun usianya makanya pohon lahung yang banyak ditebang ukuran > garis tengahnya minimal satu meter. > > Warga mengakui agak sulit melarang penebangan kayu pohon buah tersebut > lantaran itu kemauan pemilik lahan dimana pohon itu berada, sebab pohon itu > sebelum ditebang dijual dengan harga mahal sehingga oleh pemilik lahan > dianggap menguntungkan.(*) > > CONFIDENTIALITY NOTICE > The information in this email may be confidential and/or privileged. > This email is intended to be reviewed by only the addressee(s) named > above. If you are not the intended recipient, you are hereby notified > that any review, dissemination, copying, use or storage of this email > and its attachments, if any, or the information contained herein is > prohibited. If you have received this email in error, please > immediately notify the sender by return email and delete this email > from your system. Thank you. > > > -- Kurniawan I Kanwil DJP Kaltim www.kurniawan.co.nr
