weeee, bisa aja mas wawan.... mnurut abdi, paling eneg klo yg beginian di diperdebatin... kayak kasus permasalahan istilah salat ma sembahyang, puasa ma saum -- yg musti diantisipasi yg kagak salat ma yang kagak saum (ga nyambung ya --- :))... klo kasus ini apa hrs diperdebatin lagi ampe buat uu anti-antian --- 'rajam' ajalah langsung :D
peees, On 10/27/07, Wawan Sutarman <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > MAKSUD DAN TUJUAN > > > > Gue ngirim beginian bukannya pamer atau sok2an atau sesuatu yg ga berguna, > tolong jangan negative thinking dulu. Kalian sebagai generasi muda dan > penerus dari yg tua2 atau calon pengganti pemimpin negeri ini, bagaimana > mengantisipasi dg masuknya budaya yg seperti ini. Sebab masalah tattoo di > negri ini sekarang ini sedang trends yg dipelopori atau dipromosikan oleh > artis2 negri ini. Kalau masa2 dulu tattoo identik dg criminal atau orang > jahat/kurang baik, tapi sekarang bagaimana kalian bisa lihat sendiri dan > rasakan. Bukankah itu sudah membuat pergeseran nilai dari agama, budaya dan > norma2 dari orang timur. Kalian punya kakak, adik, ponakan dan mungkin anak > dll, itulah makanya saya mengirimkan : > > 1. Gambar proses bayi dalam kandungan hingga lahir > > Kalian lihat mereka begitu bersih, baik, sehat laksana kertas yg putih > bersih tanpa noda, tulisan atau goresan > > > > 1. Gambar orang ditatto > > Dengan terkirimnya gambar ini langsung kalian comment yg intinya itu tidak > baik dan tidak setuju, bagus…..itu berarti kalian masih orang timur yg > beragama dan berbudaya. Kalian lihat di tv acaranya ada pameran tattoo > seindonesia lalu artis2 nggak laki2 nggak perempuan memamerkan tattoo yg ada > di tubuhnya, itu baru permulaan tapi lama kelamaan tidak menutup kemungkinan > akan seperti gambar yg saya kirim itu. > > Nah ini hanya sebagai salah satu contoh pergeseran nilai dari norma2 > AGAMA, BUDAYA, ADAT ISTIADAT orang2 timur khususnya kita2 ini yg notabene > sebagai generasi penerus negri ini. Bukankah kalian bercita cita ingin > menjadi manusia yg berguna bagi diri sendiri, keluarga, agama, nusa, bangsa > dan Negara..??? > > Gue minta maaf kalau maksud dan tujuan gue ini ternyata dapat melukai, > menghina atau menyinggung perasaan kalian. Tapi maksud gue yg sebenarnya > ingin berbagi rasa denga adanya pergeseran nilai yg seperti ini dilihat dari > segi: AGAMA, BUDAYA, ADAT ISTIADAT kita tapi kalau dilihat dari segi seni > itu tergantung dari kalian2 yg menilainya. Mumpung masih suasana idul fitri, > masih bulan sawal sekali lagi saya mohon maaf lahir dan batin, minal aidin > walfaidin. > > > > Wassallam > > > > > > Wawan S > ------------------------------ >
